Usung Jargon “RAMRAM”, Ramram Mukhlis Ramdani Siap Benahi PSSI Jawa Barat


Bandung – Jabatan Ketua Asprov PSSI Jawa Barat yang kini berada di pundak Tommy Apriantono tersisa waktu dua bulan lagi akan berakhir.

Bursa calon Ketua Asprov PSSI periode 2021-2025 pun mulai bermunculan, seperti Ramram Mukhlis Ramdani, Rahmat Hidayat Djati, dan tentunya Tommy Apriantono kembali maju mencalonkan (incumbent).

Janji-janji memajukan sepak bola Jawa Barat pun digembar-gemborkan demi menduduki jabatan Ketua Asprov PSSI Jawa Barat. Bahkan salah satu calon, Ramram Mukhlis Ramdani siap menghadirkan profesionalitas dan berbiaya murah dalam kegiatan kompetisi sepak bola di Jawa Barat.

Sosok pengusaha ini mengaku keikutsertaannya dalam kontestasi tersebut dilandasi kecintaannya terhadap sepak bola. Terlebih, saat ini aktif mengelola dua klub sekaligus yaitu Fearless FC Bandung (bendahara) dan Bandung Timur FC (pembina).

Berdasarkan pengalamannya itu, Ramram menilai sepak bola memerlukan banyak sentuhan terutama kualitas kompetisi dan pembibitan atletnya semakin membaik.

Sebagai olahraga yang paling digemari, menurutnya dua hal tersebut harus dikelola dengan baik agar mampu memberi efek domino bagi masyarakat.

“Sepak bola adalah olahraga yang memiliki daya tarik global. Sepak bola adalah kegiatan sosial karena melibatkan banyak orang,” ujar Ramram, Selasa (21/9/2021) di Bandung.

Visi Misi

Menurutnya, sepak bola pun memiliki peran besar dalam membentuk dan mempertahankan nilai, karakter, dan cara hidup bangsa. Selain itu, organisasi sepak bola di suatu wilayah dapat menjelaskan banyak hal terkait situasi sosial, budaya, politik, maupun ekonomi masyarakatnya.

“Sepak bola kerap menjadi cerminan dari suatu masyarakat,” tegas Ramram.

Maka itu, pria berusia 44 tahun ini mengaku siap membenahi PSSI Jawa Barat dengan mencalonkan diri sebagai Ketua Asprov PSSI Jabar periode mendatang.

“Dengan segala kesungguhan, kemampuan, dan kesanggupan yang saya miliki, saya berniat membaktikan diri dan mensedekahkan waktu dan pikiran untuk kemajuan PSSI Jawa Barat,” ucap Ramram.

Disinggung program kerja apa yang akan diusung, Ramram menyebutkan pengelolaan yang profesional serta kolaborasi dengan pihak luar menjadi hal utama.

“Rawat organisasi dengan profesionalisme,” tegasnya.

JARGON

Dia pun menilai pentingnya sertifikasi semua unsur terkait mulai dari klub, pelatih, wasit, dan lainnya. Selain itu, menurutnya PSSI harus berkolaborasi dengan semua pihak luar dalam menciptakan iklim sepakbola yang baik.

Sebagai contoh, ia pun mengusung jargon ‘RAMRAM (RAMpingkan biaya kompetisi dan RAMaikan kompetisi)’, PSSI perlu kerjasama dengan swasta/pemerintah dalam menggelar kompetisi di semua tingkatan.

Selama ini, Ramram menilai klub harus menanggung biaya yang mahal dalam setiap kompetisi yang diikuti. “Kalau kolaborasi diperluas, biaya kompetisi bisa semakin murah, bahkan bisa gratis,” ujar Ramram.

Ramram, yang juga sebagai tim komunikasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ini optimistis setiap kompetisi akan berjalan baik dan berujung pada lahirnya pesepak bola top.

“Makanya perlu inovasi dan terobosan baik dalam pengelolaan, menjalankan, maupun hal-hal administratif di lingkungan Asprov PSSI Jawa Barat,” ungkapnya mengakhiri. (boy)

__Posted on
September 22, 2021