Tahun Ajaran Baru, SMAN 4 Bogor Siapkan Sembilan Rombel Untuk PPDB 2019

Bogor – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau KEMENDIKBUD telah mengeluarkan sejumlah aturan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2019.

Aturan baru PPDB 2019 tersebut dituangkan dalam Peraturan Mendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang PPDB.

Hal ini juga berlaku untuk wilayah Jawa Barat khususnya di Bogor, Kepala SMA Negeri 4 Bogor Hj. Enung Nuripah, S.Pd., M.Pd.,  mengatakan untuk pendaftaran PPDB 2019 dibagi tiga (3) jalur yakni Jalur Zonasi (90%), Jalur Prestasi (5%) dan Jalur Kepindahan Orang Tua (5%).

“Khusus untuk kuota pendaftaran jalur zonasi 90% dibagi 3 yaitu zonasi murni 55% zonasi kombinasi 15% dan zonasi Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 20%,” kata Kepala SMAN 4 Hj. Enung Nuripah, Rabu (29/05).

Dikatakannya untuk zonasi murni harus berdasarkan jarak domisili sementara untuk zonasi KETM rujukannya adalah siswa harus memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) kartu Indonesia Sehat (KIS) kartu Pra Sejahtera (KPS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KPS) sementara Surat Keterangan Tidak Mampu sudah tidak berlaku.

“syarat daftar untuk jalur ketm wajib memiliki KIP, KIS, KKS dan KPS, ” paparnya.

Untuk zonasi kombinasi menggunakan jarak dan hasil nilai ujian dengan bobot 70% ujian masional dan 30% jarak sekolah dengan siswa.

Hj. Enung menambahkan, SMA Negeri 4 Bogor seperti tahun lalu hanya menyediakan Sembilan (9) Rombongan Belajar (Rombel) dengan masing-masing kelas berjumlah 36 siswa.

Sistem zonasi dalam PPDB bertujuan untuk mempercepat pemerataan layanan dan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia dan mendekatkan anak dengan lingkungan sekolahnya. (boy)