Pelaku Terdeteksi, PDAM Koordinasi Polresta

Terima 117 Laporan Kehilangan Meter Air

BOGOR – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor bergerak cepat menangani kasus pencurian meter air yang marak belakangan ini. Perusahaan air bersih milik Pemerintah Kota Bogor ini telah berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota guna mengungkap siapa pelaku sekaligus dalang kejahatan yang merugikan masyarakat, terutama pelanggan PDAM itu.

Sekretaris Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Pakuan Kota Bogor Rinda Lilianti mengungkapkan, pihaknya telah mengetahui seorang pria yang diduga pelaku pencuri meter air di kawasan Cimanggu. Pelaku disebut Rinda pernah menjadi pekerja harian lepas PDAM, sehingga cukup paham mencabut sejumlah meter air milik PDAM.

“Pelaku berinisial TS, berhasil kita amankan di daerah Cijahe beberapa hari lalu. Informasinya berawal dari laporan salah seorang satpam yang bertugas di ruko daerah Cimanggu. Satpam itu memergoki pelaku sedang membongkar meter air, tapi dilepas karena pelaku mengaku pegawai PDAM,” ujar Rinda, Rabu (6/6/2018).

Namun satpam itu sempat mengambil gambar nomor kendaraan yang dipakai pelaku. “Satpam itu kemudian melapor ke salah seorang pegawai PDAM melalui salah seorang purnakarya PDAM. Lalu bersama-sama petugas kepolisian menelusuri si pelaku berbekal plat nomor sepeda motor yang dilaporkan satpam itu. Alhamdulillah ketemu, dan pelaku mengakui perbuatannya,” ujar Rinda.

PDAM, lanjut Rinda telah melaporkan kasus ini kepada Polresta dengan harapan bisa menuntaskan kasus ini hingga ditemukan dalang dan motifnya. Dia khawatir, aksi pencurian ini semakin marak apalagi akan menghadapi musim liburan lebaran.
“Bapak Direktur Utama berharap agar pelakunya segara ditangkap, terlebih sudah 117 laporan kehilangan meter air yang dilaporkan pelanggan hingga 5 Juni 2018,” tutup Rinda.(humas dan sosial)