Lahannya Dirusak PT. Waskita, Pemilik Lahan Dijalur Tol Bocimi Siapkan Somasi

Bogor – Geram akibat lahan miliknya dirusak PT. Waskita, Agus Mulyadi salah seorang pemilik lahan yang terdampak pelebaran Tol Bocimi diwilayah Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Bogor langsung mematok lahan miliknya, Sabtu (9/6).

Melalui Kuasa Hukumnya Agus Mulyadi menyayangkan adanya pengrusakan lahan miliknya oleh pihak PT Waskita selaku pengembang jalan tol. Akibatnya, lahan seluas 1650 meter miliknya tak dapat lagi digunakan untuk berkebun.

“Tanah saya ini memiliki luas 2000 meter terbagi pada dua bidang yakni yang satu 1650 dan satu lagi 350 meter. Dari 1650 baru dibebasin 310 dan 310 ini dibebasin 100 meter berarti jumlah tanah yang dibebasin semuanya 410 meter. Sedangkan sisanya tanpa ada ijin tahu-tahu sudah diurug jadi rusak dan belum dapat ganti rugi,”kata pemilik tanah Agus Mulyadi yang didampingi kuasa hukumnya, Greggorius Djako kepada wartawan, Sabtu (9/6/2018).

Sementara Kuasa Hukum korban Greggorius Djako mengatakan, untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, pihaknya melakukan pemasangan plang atau tanda bahwa dilokasi tersebut ada sebidang tanah seluas 1650 milik Agus Mulyadi.

“Lokasi tanah ini belum pernah dijual karena milik pribadi berdasarkan girik C986 persil 109 S2, “ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk mengamankan aset dan penting menjaga agar tanah ini tidak dirusak oleh pihak manapun juga, pemilik tanah melakukan pematokan dan memberikan tanda kalau tanah ini benar-benar milik pribadi yang tidak pernah serta belum pernah diperjualbelikan.

“Makanya, kami melakukan pematokan untuk mengamankan tanah agar tidak berlanjut dirusak, “tegas Greogius.

Gregorius menegaskan pihaknya akan melayangkan surat keberatan dan meminta ganti rugi kepada pihak waskita. “Senin surat keberatan klien kami sudah kami layangkan kekantor waskita, dan kami berharap ada penyelesaian, ” tandasnya. (boy)