Kunjungi IPA Dekeng, Bima Ingin Pastikan Layanan PDAM Lancar

BOGOR – Beberapa jam setelah menghadiri Halalbihalal 1439 H di kantor PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Senin (25/6/2018), Walikota Bogor Bima Arya mengunjungi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng di Kel Genteng, Kec. Bogor Selatan Kota Bogor.

Kunjungan walikota ke instalasi kapasitas 1800 liter perdetik (l/det) itu untuk memastikan pelayanan air bersih PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, baik dari segi teknis maupun nonteknis.
“Waktu saya cuti kampanye, saya banyak menerima informasi dari masyarakat soal kondisi pasokan air. Hari ini setelah cuti selesai, saya ingin tahu secara langsung kondisi sebenarnya, dan memastikan kondisinya harus lebih baik kedepannya,” ujar Bima di hadapan seluruh pegawai PDAM, termasuk Direktur Umum Rino Indira Gusniawan dan Direktur Teknik Syaban Maulana.

Menurut Bima, PDAM harus dapat mengantisipasi gangguan baik yang bersifat teknik maupun nonteknis sehingga pelayanan perusahaan air minum plat merah ini tetap prima dalan segala kondisi. Terlebih Kota Bogor akan menghadapi pesta demokrasi lima tahunan yang membutuhkan perhatian serius semua pihak.

Direksi PDAM Kota Bogor menyatakan siap menjalankan arahan walikota tersebut. Direktur Teknik Syaban Maulana menyatakan, jajaran dari Bagian Produksi serta Transmisi dan Distribusi siap bekerja 24 jam menjaga kualitas pengolahan dan pasokan ke masyarakat.

“Di bagian Produksi serta Transmisi dan Distribusi sudah punya sistem yang kami (direksi) kontrol 24 jam terus menerus. Jika terjadi gangguan yang tak terduga atau force majeure, keputusan apapun harus segera diambil,” ujar Syaban.
IPA Dekeng yang mengolah air baku untuk 80 persen pelanggan PDAM Kota Bogor juga sudah makin siap setelah program optimalisasi dari 1500 l/det menjadi 1800 l/det. Pompa Cipaku pun sudah siap menyalurkan air baku dari aliran Sungai Cisadane ke IPA Cipaku sebesar 150 l/det. Begitu pula sumber mata air Tangkil yang mendistribusikan air minum ke zona I. Begitu pula sumber mata air Bantar Kambing, Kota Batu dan IPA Cikereteg.

Direktur Umum PDAM Kota Bogor Rino Indira Gusniawan mengatakan, jajarannya siap membantu menyediakan stok material yang dibutuhkan oleh petugas di direktorat teknik. Termasuk pula kebutuhan mobil tangki dan Terminal Air Hydran Umum (TAHU) yang suatu saat dibutuhkan masyarakat.

Rino menambahkan tantangan yang dihadapi PDAM saat ini adalah faktir alam. Hujan yang terus menerus setelah masa musim panas, mengakibatkan tumpukan sampah di sungai sangat tinggi, dan pastinya mengganggu produksi air PDAM Kota Bogor.
“Kami juga mengimbau masyarakat di daerah hulu Sungai Cisadane agar sama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai. Juga pabrik-pabrik agar tidak membuang limbahnya ke sungai Cisadane karena alirannya akan mengganggu kualitas sumber air baku yang masuk ke intake Ciherang Pondok,” ujar Rino. (humas dan sosial)