DID-STS Lepas 700 Anggota KKM Berwisata.

Eng Ing Eng – Atty Somaddikarya berangkatkan 700 anggota Koperasi Karya Mandiri (KKM) berwisata ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (22/01/18).

Pelepasan dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan yang juga calon gubernur Jawa Barat Tubagus Hasanuddin, Cawalkot Bogor Dadang Iskandar Danubrata dan Calon Wakil Walikota Bogor Sugeng Teguh Santoso.

Acara pelepasan berlangsung di kawasan Jalan Regional Ring Road (R3) dihadiri oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata berserta jajaran pengurus DPC.

Disela pelepasan Dadang mengatakan selain kedatangan calon gubernur Jawa Barat Tubagus Hasanuddin di Kota Bogor. Agenda hari ini juga melakuka pelepasan anggota Koperasi Karya Mandiri binaan Atty Somaddikarya yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan.

“Ada sekitar 700 orang. Mereka dilepas akan outing ke Pelabuhan Ratu dengan menggunakan 12 bus besar. Tadi karena kondisi hujan, akhirnya seremonial pelepasan sudah disiapkan beubah, jadi tidak bisa dipaksakan agar tidak kehujanan,” kata Dadang.

Ia mengatakan, bahwa wisata anggota koperasi ini bagian dari untuk membangun chemistry dengan para calon yang maju di Pilkada periode mendatang.

“Yah, anggota koperasi kan berasal dari kota dan kabupaten Bogor dan berharap mereka bisa membantu khususnya calon-calon PDI Perjuangan baik di Pilgub Jabar, Pilbup maupun Pilwakot Bogor,” ucapnya.

Usai pelepasan, agenda berikutnya adalah konsolidasi partai yang diikuti jajaran pengurus DPC, PAC dan Ranting se-Kota Bogor serta relawan guna memenangkan Pilgub Jabar dan Pilwakot Bogor 2018.

Sementara Sekretaris DPC PDI P Kota Bogor Atty Somadsikarya mengatakan, kegiatan rekreasi tersebut untuk merayakan Ulang Tahun (Ultah) PDI-P ke 45,
sekaligus memberikan dukungan kepada calon Gubernur Jabar Tb hasanudin, Wakil Bupati Bogor Bayu Tjahjohan dan Pasangan DID-STS yang akan ikut bertarung merebut kekuasaan di kota hujan.

“Yang diberangkatkan karya wisata adalah anggota koperasi dari kota dan Kabupaten Bogor. Ini sebagai bentuk tanggung jawab saya harus mendukung sesuai kemampuan saya bagi mereka yang maju di gelanggang pilkada adalah kader terbaik PDI-P,” kata Ketua Fraksi PDI-P di DPRD Kota Bogor itu.

Malam Tahun Baru Bersama ‘Koes Plus’ Ditaman Wisata Telaga Malimping

Eng Ing Eng – Perayaan pergantian malam tahun baru, pengunjung Taman Wisata Alam Telaga Malingping akan dimanjakan dengan gala dinner, pesta kembang api dan yang lebih mengesankan lagi adalah panggung hiburan dengan lagu-lagu band legendaris Koes Plus.

Dengan demikian, para pengunjung akan mendapat kesan berbeda saat moment melepas tahun 2017 dan menyambut tahun 2018.

Berbagai hiburan yang disediakan managemen TWA Talaga Malingping bisa dinikmati semua pengunjung secara cuma-cuma alias gratis.

Bagi para pecinta musik khususnya fans berat Koes Plus, kesempurnaan perayaan malam tahun baru akan didapat di tempat wisata yang berlokasi di kaki gunung salak tersebut.

Bayangkan, semua pengunjung tentu merasa happy, karena pertunjukan spektakuler akan mngghibur anda bersama pasangan, keluarga, sahabat, atau kolega ditengah balutan sejuknya udara malam yang menyelimuti lokasi Talaga Malingping.

Seperti diketahui TWA Talaga Malingping yang berlokasi di Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor menjadi tempat wisata favorit di kawasan Bogor.

Karena, nuansa alamnya yang cantik dengan balutan penghijauan serta udara yang sejuk akan menjamin para pengunjung untuk mendapat kepuasan dalam berwisata.

Lokasi wisata yang berada di kaki gunung salak ini, bisa di akses dengan mudah, bisa ditempuh sekitar satu jam dari pintu Tol Ciawi melalui jalur Sukabumi.

Atau bagi pengunjung dari Kota Bogor bisa mengakses TWA Talaga Malingping melalui jalur lintas Pamoyanan melewati Kecamatan Cijeruk.

Kenyamanan di TWA Talaga Malingping, selain nuasna alamnya yang sejuk, taman wisata alam ini menyediakan fasilitas super lengkap dan tenrtunya setiap pengunjung akan mendapatkan kepuasan tersendiri saat berlibur dan merasakan kesan berbeda.

Dengan fasilitas yang super lengkap, maka pengunjung bisa mengujungi lokasi wisata ini besama keluarga, sahabat atau kolega bisnis. Karena disini pengunjung bisa bermalam dan menikmati berbagai permainan dengan segala fasilitas yang tersedia.

TWA Talaga Malingping memiliki 106 kamar, yang terbagi beberapa type antaralain VIP, Deluxe, Ekonomi, Barak, Gazebo, Ringing Stage dan Tenda. Dengar tarif harga kamar mulai Rp 250 ribu hingga Rp 3 juta per malam.

Dengan berbagai fasilitas yang super lengkap, TWM Talaga Malingping tentu akan menjamin liburan pengunjung, karena setiap pengunjung bisa menikmati setiap fasilitas yang dimilikinya.

Disini pengunjung bisa menikmati wahana air sepuasnya seperti water park, water boom, kolam mandi bola, kolam ember tumpah,
kolam renang air mancur bahkan
terapi ikan.

Untuk menambah keseruan momen liburan anda, selain itu, Talaga Malingping juga memiliki fasilitas yang tak kalah asyik, dengan menikmani wahana nuansa perahu, mulai perahu naga,
perahu angsa, perahu goes hingga
perahu putar mini.

Bagi yang hobi mancing, jangan khawarir karena disini juga tersedia kolam pancing lengkap dengan alat pancing berbagai ukuran, sehingga penggila mancing mania bisa mancing sepuasnya.

Selain gala dinner dengan hidangan berbagai menu khas dan yang favorit, pengunjung bisa berdendang sambil olah vokal di hall yang telah disediakan, juga bisa mengakses internet dengan wiffi hotspot secara cuma-cuma alias gratis.

Bermalam tahun baruan di TWM Talaga Malingping pasti akan membuat liburan anda sekeluarga berkesan, karena pesta kembang api akan menghiasi detik-detik pergantian malam dalam menyambut tahun 2018.

Untuk yang hobi tantangan, pengunjung juga bisa menguji adrenalin disini dengan menikmati
outbond, flaying fox, canofi street,
fun games dan team building.

Berbicara kapasitas, bagi yang membawa rekan kerja atau kolega untuk persentase, meeting atau bahkan persepsi pernikahan. Jangan khawatir, karena TWA Talaga Malingping juga memiliki aula serbaguna, wedding party,
birthay party, meeting room yang dilengkapi organ tunggal (OT) dan
projektor yang juga bisa digunakan arisan keluarga.(As)

Liburan ? Ya Di Telaga Malimping..

Bogor – Tempat Wisata Alam (TWA) Talaga Malingping yang berlokasi di Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor menjadi tempat wisata favorit di kawasan Bogor.

Karena, nuansa alamnya yang pedesaan dengan balutan penghijauan serta udara yang sejuk akan menjamin para pengunjung untuk mendapat kepuasan dalam berwisata.

Lokasi wisata yang berada di kaki gunung salak ini, bisa di akses dengan mudah, bisa ditempuh sekitar satu jam dari pintu Tol Ciawi melalui jalur Sukabumi dan masuk melalui pasar caringin untuk menuju lokasi.

Atau bagi pengunjung dari Kota Bogor bisa mengakses TWA Talaga Malingping melalui jalur lintas Pamoyanan melewati Kecamatan Cijeruk.

Kenyamanan di TWA Talaga Malingping, selain nuasna alamnya yang sejuk, taman wisata alam ini menyediakan fasilitas super lengkap dan tentunya setiap pengunjung akan mendapatkan kepuasan tersendiri saat berlibur dan merasakan kesan berbeda.

Dengan fasilitas yang super lengkap, maka pengunjung bisa mengujungi lokasi wisata ini besama keluarga, sahabat atau kolega bisnis. Karena disini pengunjung bisa bermalam dan menikmati berbagai permainan dengan segala fasilitas yang tersedia.

Layungsari, salah satu pengunjung dari Kota Bogor mengaku mendapat kepuasan saat berlibur ke Talaga Malingping baik dari segi pelayanan maupun fasilitasnya.

“Enak mas, permainanya banyak, saya suami dan anak-anak dan teman-teman kerja bisa happy disini,” kata Sari saat berlibur dengan rombongan seprofesinya ke TWA Talaga Malingping, Jumat (22/12/17).

Hal yang sama dikatakan Denny Gunawan, menurut dia liburan ke TWA Talaga Malingping tidak membuat borring, karena fasilitasnya bisa memuaskan pengunjung.

“Liburan disini seru juga, enjoy, heppy, kami tak salah pilih tempat wisata ini, karena fasilitasnya yang lengkap bisa mengakomodir semua sesuai hobbynya, permainan buat cewe ada, buat cowo yang hobby mancing dan hoby ngetrill juga ada, dan permainan buat anak-anaknya juga sangat lengkap,” jelas dia.

TWA Talaga Malingping memiliki 126 kamar, yang terbagi beberapa type antaralain VIP, Deluxe, Ekonomi, Barak, Gazebo, Ringing Stage dan Tenda. Dengar tarif harga kamar mulai Rp 250 ribu hingga Rp 3 juta per malam.

Dengan berbagai fasilitas yang super lengkap, TWM Talaga Malingping tentu akan menjamin liburan pengunjung, karena setiap pengunjung bisa menikmati setiap fasilitas yang dimilikinya.

Disini pengunjung bisa menikmati wahana air sepuasnya seperti water park, water boom, kolam mandi bola, kolam ember tumpah,
kolam renang air mancur bahkan
terapi ikan.

Untuk menambah keseruan momen liburan anda, selain itu, Talaga Malingping juga memiliki fasilitas yang tak kalah asyik, dengan menikmani wahana nuansa perahu, mulai perahu naga, perahu angsa, perahu goes hingga
perahu putar mini.

Bagi yang hobi mancing, jangan khawarir karena disini juga tersedia kolam pancing lengkap dengan alat pancing berbagai ukuran, sehingga penggila mancing mania bisa mancing sepuasnya.

Selain gala dinner dengan hidangan berbagai menu khas dan yang favorit, pengunjung bisa berdendang sambil olah vokal di hall yang telah disediakan, juga bisa mengakses internet dengan wiffi hotspot secara cuma-cuma alias gratis.

Bermalam tahun baruan di TWM Talaga Malingping pasti akan membuat liburan anda sekeluarga berkesan, karena pesta kembang api akan menghiasi detik-detik pergantian malam dalam menyambut tahun 2018.

Untuk yang hobi tantangan, pengunjung juga bisa menguji adrenalin disini dengan menikmati
outbond, flaying fox, canofi street,
fun games dan team building.

Berbicara kapasitas, bagi yang membawa rekan kerja atau kolega untuk persentase, meeting atau bahkan persepsi pernikahan. Jangan khawatir, karena TWA Talaga Malingping juga memiliki aula serbaguna, wedding party,
birthay party, meeting room yang dilengkapi organ tunggal (OT) dan
projektor yang juga bisa digunakan arisan keluarga. (as)

Naik Bus Nyaman Ke Jakarta

Kota Bogor – Bagi kaum komuter, warga Kota Bogor yang bekerja di Jakarta dan pergi pulang setiap hari, perjalanan menuju kantor dan pulang ke rumah menjadi perjuangan tersendiri. Mereka harus pandai-pandai memilih moda transportasi yang tepat. Moda transportasi yang dapat memenuhi kriteria nyaman, bisa menjalani waktu tempuh relatif lebih singkat dan tarifnya terjangkau.
Memang ada banyak moda transportasi yang setiap hari wara wiri Bogor – Jakarta dan  bisa menjadi pilihan. Mereka bisa menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL), bus reguler yang berangkat dari Terminal Baranangsiang atau bus APTB yang bergerak dari Bubulak. Bahkan angkutan bus – bus kecil yang setia menempuh jalur lama Bogor – Jakarta lewat Cibinong.

Tetapi bagi sebagian pekerja, semua jenis moda transportasi tersebut belum memenuhi kriteria tadi. KRL yang sudah jauh lebih baik pelayanannya, ternyata belum bisa menjadi pilihan utama sebagian dari pekerja. Mereka beralasan, kereta selalu penuh bahkan padat. Juga karena letak stasiun terlalu jauh dari kantor mereka.

Kenyataannya, KRL memang sudah padat dan konon pengguna commuter line ini sudah hampir melampaui target. Sementara itu bus reguler yang sudah puluhan tahun melayani trayek Bogor – Jakarta, belum juga menampakan perubahan kualitas pelayanan.

Kondisi itulah yang membuat sebagian pekerja akhirnya mencari alternatif. Sebagian memilih untuk ikut mobil tebengan. Sebagian lagi bergabung dalam kelompok dan menyewa bus khusus untuk antar jemput atau memanfaatkan bus jemputan yang disediakan oleh kantor masing-masing. Namun sebagian lainnya memilih memanfaatkan mobil pribadi.

Jumlah mereka yang menggunakan mobil pribadi ternyata cukup besar. Setiap hari, kendaraan yang masuk pintu Tol Jagorawi di Baranangsiang mencapai sekitar 2.700 unit kendaraan. Sebagian diantaranya adalah mobil yang dipergunakan para pekerja ke Jakarta.
Kondisi itulah yang antara lain menyebabkan jalan Tol Jagorawi dan Jakarta semakin padat dengan jumlah kendaraan yang lebih besar.

“Jumlah tersebut belum memperhitungkan kendaraan dari arah Bogor yang masuk melalui Tol BORR, pintu tol Ciawi, Sentul Sirkuit dan Cibinong,” kata Jimy Hutapea, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Untuk mengurangi beban kepadatan kendaraan pribadi di jalan tol dan Jakarta, maka diperlukan peningkatan pelayanan angkutan umum. Tujuannya, supaya para pekerja yang menggunakan kendaraan pribadi ke Jakarta, bisa beralih pilihan dan mau memanfaatkan layanan kendaraan umum. Pemikiran itulah yang mendasari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengoperasikan Bus Transjabodetabek.

Setelah mengoperasikan jalur Bekasi – Jakarta, kini BPTJ mulai mengoperasikan bus sejenis untuk jalur Bogor – Jakarta. Pada jalur Bogor- Jakarta, BPTJ telah menunjuk DAMRI sebagai operatornya, sedangkan di jalur Bekasi – Jakarta, PPD dipilih sebagai operatornya.
Bus berangkat dari pool bus Botani Square dan akan menempuh perjalanan menuju kawasan Senayan. Setelah keluar dari pintu tol Semanggi, bus tersebut akan melintasi Jalan Gatot Subroto, berputar di Semanggi melintasi Jalan Sudirman dan masuk Jalan Asia Afrika, sebelum akhirnya berhenti di salah satu mall di kawasan Senayan. Jalur yang sama akan ditempuh pada saat kembali sore hari menuju Bogor.

Bus yang digunakan tergolong bus premium. Para penumpang dilayani dengan kenyamanan kursi reclining seat yang dilengkapi instalasi listrik untuk memudahkan penumpang me-charge HP atau laptop, serta wifi disamping AC tentunya. Jumlah kursi hanya tersedia 44 unit dan dalam rencana ke depan, bus akan melaju di jalur khusus untuk menjamin kelancaran di perjalanan. Tarifnya Rp 35.000,- per penumpang untuk satu kali perjalanan.

Hari Selasa, 31 Oktober 2017, operasional bus tersebut diresmikan di poll bus Botani Square. Sebanyak 3 unit bus memulai perjalannya. Bus pertama berangkat dari Bogor jam 05.00 dan disusul bus kedua dan selanjutnya. Kembali ke Bogor bus pertama jam 16.00. Rencananya DAMRI akan menyediakan 6 unit yang terbagi pada 3 unit berangkat dari Bogor dan 3 unit lainnya dari Jakarta.

Operasional bus tersebut akan menjalani masa uji coba selama 10 hari. “Selama tiga hari pertama, perjalanan bus dikawal voorijder, sehingga pada uji pada hari pertama, perjalanan bus dari Bogor – Senayan hanya memerlukan waktu sekitar 80 menit,” ungkap Jimy.

Tentu capaian waktu tersebut bukan waktu tempuh yang normal. Capaian tersebut akan dibandingkan dengan uji coba bus tanpa pengawalan. Ditargetkan nantinya bus ini akan mampu menempuh perjalanan  antara 90 menit sampai dengan 2 jam.

Pada dasarnya segala sesuatunya yang terjadi selama 10 hari masa uji coba, termasuk berbagai kendala yang dihadapi akan dievaluasi. Termasuk evaluasi  terhadap kesiapan penggunaan jalur khusus di Jalan Tol Jagorawi untuk memudahkan bus melaju dengan lancar. Dalam rencananya, jalur khusus tersebut juga dapat dipergunakan oleh bus-bus angkutan umum reguler yang melayani rute Bogor – Jakarta.

Banyak harapan disampaikan pada operasional bus premium ini. Khususnya harapan, agar mereka yang terbiasa menggunakan mobil pribadi untuk bekerja ke Jakarta, bisa beralih dengan memanfaatkan bus ini. Dengan demikian pertambahan jumlah kendaraan pribadi di jalan tol dan di wilayah Jakarta diharapkan bisa ditekan. Namun yang tak kalah penting, kebutuhan para pengguna kendaraan umum, bisa menikmati perjalanan yang lebih nyaman untuk bisa tiba di tempat kerja atau tempat tujuan masing-masing. Selamat mencoba! (Advertorial)

3 Tahun Menjabat, Pemkot Bogor Terus Genjot 6 Skala Prioritas

Kota Bogor – Penilaian yang diberikan warga Kota Bogor terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor selama 3 Tahun menurut Wali Kota Bogor Bima Arya adalah sesuatu hal yang wajar. Sebab, Kota Bogor memiliki 6 program skala prioritas yaitu penataan transportasi, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), Pengelolaan Sampah, penataan ruang terbuka hijau, Pengentasan Kemiskinan dan Reformasi Birokrasi.

“Isu utama yang menjadi perhatian warga Kota Bogor adalah transportasi, apapun yang dilakukan Walikota dan Wakil Walikota selama masalah angkot belum terselesaikan, maka dianggap tidak bekerja,” kata Bima saat memaparkan Helaran Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Bima-Usmar di IPB Convention Center, Botani Square Bogor, Jumat (7/4/2017).

Dia menyebut, data pertumbuhan kendaraan sebesar 14 persen tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan yang hanya 0,1 persen. 800 motor baru dan 200 mobil baru masuk ke Kota Bogor setiap tahun.

“Low Factor di jam sibuk 60 persen dan di jam sepi 50 persen rata-rata, penggunaan kendaraan pribadi 70 persen, setiap hari ada 600 ribu pengguna Commuter Line pulang pergi Jakarta-Bogor ditambah saatweekend ada 300 ribu dan yang paling menyedihkan Kebun Raya Bogor (KRB) tidak memiliki tempat parkir,” akunya.

Untuk menangani permasalahan tersebut kata Bima, ada beberapa kebijakan yang diambil Pemkot Bogor diantaranya, redistribusi fungsi dengan memperketat pembangunan di pusat kota. Ia juga menegaskan Kota Bogor memiliki rancangan pembangunan dan penataan transportasi 30 tahun kedepan dalam Bogor Transportation Project (B-TOP).

”Istimewanya dalam B-TOP kita memunculkan paradigma baru yakni memuliakan pejalan kaki, selanjutnya transportasi publik dan di paling bawah adalah kendaraan pribadi,” ungkapnya.

Rekayasa lalu lintas menjadi pilihan untuk mensiasati permasalahan kemacetan yang ada. Salah satunya penerapan Sistem Satu Arah (SSA) yang menurut Bima masih menuai polemik namun berdasarkan kajian mampu mengurai kemacetan di beberapa titik-titik utama kota Bogor.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri Tenaga Kerja M.Hanif Dhakiri dan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Andriani Sinaga, Bima melaporkan bahwa angkot di Kota Bogor sudah 100 persen berbadan hukum.

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan Pemkot Bogor setelah angkot berbadan hukum adalah konversi 3 angkot menjadi 1 bus bagi yang memilih untuk tetap beroperasi di koridor pusat Kota.

“Kami berikan waktu 6 bulan, saat ini suratnya sudah disebar, Insya Allah akhir tahun ini akan ada 100 sampai 150 bus sudah beroperasi menggantikan angkot di pusat Kota Bogor,” kata Bima..

Selain itu Pemkot Bogor akan mengalokasikan anggaran untuk subsidi konversi angkot. Sebab, jika tidak di subsidi tidak mungkin konversi ini dapat dilakukan. Namun sebelum konversi angkot terlebih dahulu di rerouting (Penggabungan trayek). Dari 23 trayek yang sebelumnya hanya menjangkau 58 Kelurahan menjadi 30 trayek yang mampu menjangkau 68 kelurahan.

”Saat ini sedang proses rerouting, rute lebih panjang tapi Insya Allah lebih murah, untuk membantu petugas di lapangan yang sudah ada kami menambah petugas menjadi 146 petugas agar lebih maksimal. Namun tidak hanya angkot yang diatur, kendaraan berbasis aplikasi pun turut diatur untuk menghindari kejadian belum lama ini.” tegas Bima.

Bagi para wisatawan yang datang ke Kota Bogor diakhir pekan, Pemkot Bogor telah berupaya menyediakan bus wisata Uncal. “Walaupun baru satu Insya Allah kedepannya akan ditambah,” tuturnya.

Terakhir Bima menjelaskan rencana pembangunan lahan parkir yang akan dibangun dilokasi gedung Pasar Bogor. Selain itu ia juga meminta agar pembangunan jalur alternatif Regional Ring Road (R3) dipercepat dan Bogor Outer Ring Road (BORR) berlanjut pembangunannya hingga desain pembangunan Stasiun Kereta Sukaresmi dan Light Rail Transit (LRT). (admin)

Komunitas Bakatul Siap Meriahkan Botani Dengan Wayang Bambu

Kota Bogor – Botani Square menjadi pelopor mall yang peduli terhadap seni budaya sunda. Hal ini ditandai dengan Penandatanganan MOU dengan Paguyuban Bakatul ( Bakti Ksatria Tauladan ) untuk penyelenggaraan pagelaran Wayang Bambu dan seni budaya sunda, Rabu (8/3).

“Alhamdulilah hari ini sudah ada penandatanganan kontrak penampilan Wayang Bambu dan Budaya Sunda selama 3 kali tgl 29 Maret, 26 Apri dan 31 Mei 2017 mulai pukul 15.00 sd selesai di area Botani Square” ujar Gatut Susanta Ketua Paguyuban Bakatul, Rabu (8/3).

Kepada engingengnews.com, Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia  (PDBI) Jawa Barat Gatut Susanta menambahkan, pada akhir bulan Maret sudah jalan satu event dengan mall botani dan berharap pada bulan april sudah bisa berjalan di seluruh hotel dan mall di Bogor.

Sementara General Manager Botani Rossa menegaskan, Botani akan memfasilitasi kegiatan seni budaya sunda agar perkembangannya tumbuh dengan baik dan tidak punah. “untuk tahap pertama dicoba 3 bulan dahulu dan dievaluasi jika berjalan baik dilanjutkan dengan inovasi baru,” ujar Rossa.

Penandatanganan disaksikan Komandan Kodim 0606 Letkol. Inf Dody Setiawan dan Kapolsek Bogor Tengah Kompol Safrudin Gayo serta jajaran Botani dan Budayawan. (boy/01)

Sambut Raja Salman Ribuan Pelajar Baris Di Jalur SSA

Kota Bogor – Dua jam sebelum waktu yang dijadwalkan kunjungan Raja Arab Saudi ke Kota Bogor, ribuan siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Atas mulai memadati jalur lintasan SSA yang akan dilalui oleh Raja Salman, Rabu (1/3). “Saya cuma bisa liat di tv raja salman, sekarang saya mau sambut raja,” ujar Sarah siswa SD Tajur 2 Kota Bogor.

Tak hanya para siswa, para guru pembimbingpun ikut antusias untuk menyambut Raja Salman bin Abdulaziz al-saudi beserta rombongan yang dijadwalkan akan tiba dibogor pada pukul 12.30 wib. “Kami sebagai warga Kota Bogor bangga dikunjungi Raja Arab Saudi, semoga bawa manfaat untuk Bogor dan Indonesia,” ungkap Irwan salah seorang guru pembingbing Sekolah Dasar.

IMG20170301100921

Sambil menanti kedatangan Raja Salman beserta rombongan ribuan siswa terus melambaikan bendera kebangsaan Indonesia dan Arab Saudi sambil menyanyikan lagu mars Bogor. (boy/01)

PDBI Gelar Lomba Bhayangkara Festival Open Marching Band

Kota Bogor – Setelah sukses tahun lalu menggelar lomba marching band tingkat TK, SD dan Umum, tahun ini PDBI kembali menggelar lomba yang sama. “Tahun ini kami bekerjasama dengan Polresta Bogor Kota untuk kembali mengelar lomba Bhayangkara Festival Open Marching Band yang ke 17,” Kata Ketua PDBI Kota Bogor Deny Mulyadi, Kamis (23/2).

Menurut Deny, acara FOMB akan digelar dari tanggal 23 sampai dengan 26 Maret 2017 di GOR Pajajaran dan kawasan CFD Jalan Jendral Sudirman Bogor dengan tiga mata lomba yaitu Display, konser dan street Parade.

Sementara Kapolres Bogor Kota Kombes. Polisi Sujudi yang ditemui Panitia dan didampingi Ketua Umum PDBI Jawa Barat Gatut Susanta menegaskan pihaknya sangat mendukung acara yang sangat positif untuk anak-anak Indonesia apalagi ini digelar dari tingkat TK SD dan Umum. “Kami Polres Bogor Kota siap mensukseskan kegiatan FOMB,” ujar Suyudi, Kamis (23/2).

Ketua PDBI Jawa Barat Gatut Susanta yang ikut mendampingi Ketua PDBI kota Bogor mengatakan, jika pada awal lomba FOMB pada tahun 2000 hanya diikuti oleh unit dari Kota Bogor tahun ini sudah diikuti utusan dari 4 Provinsi. “Kami sangat bangga atas kemajuan ini, semoga cita- cita besar drumband membangun karakter anak bangsa segera terwujud,” pungkasnya.

Lebih lanjut Gatut Susanta menegaskan, lomba FOMB ini memperebutkan piala Gubernur Jawa Barat, Walikota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Ketua PDBI Jabar dan Koni.(boy/01)

Pesan Ki Lengser Kepada Walikota Bogor, Jaga Alam Dengan Menanam Pohon

Kota Bogor – Kehadiran Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto ditaman ekpresi dalam pembukaan acara wayang bambu disambut Ki Lengser dengan memberikan tanaman berupa pohon buah mangga, Sabtu (18/2).

Dalam pesannya, Ki lengser berpesan agar sebagai Pemimpin di Kota Bogor Bima Arya harus menjaga lingkungan dengan terus menanam pohon di Kota Bogor. “Akar, batang dan daun didalam pohon memiliki arti untuk keseimbangan alam untuk dijaga dan dipelihara,” papar Ki Lengser yang dibacakan oleh Ki Haris.

Dalam sambutannya, Walikota Bogor menegaskan bahwa dengan budaya semua bisa dikumpulkan, dibuktikan dengan hadirnya berbagai kalangan yang berbeda profesi. “malam ini dengan seni dan budaya, selain budayawan, hadir politisi, birokrat, pengusaha yang bersatu dengan masyarakat,” papar Bima Arya, Sabtu (18/2).

Tak luput Walikota yang juga politisi dari Partai Amanat Nasional inipun mendukung penuh agar wayang bambu asal Bogor bisa tampil dikancah Nasional dan Internasional. “Pemkot akan mendukung agar wayang bambu dapat terkenal didalam negeri dan luar negeri,” ungkapnya.

Dalam kegiatan gelar seni dan budaya wayang bambu yang digelar ditaman ekpresi ini, selain Walikota dan para budayawan, hadir beberapa Ketua Partai, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Kepala Dinas Kebudayaan Kota dan Kabupaten Bogor dan ribuan warga yang memadati taman ekpresi sempur.(boy/01)

Gelar Budaya Wayang Bambu dibuka Oleh Atraksi Silat Cimande

Kota Bogor – Pagelaran seni dan budaya wayang bambu yang dimulai pada pukul 14.20 wib, dibuka dengan seni pencak silat cimande dilanjut dengan musik karinding dan dongeng pajajaran dari kasepuhan budaya sunda Ki Eman Sulaeman.

“Alhamdulillah, siang tadi acara pembukaan sudah kami buka dengan beberapa pengisi acara dari seni pencak silat cimande dan musik karinding,” ujar Ketua Pelaksana, Ki Gatut Susanta, Sabtu (18/2).

Ki Gatut menambahkan, setelah diisi oleh beberapa padepokan dan sanggar seni, nanti malam akan dilanjut dengan aksi Ki Lengser, Ki Gola dan terakhir Wayang Bambu Ki Dalang Drajat tampil dengan mengambil kisah “Ksatria Bakatul” dan Insya Allah acara akan dibuka oleh Pak Walikota dan dilanjut acara puncaknya wayang bambu. “Selain Pak Walikota unsur Muspida dan seribu undangan akan hadir menyaksikan wayang bambu nanti malam,” paparnya.

Gelar seni dan budaya yang digagas oleh Komunitas BaKatul yang digelar ditaman ekpresi sempur Kota Bogor ini mengambil tema “Dengan Budaya Kita Berdaya” hampir dipastikan akan dipenuhi oleh ratusan budayawan dan warga Bogor, pasalnya sejak siang dari pantauan tim redaksi engingengnews.com tampak hadir puluhan komunitas budayawan yang datang dari wilayah Bogor, Bandung, Ciamis dan Kuningan, bahkan beberapa touris asing tampak hadir untuk melihat atraksi seni silat cimande dan musik karinding yang dibawakan oleh beberapa siswa sekolah dasar.

Salah seorang tourist asal Jerman kepada engingengnews.com hanya mampu mengatakan “Indonesia luar biasa,” ungkap Paul, tourist asal Jerman. (boy/01)