Karyawan PDAM Kota Bogor Donasikan Rezeki Untuk Korban Puting Beliung

Kota Bogor – Sebagai bentuk empati kepada korban puting beliung di Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Timur  yang terjadi adalah pekan lalu, pegawai PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menyisihkan rezekinya. Hingga Selasa siang (11/12/18), terkumpul dana sebesar Rp 7.072.000.

Donasi kemudian diserahkan Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya kepada Ketua Solidaritas Bogor sekaligus Wakil Walikota Bogor terpilih Dedie Rachim pada kegiatan Penggalangan Dana dan Bantuan Bencana Bogor Selatan di Botani Square Selasa sore.

Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bogor Bapak Ade Sarip, Asisten Pemerintahan sekaligus Kepala Kordinator Pemulihan Bencana Hanafi, Kepala Dinas Sosial Azrin Syamsudin serta elemen masyarakat yang peduli terhadap penanganan bencana Bogor Selatan.

Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengatakan, sumbangan donasi diberikan kepada korban bencana sebagai bentuk kepedulian PDAM terhadap para korban bencana.

“Total bantuan yang didonasikan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor hingga saat ini sebesar Rp 22 juta,”kata Dirut.

Selain sumbangan sukarela dari pegawai, lanjut Deni, PDAM Kota Bogor juga menyiapkan 100 lembar asbes dari program CSR yang diserahkan kepada Camat Bogor Selatan Sijatmiko di Posko Bencana Terpadu area eks PT IMMI Cipaku.

Sebelumnya, PDAM juga menyalurkan 1000 liter air bersih melalui tangki, 20 pcs terpal, 10 dus mie instan, serta 20 dus air minum dalam kemasan (AMDK). (adv)

 

Tirta Pakuan Raih PDAM Terbaik, PUPR Beri Atensi Khusus

BOGOR – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dinobatkan sebagai PDAM Terbaik untuk kategori pelanggan di atas 100.000 Sambungan Rumah (SR) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Penghargaan diberikan langsung Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya pada malam Penghargaan PUPR 2018 di Aula Kementerian PUPR Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Ini ketiga kalinya (hattrick) Tirta Pakuan menjadi PDAM terbaik versi Kementerian PUPR. Perusahaan air minum kebanggaan warga Kota Bogor ini mengalahkan PDAM-PDAM besar di Indonesia seperti PDAM Tirta Sembada Kota Surabaya, PDAM Kota Malang, PDAM Balikpapan, dan lain-lain.

Menteri Basuki Hadimuljono mengucapkan selamat dan apresiasi kepada PDAM penerima penghargaan atas komitmennya menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di daerahnya.

“Pemerintah pusat mendukung penuh upaya pemerintah daerah dan PDAM dalam penyediaan air bersih bagi warganya. Mereka yang mendapat penghargaan kami siapkan bantuan khusus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Basuki.

Dia menegaskan penghargaan ini telah melalui sistem penilaian yang objektif dari berbagai indikator sejak beberapa bulan lalu.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya menyebut penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan air bersih bagi pelanggan dan masyarakat Kota Bogor.

“Penghargaan ini hasil kerja keras seluruh pegawai dan stakeholder. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekda, DPRD, para pelanggan dan stakeholder yang terus mendukung PDAM,” ujar Deni.

Penghargaan ini, tambah Deni, juga didedikasikan kepada jajaran direksi, manajemen dan seluruh pegawai. Dia berharap penghargaan prestisius ini bisa menambah soliditas para pegawai untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Kedepan, PDAM akan menyusun program penambahan kapasitas produksi dengan memanfaatkan bantuan pemerintah pusat yang dijanjikan Menteri PUPR.

“Tadi Pak Menteri bilang daerah yang menerima penghargaan masing-masing akan mendapat atensi khusus. Ini kita akan gunakan untuk menambah kapasitas produksi. Terima kasih kepada PUPR atas apresiasinya” pungkas Deni. (adv)

Partai Solidaritas Indonesia Salurkan Bantuan Untuk Korban Angin Puting Beliung

Kota Bogor – Partai Solidaritas Indonesia memperlihatkan sikap solider terhadap warga korban angin puting beliung di Kota Bogor.

Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat PSI Suci Mayang Sari, bersama Ketua Dewan Pimpinan Daerah PSI Bogor Yetti Susanti, serta pengurus lainnya Rustam Hadi, Susandra dan Ratih, hari Sabtu (8/12) mengunjungi lokasi posko pengungsian korban angin puting beliung Bogor dikampung Betakal Rt 01/07 Kelurahan Batu Tulis Bogor Selatan Kota Bogor.

Partai anak muda itu datang membawa bahan-bahan kebutuhan pengungsi antara lain susu, pampers, pembalut wanita, mie instan, air mineral, biskuit anak.

“PSI menyampaikan rasa prihatin dan berusaha dengan apa yang kami bisa bersolidaritas membantu para korban,” kata Suci Mayang Sari, yang juga Calon Anggota Legislatif DPR RI untuk Jawa Barat III Kota Bogor-Kabupaten Cianjur.

Menurut wanita yang menggeluti dunia arsitek ini mengatakan bahwa memasuki musim hujan, warga Kota Bogor perlu lebih hati-hati mengantisipasi berulangnya peristiwa serupa.

“Pemerintah Kota Bogor harus tanggap, memperhatikan pohon-pohon yang rentan tumbang dan menyiapkan bantuan segera bila dibutuhkan,” kata Suci Mayang Sari, Sabtu (08/12).

Sementara Ketua RT setempat mengatakan, bantuan yang ada saat ini masih terus berdatangan dari berbagai pihak dan bantuan yang diberikan langsung di distribusikan kewarga yang terdampak angin puting beliung diwilayahnya.

“Alhamdulillah, bantuan terus berdatangan termasuk dari relawan PSI dan kami cukup terbantu, namun kami berharap bantuan nanti berupa atap rumah seperti asbes, kayu atau terpal untuk menutup rumah warga, ” ungkap Ibu Lulu istri dari ketua Rt 01/07 Kampung Batakal  Batu Tulis kepada awak media.

Selain memberikan bantuan melalui posko warga dikampung Batakal, Suci Mayang beserta rombongan juga memberi bantuan langsung melalui Posko BPBD Kota Bogor dikawasan Cipaku yang diterima langsung oleh Camat Bogor Selatan.

Seperti diketahui peristiwa badai angin puting beliung disertai hujan deras yang melanda kota Bogor pada hari Kamis (6/12) lalu, menyapu sejumlah wilayah Kelurahan Cipaku, Batutulis dan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Akibat badai angin itu sejumlah pohon tumbang dan rumah warga rusak. Beberapa mobil tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Lawanggintung, Kelurahan Batutulis, Bogor Selatan. Seorang pengendara mobil tewas akibat tertimpa pohon tumbang. (boy)

Relawan Jokowi Salurkan Bantuan Asbes Untuk Warga Korban Puting Beliung

Kota Bogor – Peristiwa angin puting beliung yang menerjang beberapa kelurahan di Kota Bogor membuat duka yang dalam, peristiwa yang terjadi Kamis sore ini (06/12) selain mengakibatkan ratusan atap rumah warga rusak, puluhan pohon tumbang juga merenggut satu korban jiwa.

Bertempat dikampung Sukadamai RT 02/17, Kelurahan Cipaku Bogor Selatan, pagi tadi Relawan Jokowi memberikan bantuan ratusan asbes untuk warga yang terdampak angin puting beliung.

“Kami atas nama relawan jokowi turut berduka atas peristiwa ini, semoga bantuan asbes untuk atap rumah warga yang terdampak angin puting beliung akan punya manfaat.,” ujar Koordinator Relawan Jokowi Moh. Firaz, Sabtu (08/12).

Sementara menurut Ketua RT setempat, ada 17 rumah warga yang rusak dan 6 diantaranya mengalami rusak parah.

“Dari 17 rumah tersebut ada 21 KK dan 72 jiwa yang mengalami rumahnya terdampak angin puting beliung, ” ujar Andi Setiawan Ketua RT 02/17 Sukadamai Kelurahan Cipaku.

Ditambahkan Andi,  bantuan asbes yang diberikan oleh Relawan Jokowi ini sangat tepat dan dibutuhkan warga,  pasalnya sejak kejadian angin puting beliung curah hujan dikota bogor masih tinggi.

“Alhamdulillah, warga sangat terbantu dengan bantuan asbes ini,  karena langsung dapat digunakan untuk menutup atap rumah warga yang rusak, ” ujar Andi, Sabtu (08/12).

Hadir dalam pemberian bantuan tersebut Ketua DPC PDI perjuangan Dadang Danubrata yang juga sehari sebelumnya turun kelapangan untuk memberi bantuan kewarga yang menjadi korban angin puting beliung.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Dadang ini mengatakan, PDI Perjuangan sudah memberi bantuan, bahkan mengontrakkan salah seorang warga yang rumahnya cukup parah terdampak angin puting beliung.

“Alhamdulillah, kemarin kami sudah turun membantu dan hari ini Relawan Jokowi juga ikut membantu asbes, Insya Allah bermanfaat, ” pungkasnya. (boy)

PDAM Kota Bogor Salurkan Bantuan Korban Angin Puting Beliung

Kota Bogor – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor memberikan bantuan untuk korban angin puting beliung yang melanda Kota Bogor, Jumat (7/12/18) siang.

Bantuan berupa mobil tangki kapasitas 1000 liter, terpal sejumlah 20 buah, air minum kemasan sejumlah 20 dus dan 10 dus mie instan.

Bantuan diberikan langsung oleh Direktur Umum PDAM Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan didampingi Asisten Manajer Umum dan Administrasi Arsip Hamita Hanum, Asisten Manajer Humas R. Poppi Rustanti kepada Camat Bogor Selatan Sujatmiko Biliarto.

#pdamtirtapakuan #pdamkotabogor #putingbeliungbogor #prayforbogor #bogor #kotabogor #welovebogor #bogohkabogor #sobatair

Meningkatkan Pasokan Air, PDAM Kota Bogor Bebersih Intake Palasari

Selamat Pagi #SobatAir

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas pasokan air baku ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palasari, petugas dari Sub Departemen Pengolahan 2 melakukan pembersihan intake Palasari pada pagi ini pukul 09:30- 10:30 WIB, sehingga operasional IPA Palasari dihentikan sementara hingga pembersihan intake selesai dikerjakan.

Kegiatan ini menyebabkan pasokan air bersih ke Reservoir Palasari akan berkurang sehingga berpotensi menyebabkan gangguan pelayanan di sebagian wilayah zona V seperti Pamoyanan dan sekitarnya, Nagrog dan sekitarnya, serta Ciranjang dan sekitarnya.

Mimin mengimbau Sobat Air untuk menampung air saat masih mengalir.

Atas nama manajemen, mimin menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya gangguan pelayanan ini. Jika Sobat Air membutuhkan pasokan air bersih melalui tangki, silakan hubungi Call Center 24 Jam PDAM di nomor 0251-8324111 dan Whatsapps 08111182123.

Terima kasih.

#pdamtirtapakuan #pdamkotabogor #pelayananpublik #infopdamkotabogor #welovebogor #bogohkabogor

PRESIDEN NYALAKAN LISTRIK GRATIS UNTUK KELUARGA TIDAK MAMPU DI BOGOR

Bogor – Dalam kunjungan kerjanya pagi ini, Presiden Joko Widodo meninjau program ‘BUMN Hadir Untuk Negeri: Sambung Listrik Gratis Bagi Keluarga Tidak Mampu’ di Bogor. Lokasi pemasangan tepatnya berada di pemukiman warga Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Dari Istana Kepresidenan Bogor, Presiden menuju lokasi dengan bersepeda. Sepanjang perjalanan, Kepala Negara menyapa warga yang tengah berolahraga pagi dan beraktifitas di area _car free day_ (CFD).

Presiden kemudian menuju rumah-rumah warga dengan berjalan menyusuri gang. Dalam kesempatan ini, Presiden secara simbolis mengaktifkan aliran listrik ke rumah warga yang dibantu program tersebut dengan menekan tombol _miniature circuit breaker_ (MCB).

Mengutip data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), saat ini terdapat 235.756 keluarga prasejahtera di Jawa Barat yang belum menikmati layanan listrik PLN secara langsung.

“Ingin saya sampaikan bahwa di Provinsi Jawa Barat ini ada kurang lebih 200-an ribu rumah yang belum ada listriknya,” ujar Presiden pada Minggu, 2 Desember 2018.

Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan penerangan sehari-hari, ratusan ribu rumah tersebut melakukan penyambungan listrik ke instalasi tetangga sekitar yang telah memiliki sambungan listrik.

“Ada yang memang belum ada listriknya, ada yang sudah ada listrik tetapi nyambung dengan tetangga atau dengan orang tua. Nah sekarang kita sambung secara mandiri,” kata Presiden.

Pada umumnya, mereka mengeluarkan dana kurang lebih Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per bulan untuk mendapatkan sambungan listrik dari tetangga.

“Sekarang kita sambung secara mandiri. Itu lebih murah dari data yang kita terima. Biasanya per bulan bayar bisa Rp50 ribu sampai Rp60 ribu. Setelah sendiri seperti ini bayar kurang lebih Rp25 ribu sampai Rp30 ribu,” kata Presiden.

Perlu diakui bahwa selama ini banyak warga yang merasa kesulitan untuk melakukan penyambungan listrik mandiri secara resmi melalui PLN. Biaya penyambungan standar merupakan kendala utama yang mereka hadapi.

Melihat kondisi tersebut, 34 BUMN sepakat untuk bersinergi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan salah satunya memberikan fasilitas penyambungan listrik secara gratis bagi masyarakat prasejahtera.

Di Jawa Barat sendiri, mengutip Siaran Pers Kementerian BUMN, hingga 30 November 2018, sinergi BUMN telah membiayai program penyambungan listrik bagi Rumah Tangga Tidak Mampu di sekitar Jawa Barat telah menjangkau 60.798 ribu KK. Sampai dengan akhir Desember 2018, jumlah keluarga yang rumahnya tersambung listrik ditargetkan mencapai 100 ribu KK.

“Artinya di Provinsi Jawa Barat saja masih sebegitu banyaknya sehingga di provinsi yang lain ini akan kita lihat. Memang biaya sambungan ini tidak murah dan itu sudah menjadi standarnya PLN kurang lebih Rp900-an ribu,” Presiden menjelaskan.

Lebih jauh, program ini juga diharapkan untuk dapat menyasar rumah tangga lainnya di seluruh provinsi yang ada. Presiden mengatakan, pihaknya akan berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik tetap yang layak.

“Hitungan kita 1,2 juta (keluarga) di seluruh provinsi. Ini akan terus kita sisir satu per satu,” tandasnya.

Turut hadir mendampingi Presiden di antaranya Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur Utama PLN Sofyan Basir, Direktur Utama Bank Mandiri Kartiko Wirjoatmodjo, Direktur Utama BTN Maryono, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Bogor, 2 Desember 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
Foto: Rusman – Biro Pers Sekretariat Presiden.

PDAM Kota Bogor Salurkan Bantuan Korban Longsor Di Cipaku

KotabBogor – Sebagai bentuk rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menyalurkan bantuan kemanusiaan terhadap korban longsor di Kelurahan Cipaku Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan Asisten Manajer Humas PDAM Kota Bogor R. Popi Rustanti atas nama direksi dan manajemen kepada keluarga Bapak Rudi dan Bapak Eman warga RT 4 RW 7 serta Bapak Hendi warga RT 04 RW 14 pada Senin pagi (19/11/2018).

Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan keluarga korban yang terdampak bencana longsor pekan lalu.

Popi juga mendoakan kekuarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Semoga keluarga korban diberi kemudahan dan rezeki yang barokah dari Allah SWT, sehingga dapat kembali beraktivitas seperti biasanya. Aamiinn…

#pdamtirtapakuan #pdamkotabogor #bantuankemanusiaan #csrpdamkotabogor #ayobangkit #bogorbisa #welovebogor

PDAM Serahkan Bantuan Korban Gempa Palu

PALU – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi dan tsunami di Kota Palu Sulawesi Tengah.

Bantuan diserahkan Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Deni Surya Senjaya kepada Walikota Palu Hidayat di kantor Walikota Palu Jalan Balai Kota No 1 Kota Palu Sulawesi Tengah, Senin siang 12/11/2018.

Bantuan yang diberikan PDAM berupa uang tunai dari sumbangan karyawan dan anggaran CSR PDAM serta logistik dari karyawan dan pelanggan PDAM.

“Bantuan ini merupakan bentuk rasa empati seluruh karyawan serta pelanggan PDAM kepada warga Kota Palu serta Donggala yang mengalami musibah beberapa waktu lalu. Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Deni.

Turut mendampingi Dirut antara lain sekretaris Perusahaan Teguh Setiadi, Asisten Manajer Umum, Administrasi dan Arsip Hamita Hanum, Asisten Manajer Humas Poppi Rustanti dan Asisten Manajer Pengawasan Kepegawaian Ismail Fahmi Tuasikal serta beberapa staf.

Walikota Palu Hidayat mengucapkan terima kasih atas kepedulian masyarakat Kota Bogor, khususnya pegawai dan pelanggan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor terhadap warga Kota Palu.

“Terima kasih kepada PDAM Kota Bogor yang secara langsung datang ke Kota Palu untuk memberikan bantuan. Sampaikan salam kami kepada warga Kota Bogor dan Bapak Walikota Bogor Bima Arya yang beberapa waktu lalu juga berkunjung ke Kota Palu untuk memberikan suport kepada warga Kota Palu,” tutur Hidayat.

Turut mendampingi Walikota Paku di antaranya Asisten Ekonomi dan Pembangunan Imran Lataha dan Kabag Humas Yohan Wahyudi.

Direktur PDAM Kota Palu Kurniawan juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan karyawan dan pelanggan PDAM Kota Bogor.

“Bantuan sekecil apapun sangat bermanfaat bagi warga Kota Palu saat ini. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan PDAM Kota Bogor kepada kami (PDAM Kota Palu). Mudah-mudah amal baik teman-teman dibalas pahala dari Allah SWT,” ujar Kurniawan.

Kurniawan menambahkan, pihaknya sedang fokus membenahi infrastruktur yang rusak akibat gempa dan likuifaksi beberapa waktu lalu. Beberapa jaringan pipa distribusi hancur sehingga berdampak pada pelayanan air bersih di wilayah tersebut. (*)

AHLI WARIS HALIMAH RAIS TIDAK INGIN MEREBUT TANAH SARONGGE DARI PETANI

Cianjur – Keluarga Halimah Rais, sebagai pemegang surat tanah zaman Belanda untuk kawasan Sarongge – Cianjur Jawa Barat, meminta agar warga dan petani Sarongge tidak perlu khawatir harus meninggalkan tanah pertanian yang sudah berpuluh tahun didiami dan digarap.

Pernyataan itu disampaikan Ade Armando, cucu kandung Halimah Rais dalam konferensi pers di Saung Sarongge, Jumat (9/11).

Menurut Ade, dia sudah mendapat penjelasan dari Suci Mayang Sari (Caleg PSI), Tosca Santoso dan Hasoloan Sinaga mengenai keresahan petani di daerah tersebut. Segera setelah mendengar masukan tersebut, ahli waris Halimah Rais bersepakat untuk mengutus Ade menemui para petani.

Ade menegaskan, keluarga Halimah Rais tidak pernah mempersoalkan tanah tersebut. ”BIla ada pihak-pihak yang mengatasnamakan keluarga Halimah Rais atau pengembang yang menyatakan akan menjual tanah tersebut dan memanfaatkannya untuk keperluan bisnis, orang tersebut bukan wakil resmi dan tidak memperoleh izin dari keluarga Halimah Rais,”ujar Ade.

Menurut Ade, tanah Sarongge memang diketahui di masa lalu dimiliki Keluarga Halimah Rais. Namun statusnya sekarang masih harus dipelajari dan ditelusuri. “Namun kalaupun tanah ini masih dimiliki keluarga Halimah Rais, para ahli waris sudah bersepakat tidak akan mengambilalih apalagi mengusir para petani dari tanah ini,” ujar Ade menegaskan.

Tanah Sarongge menjadi pembicaraan publik karena dalam beberapa bulan terakhir, tersiar iklan melalui media sosial bahwa sebuah pengembang bernama Kota Langit sarongge menjual puluhan hektar tanah di wilayah tersebut dengan harga relative murah. Ini meresahkan warga-petani Sarongge, karena secara administratif, mereka telah secara resmi menggarap dan menempati tanah di sana. Sebagian sudah punya sertifikat dari program sertifikasi tanah 1982. Ada juga yang memegang sertifikat bola dunia bertajuk tahun 1973. Berpuluh tahun itu juga, petani membayar pajak.

Sejumlah pihak seperti LBH Cianjur, Green Initiative Foundation (GIF), dan Relawan Perjuangan Hukum dan Keadilan (REKLAIM) telah menyatakan diri akan membela hak warga-petani.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cianjur, Erwin Rustiana menyatakan, “Hingga saat ini keberadaan pengembang masih tidak begitu kuat secara perijinan. Bukti yang mereka berikan itu berupa kertas dari zaman Belanda. Seperti surat kuasa yang tidak begitu jelas. Maka LBH menilai masyarakat masih menjadi pemilik lahan yang sah”.

Suci Mayang Sari, sebagai pihak yang mempertemukan warga Sarongge dengan pihak keluarga Halimah Rais, menyatakan bersyukur bahwa nampaknya ada titik terang dalam persoalan ini. “Menjadi jelas bahwa keluarga Besar Halimah Rais menyayangkan hal ini terjadi. Warga petani memiliki surat sertifikat yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia. Petani juga rutin membayar pajak atas tanah. Jadi selama puluhan tahun para petani inilah yang merawat lahan itu. Lalu tiba-tiba kini mau diambil alih dengan modal surat zaman Belanda. Ini tentu tidak etis dan tidak bijak. Akan pergi kemana para petani bila tanah itu direnggut dari mereka?” kata Suci Mayang Sari sambil mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati jika ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah dan menawarkan kapling tanah Sarongge.

Dalam konferensi pers, Ade menegaskan bahwa pihak keluarga ingin menyelesaikan masalah ini baik-baik. “Nenek saya, Halimah Rais, adalah pengusaha yang berjiwa sosial. Saya yakin, dia akan jauh lebih senang kalau tanah ini bisa membawa berkah bagi banyak orang”.

Sebelumnya Badan Perwakilan Desa Ciputri telah mengeluarkan pernyataan bahwa Developer Kota Langit tidak pernah mendapat izin dari instansi pemerintah setempat. Badan Perwakilan Desa Ciputri telah mengeluarkan surat yang pada intinya menolak proyek Kota Langit yang berpotensi menimbulkan kekisruhan dan merugikan masyarakat.

Ade Armando, Cucu Kandung dari Halimah Rais : 0818179479

Erwin Rustiana, Ketua LBH Cianjur : 081563219909

Suci Mayang Sari, Caleg PSI : 081299421848