SOLIDARITY TOUR PSI, MELAWAN KEBOHONGAN DAN MEMENANGKAN JOKOWI

Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggelar Solidarity Tour di 6 kota di Jawa Barat mulai 12 Januari sampai 17 Januari 2019. Sebelumnya, pada 11 Januari, PSI akan menyelenggarakan Festival 11 di Bandung.

Ketua Panitia Solidarity Tour, Sumardy, mengatakan safari PSI ini mengusung misi untuk menepis hoax yang selama ini dialamatkan kepada Presiden Jokowi dan PSI.

“Tujuannya untuk melawan kebohongan pihak-pihak tertentu dan memenangkan Pak Jokowi. Jadi kami akan blusukan untuk memperkenalkan program-program PSI, sembari menjelaskan kerja-kerja nyata Pak Jokowi,” kata Sumardy dalam konferensi pers di Basecamp DPP PSI, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis 10 Januari 2019.

Tak seperti kebanyakan partai yang tampil elitis dan eksklusif, PSI justru membuka ruang selebar-lebarnya untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat.

Menurut Sumardy, “Dengan berkunjung langsung, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami dan tidak terjebak dalam berita bohong atau hoax yang selama ini menimpa calon presiden yang diusung PSI, Pak Jokowi, dan menimpa PSI sendiri.”

Solidarity Tour di Jawa Barat merupakan rangkaian pertama dalam tur Jawa dan Bali yang rencananya digelar hingga menjelang hari pencoblosan Pemilu 2019. Kota-kota di Jawa Barat yang akan dikunjungi adalah Padalarang, Cirebon, Garut, Purwakarta, Sukabumi, dan Bogor.

Dalam Solidarity Tour, PSi akan menggunakan bus yang eksteriornya sudah dimodifikasi, dengan wajah Jokowi dan Grace Natalie terpampang.

Selain itu, dalam Solidarity Tour, PSI akan membuka 5 kelas pelatihan bagi kalangan millennial di kota-kota tersebut, dengan menghadirkan para ahli di bidang masing-masing sebagai pembicara.

“Ada pelatihan membangun perusahaan start up, kelas digital marketing, juga kelas menulis kreatif, kelas make up, dan kelas mobile-phone photography,” ungkap Sumardy.

Terkait Festival 11, pada kesempatan yang sama, juru bicara PSI, Andy Budiman mengatakan, “Bandung dipilih karena merupakan salah satu kota terpenting di Indonesia, dikenal sebagai Kota Kreatif. Banyak anak muda, seniman, dan kelompok kreatif lahir dari Bandung. Kang Ridwan Kamil yang dulu Wali Kota Bandung juga salah seorang tokoh kreatif Indonesia,” ujar Andy.

Pemilihan Bandung untuk Festival 11 pertama di 2019 ini tak terlepas dari komitmen PSI sebagai partai politik yang akan merangkul kaum muda dan memekarkan potensi-potensi mereka.

“Dalam Festival 11 di Bandung ini, kami ingin menyapa anak-anak muda Indonesia. Di pidato awal tahun 2019 Ketua Umum PSI Grace Natalie, yang merupakan inti Festival 11, akan disampaikan tawaran PSI untuk anak-anak muda Indonesia, apa yang hendak PSI lakukan untuk memaksimalkan potensi anak-anak muda kita,” lanjut Caleg DPR RI dari Dapil Jawa Timur I tersebut.

Selain itu, pidato politik Grace Natalie juga akan menyinggung sejumlah persoalan kebangsaan yang penting dan mendesak diselesaikan,

“Kami akan terus mengartikulasikan hal-hal yang mungkin bagi kalangan politisi lama dianggap tabu. Tapi bagi kami itu harus dibicarakan karena menjadi persoalan penting bagi Indonesia,” tutur Andy. (boy)

Tirta Pakuan Raih PDAM Terbaik, PUPR Beri Atensi Khusus

BOGOR – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dinobatkan sebagai PDAM Terbaik untuk kategori pelanggan di atas 100.000 Sambungan Rumah (SR) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Penghargaan diberikan langsung Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya pada malam Penghargaan PUPR 2018 di Aula Kementerian PUPR Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Ini ketiga kalinya (hattrick) Tirta Pakuan menjadi PDAM terbaik versi Kementerian PUPR. Perusahaan air minum kebanggaan warga Kota Bogor ini mengalahkan PDAM-PDAM besar di Indonesia seperti PDAM Tirta Sembada Kota Surabaya, PDAM Kota Malang, PDAM Balikpapan, dan lain-lain.

Menteri Basuki Hadimuljono mengucapkan selamat dan apresiasi kepada PDAM penerima penghargaan atas komitmennya menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di daerahnya.

“Pemerintah pusat mendukung penuh upaya pemerintah daerah dan PDAM dalam penyediaan air bersih bagi warganya. Mereka yang mendapat penghargaan kami siapkan bantuan khusus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Basuki.

Dia menegaskan penghargaan ini telah melalui sistem penilaian yang objektif dari berbagai indikator sejak beberapa bulan lalu.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya menyebut penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan air bersih bagi pelanggan dan masyarakat Kota Bogor.

“Penghargaan ini hasil kerja keras seluruh pegawai dan stakeholder. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, Bapak Sekda, DPRD, para pelanggan dan stakeholder yang terus mendukung PDAM,” ujar Deni.

Penghargaan ini, tambah Deni, juga didedikasikan kepada jajaran direksi, manajemen dan seluruh pegawai. Dia berharap penghargaan prestisius ini bisa menambah soliditas para pegawai untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Kedepan, PDAM akan menyusun program penambahan kapasitas produksi dengan memanfaatkan bantuan pemerintah pusat yang dijanjikan Menteri PUPR.

“Tadi Pak Menteri bilang daerah yang menerima penghargaan masing-masing akan mendapat atensi khusus. Ini kita akan gunakan untuk menambah kapasitas produksi. Terima kasih kepada PUPR atas apresiasinya” pungkas Deni. (adv)

Partai Solidaritas Indonesia Salurkan Bantuan Untuk Korban Angin Puting Beliung

Kota Bogor – Partai Solidaritas Indonesia memperlihatkan sikap solider terhadap warga korban angin puting beliung di Kota Bogor.

Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat PSI Suci Mayang Sari, bersama Ketua Dewan Pimpinan Daerah PSI Bogor Yetti Susanti, serta pengurus lainnya Rustam Hadi, Susandra dan Ratih, hari Sabtu (8/12) mengunjungi lokasi posko pengungsian korban angin puting beliung Bogor dikampung Betakal Rt 01/07 Kelurahan Batu Tulis Bogor Selatan Kota Bogor.

Partai anak muda itu datang membawa bahan-bahan kebutuhan pengungsi antara lain susu, pampers, pembalut wanita, mie instan, air mineral, biskuit anak.

“PSI menyampaikan rasa prihatin dan berusaha dengan apa yang kami bisa bersolidaritas membantu para korban,” kata Suci Mayang Sari, yang juga Calon Anggota Legislatif DPR RI untuk Jawa Barat III Kota Bogor-Kabupaten Cianjur.

Menurut wanita yang menggeluti dunia arsitek ini mengatakan bahwa memasuki musim hujan, warga Kota Bogor perlu lebih hati-hati mengantisipasi berulangnya peristiwa serupa.

“Pemerintah Kota Bogor harus tanggap, memperhatikan pohon-pohon yang rentan tumbang dan menyiapkan bantuan segera bila dibutuhkan,” kata Suci Mayang Sari, Sabtu (08/12).

Sementara Ketua RT setempat mengatakan, bantuan yang ada saat ini masih terus berdatangan dari berbagai pihak dan bantuan yang diberikan langsung di distribusikan kewarga yang terdampak angin puting beliung diwilayahnya.

“Alhamdulillah, bantuan terus berdatangan termasuk dari relawan PSI dan kami cukup terbantu, namun kami berharap bantuan nanti berupa atap rumah seperti asbes, kayu atau terpal untuk menutup rumah warga, ” ungkap Ibu Lulu istri dari ketua Rt 01/07 Kampung Batakal  Batu Tulis kepada awak media.

Selain memberikan bantuan melalui posko warga dikampung Batakal, Suci Mayang beserta rombongan juga memberi bantuan langsung melalui Posko BPBD Kota Bogor dikawasan Cipaku yang diterima langsung oleh Camat Bogor Selatan.

Seperti diketahui peristiwa badai angin puting beliung disertai hujan deras yang melanda kota Bogor pada hari Kamis (6/12) lalu, menyapu sejumlah wilayah Kelurahan Cipaku, Batutulis dan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Akibat badai angin itu sejumlah pohon tumbang dan rumah warga rusak. Beberapa mobil tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Lawanggintung, Kelurahan Batutulis, Bogor Selatan. Seorang pengendara mobil tewas akibat tertimpa pohon tumbang. (boy)

Meningkatkan Pasokan Air, PDAM Kota Bogor Bebersih Intake Palasari

Selamat Pagi #SobatAir

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas pasokan air baku ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palasari, petugas dari Sub Departemen Pengolahan 2 melakukan pembersihan intake Palasari pada pagi ini pukul 09:30- 10:30 WIB, sehingga operasional IPA Palasari dihentikan sementara hingga pembersihan intake selesai dikerjakan.

Kegiatan ini menyebabkan pasokan air bersih ke Reservoir Palasari akan berkurang sehingga berpotensi menyebabkan gangguan pelayanan di sebagian wilayah zona V seperti Pamoyanan dan sekitarnya, Nagrog dan sekitarnya, serta Ciranjang dan sekitarnya.

Mimin mengimbau Sobat Air untuk menampung air saat masih mengalir.

Atas nama manajemen, mimin menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya gangguan pelayanan ini. Jika Sobat Air membutuhkan pasokan air bersih melalui tangki, silakan hubungi Call Center 24 Jam PDAM di nomor 0251-8324111 dan Whatsapps 08111182123.

Terima kasih.

#pdamtirtapakuan #pdamkotabogor #pelayananpublik #infopdamkotabogor #welovebogor #bogohkabogor

Hajjah Yulismayanti Janji, Donasikan Gajinya Untuk Pos Yandu Dan Paud Di Bogor Barat

Kota Bogor – Jelang Pemilu legislatif 2019 yang akan digelar bulan April mendatang, selain wajah-wajah lama sejumlah nama baru calon legislatif bermunculan. Salah satunya adalah, Hajjah Yulismayanti, A.Md.Keb (43), yang menyatakan siap bertarung di Pileg 2019.

“Saya siap ikut dalam kontestasi memperebutkan kursi wakil rakyat dari partai garuda dengan pnomor urut 6 sesuai dengan nomor urut partai garuda ” kata Yulismayanti saat ditemui dikantornya,  Kamis (20/09).

Diakuinya, meskipun berat karena dari partai yang baru muncul namun dirinya yakin dengan dukungan relawan dan warga Kota Bogor khususnya warga Bogor Barat kursi DPRD dapat direbut.

“Niat saya maju tentu tak lain ingin menjembatani aspirasi masyarakat, agar keinginan maupun keluh kesah mereka terutama soal pendidikan dan kesehatan dapat terpenuhi,” ucap Yulismayanti yang akan maju di Dapil Bogor Barat.

Alumni Kebidanan Prima Husada yang bergelar A.Md.Keb dan sukses mengelola travel ini mengaku dirinya prihatin soal pelayanan kesehatan masyarakat terutama soal pelayanan kepada para pemegang kartu BPJS PBM, belum lagi soal tenaga dokter yang kurang ditambah ruangan pasien yang masih jauh dari jumlah pasien yang ngantri.

“Soal kesehatan dan pendidikan mutlak harus diperjuangkan, karena itu hak dasar kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Yulismayanti berharap, masyarakat khususnya warga Bogor Barat yang sudah memiliki hak pilih dapat memberi kesempatan untuk duduk di kursi DPRD Kota Bogor lewat dukungan suara saat bulan April nanti.

“Insya Allah, jika kita ada niat dan usaha, tak ada yang tak mungkin, ” katanya.

Yulismayanti juga berjanji,  jika terpilih nanti,  gajinya sebagai anggota DPRD tidak akan diambil dan akan disalurkan untuk membantu Pos Yandu dan Sekolah Paud yang ada diwilayah Bogor Barat.

“Saya janji jika terpilih nantj, gaji saya dalam satu tahun saya akan donasikan untuk pos yandu dan sekolah paud,” pungkasnya.  (gus)

Daar En Nisa Sekolah Khusus Wanita Mewujudkan Generasi Sholihah Di Kota Bogor

Kota Bogor – Sekolah Daar En Nisa Islamic  School (JHS) yang berada dikawasan Jalan Perdana Raya No. 30 Budi Agung Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor merupakan sekolah pertama khusus wanita di Kota Bogor.

Hadir dalam rangka mewujudkan Generasi Sholihah yang unggul dalam Iman Ilmu dan Amal, sekolah yang berada dibawah naungan Yayasan An Nahl 128 ini terus melakukan inovasi, baik dalam kegiatan pendidikan siswa maupun dalam membenahi fasilitas gedung sekolah.

Menurut Kepala Sekolah DR. Apriana Dian MPd, sekolah Daar En Nisa dibangun untuk mendidik terbentuknya generasi muslimah yang bertaqwa,  cerdas dan mandiri.

“Dengan memadukan aspek iman, ilmu dan amal daar en nisa hadir untuk mewujudkan generasi muslimah yang unggul dalam Iman Ilmu dan Amal,” ujar kepala sekolah yang akrab disapa Ummi Dian ini,  Selasa (19/09).

Menurut Ummi Dian, Daar En Nisa hadir 5 tahun lalu, tepatnya pada tanggal 5 April 2014, melalui proses panjang akhirnya SMP dan SMA yang muridnya khusus wanita dan satu-satunya dikota bogor ini telah 2 kali meluluskan siswi SMA dan berhasil diterima dibeberapa universitas negeri.

“Alhamdulillah, beberapa lulusan SMA daar an nisa ada yang diterima di UI,  Unpad, dan juga IPB, ‘ tandasnya.

Para siswi Daar En Nisa selain belajar dengan kurikulum 2013, juga diberikan pendidikan ekstrakulikuler tata busana, tata boga, media kreatif,  rambut dan kecantikan dan juga pembelajaran dengan menggunakan perangkat IT.

“Mereka yang sekolah baik SMP maupun SMA semua punya hak yang sama untuk belajar ekstrakulikuler yang disediakan disekolah, ” pungkas Ummi Dian. (gus)

Erick Thohir Jadi ketua TKN Jokowi, Pertempuran Media Dikuasai Petahana

Jakarta – Erick Thohir resmi menjabat Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Pengusaha Erick Thohir resmi menjadi ketua tim sukses pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Pertempuran ‘udara’ dinilai resmi dikuasai kubu petahana.

“Kalau melihat komposisi timses yang sudah lengkap dengan ketua, ini analogi perang teluk , Jokowi-Ma’ruf seperti Amerika Serikat dan sekutu. Sementara mereka ingin menjadikan Prabowo-Sandi seperti Irak,” ujar pengamat politik Rico Marbun, Jumat, (07/09).

Dalam perang, ada pertempuran udara dan teritorial. Dengan memilih Erick, Rico memandang koalisi Jokowi-Ma’ruf menguasai dua wilayah tersebut.

“Prinsip perang itu jika ingin menang harus memiliki kekuatan minimal 3 kali lipat dari lawan. Jadi Jokowi memastikan keunggulan dari sisi itu,” ucap Rico.

Pertempuran udara dalam pilpres artinya ‘perang’ media. Ditambah Erick, keunggulan Jokowi di media sudah jauh mengungguli Prabowo.

“Dalam konteks pilpres serangan udara itu mirip dengan kedekatan dengan jaringan media. Dengan Erick Thohir masuk, setelah sebelumnya ada Surya Paloh (Ketum NasDem) dan Hary Tanoe (Ketum Perindo), artinya penguasaan serangan udara nyaris lengkap,” ulas Rico.

Rico lanjut menganalisis timses Jokowi dengan perbandingan penguasaan teritorial. Amerika Serikat saat perang, kata Rico, berusaha sebanyak mungkin merekrut pasukan. Sampel America itu dicocokkan Rico dengan kenyataan dukungan yang diterima Jokowi.

“Kita ingat beberapa hari lalu banyak kepala daerah yang menyatakan mendukung Jokowi. Setidaknya di Jawa 4 daerah terbesar Banten, Jabar, Jateng dan Jatim sudah deklarasi dukung Jokowi,” tandasnya. (boy)

Idul Adha, PDAM Kota Bogor Sebar 23 Ekor Hewan Qurban

Kota Bogor – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menyalurkan 23 ekor kambing kurban kepada masyarakat di sekitar sumber mata air, WTP, reservoir dan masjid-masjid di Kota Bogor. Kegiatan ini merupakan program Coorporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1439 H/2018 M.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan H. Deni Surya Senjaya melalui Sekretaris Perusahaan Teguh Setiadi mengatakan, kegiatan kurban adalah bentuk dari kepedulian sosial PDAM Kota Bogor yang ingin berbagai kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

“Kegiatan ini juga sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kami terhadap kinerja yang telah diraih hingga saat ini, yang merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan terhadap layanan PDAM,” kata Teguh.

Lebih lanjut Deni menjelaskan bahwa hewan kurban yang diberikan merupakan sumbangsih dari perusahaan dan karyawan PDAM. Dia berharap kurban ini dapat membawa berkah dan bermanfaat bagi semua pihak.

Ke-23 ekor kambing ini kemudian disebar ke sejumlah titik. Di antaranya Masjid Raya Bogor, Masjid At-Taqwa Balaikota, dan Masjid LP Paledang. Hewan kurban pun dibagikan ke masyarakat yang tinggal di sekitar Mata Air Tangkil, Bantar Kambing, Kota Batu Intake Ciherang Pondok, SPAM Katulampa dan lain-lain.

“Hewan-hewan kurban ini diatasnamakan karyawan-karyawati yang akan memasuki masa purnakarya. Lalu kita distribusikan kepada panitia pemotongan hewan kurban setempat. Jumlahnya ada 23 ekor kambing,” beber Teguh.

Kegiatan kurban yang selalu dilakukan setiap tahun di momen Idul Adha adalah bentuk komitmen kepedulian sosial PDAM yang selalu ingin melakukan peningkatan dan kebaikan untuk masyarakat. (humas)

Aksi Jokowi Dalam Opening Ceremonial Asian Games, Penuh Makna

Jakarta – Luar biasa sekali prolog pembukaan Asian Games sebagai pengantar kemunculan pak Jokowi di Senayan.

Sangat sarat  dengan pesan-pesan yang menggambarkan kepribadian pak Jokowi yang benar-benar luar biasa sekali. Semoga dunia dan lawan2 politik pak Jokowi menangkap secara terang benderang pesan tersembunyi yang di sampaikan secara cerdas.

Diawali dengan keluarnya rombongan Presiden di Istana Bogor dengan pengawalan berlapis-lapis dan melintasi jalan toll tanpa hambatan.  MAKNA: Beliau adalah orang yang berpengaruh atau berkuasa. 

Lalu ketika rombongan Presiden memasuki kota Jakarta rombongan tersendat karena ada demonstrasi yang menutupi  jalan. Namun Pak Jokowi mengatakan kepada pengawalnya ‘biarkan tidak apa-apa’  MAKNA: pak Jokowi menghargai hak dan kebebasan untuk menyampaikan pendapat / perbedaan.

Lantas pak Jokowi keluar dari mobil ke Presidenan tanpa mengkhawatirkan keamanan dirinya. MAKNA: Pak Jokowi tidak takut menghadapi demonstrator atau lawan2 politiknya. Beliau  tahu apa yang harus di lakukan.

Selanjutnya pak Jokowi mengendarai motor sendiri dengan memakai helm. MAKNA  Jokowi tahu aturan dan mematuhi aturan.

Sesaat sebelum mengendarai motornya pak Jokowi menggerungkan motor dan rodanya  nampak berputar cepat di tempat.   MAKNA: pak Jokowi juga bisa garang! 

Kemudian pak Jokowi melaju kencang melompati rintangan yg di pasang para demonstrator dengan mudah sekali  tanpa hambatan karena mendarat dengan baik. MAKNA: Pak Jokowi bisa mengatasi permasalahan secara cerdas, tidak terduga dan tanpa rasa takut. Beliau berani mengambil tindakan akrobatik untuk keluar dari persoalan.

Selanjutnya Jokowi mengendarai motornya seorang diri tanpa pengawalan sama sekali. Beliau melintasi gang gang di pemukiman sederhana. MAKNA: Jokowi tahu betul jalan untuk mencapai tujuannya dan Jokowi tidak bisa dihentikan oleh demonstrasi atau hambatan.  Juga menegaskan bahwa pak Jokowi juga suka blusukan dan tahu jalanw tikus untuk keluar dari persoalan.

Selanjutnya Pak Jokowi kembali ke jalan raya dan pengawalnya merapat untuk mengawal di belakang, bukan di depan.  MAKNA: Beliau yang memimpin dalam upaya keluar dari kesulitan.  Saat menghadapi masalah pak Jokowi berani berdiri di baris terdepan,  bukannya  berlindung di balik pengawalnya.

Lalu ada scene dimana Pak Jokowi menghentikan motor yg di kendarainya untuk memberi kesempatan sekelompok anak anak kecil menyeberang jalan. MAKNA: Beliau memperhatikan, melindungi dan mengutamakan anak-anak yang adalah generasi penerus. Juga bahwa pak Jokowi mau merendahkan diri tidak selalu minta di dahulukan.

Saya sungguh kagum dengan kecerdasan pak Jokowi dan atau tim nya dalam menyampaikan pesan kepada dunia tentang karakter pak Jokowi.

Ketika Via Valen menyanyikan lagu theme song nya pak Jokowi juga nampak ikut ‘terbawa semangat’ dengan menggoyang-hoyangkan kedua tangannya. MAKNA: Pak Jokowi tidak  jaga image  tapi berani tampil apa adanya.

Jakarta, 18 Agustus, 2018
DS Komala,
A very proud Indonesian.

DPRD KOTA BOGOR AKAN TERBITKAN PERDA PPKK

Mewujudkan Penguatan Peran dan Fungsi Keluarga

Kota Bogor – Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, meski demikian, perannya sangat besar. Menurut para ahli, keluarga merupakan sekolah pertama dan utama bagi setiap anak bangsa sebelum terjun ke masyarakat. Keluarga juga fondasi utama dalam membangun sistem dan tatanan sosial sehingga ketahanan keluarga merupakan basis ketahanan nasional.

Banyak keluarga yang mengalami permasalahan sosial,  maraknya perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), anak telantar, kasus kenakalan remaja, tawuran pelajar, kejahatan, pergaulan bebas, hingga pornografi, pornoaksi, narkoba, termasuk penyebaran faham radikalisme dan terorisme, persoalan semua ini andil keluarga sebagai sumber masalah.

Menurut data, tingkat perceraian di Kota Bogor kian mengkhawatirkan, bahkan bisa dikatakan cukup tinggi. Pada tahun 2016 tercatat sebanyak 1.632 kasus perceraian. Sementara di tahun 2015, kasus gugatan cerai di Kota Bogor mencapai 1.528 kasus. Parahnya lagi yang mengajukan atau menggugat cerai itu 70 – 80 persennya adalah perempuan.  Sedangkan tahun 2017 tercatat sebanyak 1.072 kasus perceraian di Kota Bogor.

Sementara itu,  kasus kekerasan terhadap anak-anak dan kaum perempuan terus bertambah. Pada tahun 2010  lalu jumlahnya hanya  8 kasus. Kemudian naik di tahun 2011 menjadi 18 kasus dan terus bertambah sehingga pada tahun 2015 lalu tercatat ada 42 kasus.

Sementara itu, menurut data di KPAI Kota Bogor, sejak lembaga ini berdiri bulan Juli 2017  sampai dengan Desember 2017 kasus kekerasan terhadap anak tercatat  sebanyak 20 kasus. Sedangkan tahun 2018 (sampai dengan Agustus 2018) tercatat sebanyak 26 kasus kekerasan terhadap anak. Bisa jadi jumlah sesungguhnya lebih besar, karena diperkirakan banyak kasus yang tidak dilaporkan. Fenomena ini memang ibarat gunung es, tampak kecil di permukaan, padahal besar di bawahnya. Namun, berapapun jumlahnya, kasus-kasus itu tentu patut menjadi keprihatinan semua pihak.

Sedangkan kasus tawuran pelajar di Kota Bogor menurut data  yang dirilis Polres Bogor Kota pada akhir 2017, jumlah kasus tawuran di Kota Bogor sejatinya menurun, pada 2016 tercatat 64 kasus tawuran. Di 2017 turun menjadi 48 kasus. Korban meninggal dunia nihil, luka berat 1 orang dan luka ringan 3 orang. Sementara itu, kasus kejahatan Narkoba di Kota Bogor  pada tahun 2017 tercatat ada 172 kasus Narkoba dengan total tersangka 205 orang.  Jumlah ini naik  dari tahun 2016  yang hanya tercatat sebanyak  141 kasus dengan 183 tersangka. Menurut data secara nasional, terjadi peningkatan jumlah penyalahgunaan narkoba. Dari 3,3 juta jiwa pada 2008, meningkat menjadi 4,2 juta jiwa pada 2014, dan 5,1 juta jiwa pada 2016.

Dari jumlah itu, paling banyak dari kaum terdidik seperti mahasiswa, pelajar SMA dan SMP. Memang dalam kasus kenakalan remaja, misalnya, peran keluarga selalu disebut sebagai faktor utama. Hal ini dapat disebabkan oleh pola pengenalan diri, komunikasi, dan pola asuh yang tidak baik oleh setiap anggota keluarga terhadap anggota lainnya. Di sisi lain, serbuan budaya, gaya hidup, dan teknologi dari luar tidak disikapi bijak oleh masyarakat, terutama generasi mudanya.

Kasus-kasus inilah antara lain yang melatarbelakangi DPRD Kota Bogor menginisiasi pembuatan Raperda tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga (PPKK) dalam rangka penguatan peran dan fungsi keluarga dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter. Hal ini selaras dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah mencanangkan pada tahun 2045 sebagai generasi emas. Selain itu, yang melatarbelakangi munculnya Inisiasi ini, terkait  peningkatan eskalasi kenakalan remaja di Kota Bogor. Dalam beberapa kasus, pelaku sebagian besar berasal dari keluarga yang broken home.

Seperti diutarakan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Raperda tengtang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga (PPKK), Abuzar, SE. pada penjelasannya di Sidang Paripurna DPRD Kota Bogor Senin, 16 Juli 2018 menyebutkan bahwa, Raperda PPKK ini merupakan Raperda Inisiatif DPRD yang sudah disetujui menjadi Raperda dan selanjutnya akan dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus). Tujuan disusunnya Raperda ini, sambung Abuzar, adalah merumuskan regulasi yang terpadu dan memberi arahan serta strategi membangun ketahanan keluarga yang sesuai dengan karakteristik masyarakat Kota Bogor, ungkap Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Menurut Abuzar, Raperda ini antara lain mengatur tentang pelaksanaan PPKK (Pasal 6). Pemerintah Daerah  menetapkan rencana pembangunan ketahanan keluarga yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dengan mengacu kepada Rencana Pembangunan Ketahanan Keluarga yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dokumen Raperda PPKK ini terdiri dari 12 Bab dengan 29 Pasal.  Bab I tentang Ketentuan Umum terdiri dari 1 Pasal. Bab II tentang Asas dan Tujuan, terdiri dari 2 Pasal yakni bagian kesatu Asas dan yang kedua Tujuan. Bab III tentang Ruang Lingkup terdiri dari 1 Pasal yakni ruang lingkup PPKK meliputi pelaksanaan, pembinaan, pengawasan, pengendalian dan peningkatan peran serta organisasi kemasyrakatan. Bab IV tentang Pelaksanaan, terdiri dari 15 Pasal, mulai pasal 5 sampai dengan pasal 19. Bab V tentang Tim Pembina Ketahanan Keluarga terdiri dari 2 pasal. Bab VI tentang Kerja Sama, hanya 1 pasal, Bab VII tentang Sistem Informasi hanya 1 pasal, Bab VIII tentang Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian (1 pasal), Bab IX tentang Peningkatan Peran Serta Organisasi Kemasyarakatan ( 1 pasal), Bab X Penghargaan (1 pasal), Bab XI tentang Pembiayaan ( 1 pasal) dan bab XII tentang Ketentuan Penutup (2 pasal).

Raperda ini dibuat, bertujuan membangun ketahanan keluarga dengan cara memenuhi kebutuhan fisik, sosial, mental dan spiritual setiap keluarga serta memadukan setiap upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha dalam membangun ketahanan keluarga. Oleh karena itu, inisiatif DPRD Kota Bogor menerbitkan Perda PPKK perlu mendapat dukungan semua pihak. *** (humas dprd)