Presiden Jokowi Bertemu Rapper Rich Brian di Istana Bogor

Bogor – Presiden Joko Widodo pagi ini menerima kedatangan seorang rapper asal Indonesia yang berkarier dan menorehkan prestasi di industri musik Amerika Serikat, Brian Imanuel Soewarno, atau lebih dikenal dengan nama Rich Brian. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 7 Juli 2019, sekira pukul 10.10 WIB.

Brian datang bersama dengan keluarganya, didampingi oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, dan Wishnutama. Mereka tampak duduk semeja dengan Presiden dan membicarakan sejumlah hal, utamanya mengenai karier Brian dan industri musik Tanah Air.

“Tadi ngobrolin tentang musik dan album saya berikutnya. Ini pertama kali masuk Istana, pertama kali ketemu Pak Jokowi juga,” kata Brian selepas pertemuan.

Pria kelahiran 3 September 1999 tersebut diketahui menorehkan rekor sebagai artis Asia pertama yang mampu memuncaki tangga album iTunes untuk musik hip hop. Brian juga pernah masuk ke dalam daftar tahunan bertajuk “Forbes 30 Under 30: 2018” yang merupakan apresiasi atas pencapaian karier mereka dan pengaruhnya bagi sekitar.

“Brian ini melambangkan untuk kita sebagai seorang anak muda yang berani merambah dunia dengan kariernya sendiri,” ujar Kepala Bekraf, Triawan Munaf, dalam kesempatan yang sama.

Prestasi Brian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi tersendiri bagi para muda-mudi Indonesia lainnya untuk dapat berprestasi. Berkaitan dengan itu, tahun ini Bekraf menggelar kembali program Indonesia Creative Incorporated (ICINC) yang bertujuan mempromosikan dan membina talenta kreatif Indonesia ke pasar domestik sekaligus internasional. Mengusung tema “Indonesia Rising”, ICINC hendak melahirkan talenta-talenta baru untuk mengikuti jejak Brian dan musisi Indonesia lainnya untuk menjejak panggung dunia.

“Kita sekarang sudah ada program ICINC (Indonesia Creative Incorporated) dengan tema ‘Indonesia Rising’ dengan membawa 5 orang artis Indonesia yang dikurasi dari 500 artis Indonesia,” ucap Triawan.

“Jadi kita mohon doa dan dukungannya bahwa kita nanti akan ada artis-artis Indonesia yang mendunia dengan karakter, kekuatan, dan perjuangannya sendiri,” imbuhnya.

Sumber: Biro Pers Istana Kepresidenan

Golkar Jagokan Kembali Marwan Jadi Bupati Sukabumi

Sukabumi – Marwan Hamami kembali diusung untuk maju di Pilkada Kabupaten Sukabumi Tahun 2020. Hal tersebut terungkap dalam Rapimda Partai Golkar Kabupaten Sukabumi yang telah di laksanakan dari Hari Selasa (02/07/2019) sampai Rabu (03/07/2019) di salah satu hotel di kawasan Selabintana Kabupaten Sukabumi.

“Marwan Hamami telah di tunjuk dan dinyatakan siap untuk maju dalam Pilkada Tahun 2020 mendatang. ” Ujar Ketua Steering Comitee (SC) Rapimda Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Dedi Sutisna.

Menurut Dedi, Golkar sudah dapat masukan dari para Ketua PK, Dewan Penasehat, Organisasi Sayap, serta kader dan pengurus partai. Semuanya mendukung untuk pencalonan Marwan Hamami.

Menanggapi hal tersebut, Marwan Hamami mengatakan. “Masih ada beberapa tahapan yang harus di lakukan agar dapat melennggang dalam Pilkada nanti.” Ucap Marwan.

“Ya, seperti melakukan konsolidasi di internal partai sehingga dapat menempuh tahapan dan mekanisme lainnya sesuai aturan partai. Doakan saja agar semuanya lancar.” Ujar Marwan menutup perbincangan. ( JJ)

Ketua PWI Pusat Apresiasi Program Kerja PWI Kota Bogor

BOGOR – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonsesia (PWI) Pusat Atal Sembiring Depari meresmikan kantor PWI Kota Bogor di Jalan Kesehatan, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Peresmian gedung baru kantor PWI Kota Bogor dirangkaian dalam acara Halal Bihalal rembug guyub wartawan Bogor Raya. Kantor PWI yang sempat terbengkalai selama tiga tahun karena mengalami ambruk itu mulai direnovasi pada Februari 2018 dan akhirnya diresmikan Rabu (3/7/2019).

Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti menceritakan kembalinya marwah PWI di Kota Bogor berawal dari semangat seluruh wartawan di Bogor untuk membangun kembali PWI di Kota Bogor. Meski saat itu dalam keadaan bangunan kantor yang rata dengan tanah, namun dengan niat dan tekad yang kuat serta dukungan dari berbagai pihak Kantor PWI Kota Bogor pun bisa berdiri kembali.

“Iya waktu itu bismillah kita akan memulai kegiatan kembali diantara reruntuhan gedung melalui kilas balik insan pers Bogor kita membuat acara pameran foto jurnalistik itu menjadi cikal bakal dari kumpulnya kita karena tanpa hpn kita tak akan disini,” ujarnya saat mengisi sambutan.

Dalam peresmian gedung itu juga dilakukan memorandum of understanding atau (MoU) antara PWI Kota Bogor dengan BPJS kesehatan. Aritha mengatakan bahwa penandatanganan MoU itu sebagai upaya PWI Kota Bogor untuk meningkatkan kesejahteraan para wartawan. Karena dalam menjalankan tugasnya seorang wartawan memiliki pola rutinitas pekerjaan yang waktunya tidak teratur. Bahkan seorang wartawan bisa bekerja lebih dari delapan jam untuk menjalankan tugas reportasenya.

“Peningkatan kesejahteraan untuk wartawan kita wujudkan dengan MoU dengan BPJS mungkin sejarah dan ini yang pertama wartawan mendaftarkan anggotanya sebagai anggota BPJS bagi yang memanng tidak di cover dengan perusahaaan medianya, iya karena wartawan ini pola waktu bekerjanya tidak teratur untuk itu perlu ada jambinan kesehatan bagi wartawan saat menjalankan tugasnya,” jelasnya.

PWI Kota Bogor juga terus berusaha meningkatkan kompetensi para anggotanya melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Pada kesempatan itu juga diserahkan sertifikat kepada wartawan yang telah lulus dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke 25 di Kota Bogor pada Desember 2018 lalu. Bukan hanya meningkatkan kompetensi, dan kesejahteraan wartawan, PWI Kota Bogor juga memiliki program untuk merenovasi mushala An Naba yang berada di Komplek PWI Kota Bogor.

Sementara itu Ketua Umum PWI Pusat, Atal Sembiring Depari sangat mengapresiasi program kerja dari PWI Kota Bogor yang sudah banyak melakukan terobosan terobosan dan kemajuan signifikan. Bahkan Atal menyebut PWI Kota Bogor sudah selangkah lebih maju dengan melakukan MoU dengan BPJS kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan wartawan dan memberikan fasilitas kesehatan kepada wartawan.

Tak hanya itu mengenai uji kompetensi wartawan, Atal pun mengapresiasi PWI Kota Bogor yang terus meningkatkan kemajuan kesejahteran anggotanya dengan adanya koperasi di PWI Kota Bogor.

“Kami akan terus mendidik anggota kami agar terus profesional dan kompeten, disini ada program BPJS, disini ada pembangunan ibadah musholanya. Indahnya program di Bogor ini untuk kesejahteraan dunia dan akhirat kemudian ada renovasi mushola. Saya kira ini sejalan keduanya akan membuat  tumbuh semakin besar PWI Kota Bogor akan terus menjadi lebih besar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu turut hadir juga Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Pimpinan DPRD Kota Bogor, petinggi partai, para organisasi perangkat daerah, pimpinan ormas dan anggota ormas.

Waki Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi pembangunan Kantor PWI Kota Bogor dan uji kompetensi wartawan. Karena menurut Dedie wartawan merupakan profesi yang sangat memiliki integritas.

“Sikap pers itu ada tiga, yang pertama sikap jujur yang kedua nilai nilai integritas dan ketiga adalah setia pada keadilan jadi kalaupun kurus tidak jadi masalah selama memiliki hati nurani dan kejujuran serta integritas dan setia kepada keadilan,” katanya.

Sebagai pilar keempat demokrasi, Dedie mengatakan bahwa pers memiliki peran yang sangat penting dalam ikut membangun demokrasi dan negara.

“Kenapa saya sangat konsen juga terhadap pembangunan Kantor PWI Kota Bogor karena memang dalam membangun demokrasi pers ini tidak bisa ditinggalkan saya pikir bantuan moral materil sangat diperlukan karena kalau pers maju insya Allah negara juga maju,” tuturnya.

Dedie juga mengapresiasi PWI Kota Bogor yang bisa menghadirkan para petinggi partai di Kota Bogor, pimpinan DPRD, para OPD dan para pimpinan Ormas.

“Setelah pasca pilpres ini ketua ketua pimpinan ormas dan partai dengan PWI mengundang tokoh dan ormas Kota Bogor ini tetap kondusif, kokoh, nyaman dan aman,” katanya.

Dalam kesempatan peresmian itu pengurus PWI mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur dan semua pihak yang sudah memberikan bantuannya baik secara moril maupun materi. PWI Kota Bogor juga memberikan penghargaan kepada pihak pihak yang selama ini berkontribusi dalam mewujudkan gedung baru PWI Kota Bogor.

DEMI TUGAS, PAK POLISI INI LEBARAN DENGAN VIDEO CALL

Sukabumi – Momen Hari Raya Raya Idul fitri adalah momentum yang di tunggu – tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia. Berkumpul bersama keluarga, sanak family, saling berkunjung untuk mempererat tali silaturahmi.

Sangatlah beruntung untuk mereka yang bisa merayakan hari kemenangan tersebut bersama keluarga besarnya masing – masing. Namun lain cerita untuk para anggota Polri yang tetap berrtugas di saat lebaran.

Salah satunya adalah Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Kota Sukabumi,Aiptu Agus Hermana. Yang rela berlebaran di Pos Pam Objek wisata Situ Gunung Sukabumi.

“Ini sudah menjadi tuntutan tugas dan merupakan tanggung jawab kami yang harus di laksanakan.” Ujar Agus saat di temui reporter engingengnews.com di Pos Pam Objeck Wisata Situ Gunung Sukabumi, Minggu ( 9/6/2019).

“Kami rela meninggalkan keluarga bahkan tidak mudik ke kampung halaman demi memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang akan berkunjung ke tempat wisata ini.” Terang Bapak yang di karuniai 2 (dua) orang anak ini.

“Sebuah kebanggaan bagi kami terutama yang bertugas saat ini bisa mensukseskan di momen lebaran, dan biasanya untuk mengurangi rasa kangen ketika kami tidak bisa berlebaran bersama keluarga. Yang paling simple adalah melakukan video call kepada keluarga, toh sama saja berlebaran juga.” Kata Agus sembari bersiap melakukan sambungan video call ke keluarganya. (JJ)

Minal Aidzin Walfa Idzin Mohon Maaf Lahir Dan Bathin..

Ramadhan bulan yang penuh maghfiroh telah meninggalkan kita, Insya Allah hasil berpuasa selama sebulan penuh keimanan dan ketaqwaan kita semakin tebal.

Menjadi diri yang hangat oleh siraman kasih sayang-Nya.

Taqabbalallaahu minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim wa ja’alanaallahu wa iyyakum minal ‘aaidiin wal faaiziin wal maqbuulin kullu’ammin wa antum bi khair …

H. I Made Supriatna, S.Pd., M.Si.

Kasie Pengawasan KCD Wilayah II Dinas Pendidikan Jawa Barat

Pertengahan Ramadhan Pasien Darah Tinggi Meningkat

Kota Bogor – Jelang pertengan lebaran pasien yang berkunjung dipuskesmas Pulo Armyn berkurang drastis, namun dari sepertiga pasien yang datang mengidap darah tinggi selebihnya batuk pilek, magh dan gangguang pencernaan,  hal ini dikatakan Kepala Puskesmas dr. Djohan Musali, M.Kes.

“hari pertama puasa pasien yang datang masih tinggi, namun dihari kedua hingga hari ini menurun drastis,”  kata Djohan, Rabu (23/05).

Menurut Djohan meskipun jumlah pasien menurun namun pelayanan dibulan suci ramadhan puskesmas tetap melayani full dengan dokter umum yang tetap siaga dan dokter gigi, bahkan khusus untuk persalinan puskesmas standbye 24 jam untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“6 orang dokter umum, 1 orang dokter gigi, 6 orang bidan dan semua petugas tetap melayani seperti biasa meskipun dibulan ramadhan, ‘ tuturnya.

Salah seorang pasien bernama Eko (52thn) warga Tajur mengatakan bahwa dirinya memilih datang kepuskesmas untuk berobat, selain gratis menggunakan bpjs juga tidak terlalu ngantri dan khusus untuk pelayanan dipuskesmas pulo armyn cukup baik.

“pelayanan bagus ramah, dokternya juga baik dan tidak ngantri sperti dirumah sakit, ” ungkap Eko, Rabu (23/05).

Sementara Mulyati (32thn) mengatakan sejak awal kehamilan dirinya berkonsultasi dipuskesmas pulo armyn, pasalnya selain mudah dijangkau juga sudah cocok dengan bidan yang bertugas.

“konsultasi disini alhamdulillah tidak ribet dan ngantri, dan murah,” ujar Mulyati.

Puskesmas Pulo Armyn yang terletak dikawasan tajur memiliki fasilitas ruang pemeriksaan dewasa dan anak, ruang persalinan, ruang nifas, ruang gigi, ruang obat, ruang lab,  ruang tindakan dan juga ruang bermain anak. (boy)