Melek Jurnalistik Dikalangan Milenial

Kota Bogor – Puluhan siswa dari 4 sekolah diantaranya SMAN 3, SMA Bhakti Insani, SMA PGRI I dan SMAN 7 Kota Bogor selasa pagi mengikuit kegiatan melek jurnalistik bersama di SMAN 3 Kota Bogor.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh kepala SMA Negeri 3 Bogor Endang Kusnawan ini merupapakan kegiatan eskul bagi siswa agar kedepan para siswa melek jurnalistik diera digital.

“Kami berharap para siswa yang mengikuti pelatihan jurnalistik ini mampu membedakan mana infomasi yang positif dan mana informasi hoax, ” ungkap Kepala SMAN 3 Endang Kusnawan, Selasa (11/12).

Sementara salah seorang siswa Meida mengatakan kegiatan pelatihan jurnalistik diera milineal ini sangat punya manfaat pasalnya banyak informasi dimedia sosial yang telah banyak membangun framing negatif dikalangan milenial.

“Selain dilatih membuat naskah dan pengambilan gambar foto dan video dengan pelatihan jurnalistik hari ini kami bisa memahami mana informas yang positif mana info hoax, ” ujar Meida, Selasa (11/12).

Sebagai narasumber kegiatan melek jurnalistik, dalam penjelasannya Bagus mengatakan bahwa dalam pemaparannya diberikan pelatihan kaitan penulisan naskah, pengambilan gambar, etika sebagai jurnalistik dan UU Pers. (boy)

Cegah Merokok, Dinkes Kota Bogor Akan Gelar FGD Disetiap Sekolah

Kota Bogor – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Rubaeah merasa prihatin,  pasalnya dari hasil data penelitian tahun 2016 sebanyak 15 persen pelajar dikota hujan merupakan perokok. “Pelajar di Kota Bogor jumlahnya 11 ribuan. Sekitar 15 persennya perokok, baik laki-laki maupun perempuan. Ini data hasil penelitian tahun 2016,” ungkapnya di sela kampanye #TeuHayangNgarokok dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-54 di Taman Ekspresi, Sempur, Sabtu lalu (24/11/2018).

Karena itu, lanjut Rubaeah, pihaknya menaruh perhatian yang besar terhadap generasi yang akan datang sesuai program pemerintah dan nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, salah satunya ingin mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan sehat tanpa asap rokok.

“Untuk itu Pemerintah Kota Bogor berkomitmen mengendalikan tembakau di wilayah Kota Bogor. Melalui kegiatan hari ini kita berharap kehadiran semuanya mendukung komitmen kita,” harapnya.

Rubaeh menambahkan, sejak 2009 Kota Bogor telah mengendalikan tembakau dengan diterbitkan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR) nomor 12 Tahun 2009. Perda tersebut untuk melindungi para perokok pasif, anak-anak, para ibu dan wanita.

Lebih jauhnya ingin mencegah perokok pemula dimana para generasi muda khususnya para siswa siswi sudah tertarik dengan rokok melalui adanya iklan-iklan rokok dan lingkungan perokok. “Untuk itu perlu adanya pencegahan agar kita memiliki generasi yang berkualitas, bermutu dan sehat,” ujarnya.

Untuk mencegah para siswa agar tidak merokok, lanjut dia, Dinkes mempersiapkan program yang tujuannya menangani para perokok yang masih usia sekolah salah satunya Focus Group Discussion (FGD) di sekolah-sekolah. Setiap pekan, Duta Muda Sehat Kota Bogor melakukan sosialisasi dan memberikan informasi serta penyuluhan akan bahaya merokok, menghindari lingkungan yang penuh rokok dengan menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan.

Dinkes Kota Bogor bertekad untuk para generasi muda Kota Bogor dari bahaya rokok melalui penyuluhan-penyuluhan ke sekolah-sekolah.Hal ini menurut Rubaeah diperlukan mengingat para pelajar memiliki kerentanan akan menjadi sasaran rokok. (boy)

Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

Nabi Muhammad SAW menunjukkan kepada kita kepatuhan dan kesetiaan, hak, kebenaran, belas kasihan, hati nurani, keadilan, kebajikan, kesabaran dan toleransi dengan kehidupan teladannya.

  • Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H.

#maulidnabi #maulidnabimuhammadsaw #nabimuhammadsaw #pdamkotabogor #pdamtirtapakuan #welovebogor #bogohkabogor

Selamat Hari Pahlawan

Hari ini tugas kita adalah menjadi pahlawan selanjutnya, pahlawan hari ini, yang terus mnggelorakan semangat kepahlawanan, perjuangan, keikhlasan, mengisi kemerdekaan, bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya orang lain.

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2018

“Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”

#indonesia #haripahlawan #haripahlawan2018 #pahlawannasional #indonesiamerdeka #pdamkotabogor #pdamtirtapakuan #welovebogor #bogohkabogor

AKU CINTA SEHAT, AYO HIDUP SEHAT MULAI DARI KITA

“Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-54 Tahun 2018”

Kota Bogor – Sejarah lahirnya Hari Kesehatan Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 November berawal dari upaya pemberantasan penyakit Malaria di Indonesia. Di era 50-an, penyakit Malaria mewabah di Indonesia. Penyakit ini menjangkiti hampir semua masyarakat di seluruh negeri.

Terdapat ratusan ribu orang yang tewas akibat wabah Malaria tersebut. Akibat banyaknya korban yang jatuh, pemerintah kemudian segera mengambil tindakan dengan melakukan beragam upaya untuk membasmi Malaria. Upaya pembasmian penyakit Malaria dimulai tepatnya pada tahun 1959 dengan dibentuknya Dinas Pembasmian Malaria oleh pemerintah. Empat tahun kemudian, yaitu pada tahun 1963, namanya kemudian diganti menjadi Komando Operasi Pembasmian Malaria yang disingkat menjadi KOPEM. Upaya pembasmian ini dilakukan oleh pemerintah dengan dibantu organisasi kesehatan dunia WHO dan USAID.

Dengan dilakukan upaya pemberantasan Malaria tersebut, pemerintah berharap Malaria bisa benar-benar diberantas. Bentuk upaya pemberantasan penyakit Malaria sendiri dilakukan dengan menggunakan obat jenis DDT. Penyemprotan obat ini dilakukan secara massal ke rumah-rumah penduduk yang ada di pulau Jawa, Bali dan Lampung. Presiden Soekarno yang menjabat sebagai Presiden RI kala itu, melakukan penyemprotan pertama secara simbolis pada tanggal 12 November 1959, bertempat di desa Kalasan, Yogyakarta. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) untuk diperingati setiap tahunnya.

Tema perayaan HKN setiap tahunnya berbeda-beda. Namun, tentu saja dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia sekaligus pemahaman mereka akan pentingnya hidup sehat. Biasanya, akan ada beragam kegiatan yang dilakukan guna meramaikan acara yang diawali oleh pembukaan dari Menteri Kesehatan ini. Terlepas dari bentuk acara dan jenis kegiatan yang ada di dalamnya, perayaan HKN sendiri tidak akan berjalan dengan mulus tanpa dukungan semua pihak. Diperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dengan kepala daerah, dunia usaha, sampai dengan organisasi kemasyarakatan agar persiapan acara bisa dilakukan dengan baik. Dukungan masyarakat juga diperlukan dengan berpartisipasi langsung selama acara, baik dengan mengikuti lomba atau hanya sekadar hadir untuk mendengarkan talk show tentang kesehatan yang biasanya diberikan.

Menyongsong perayaan Hari Kesehatan Nasional yang ke-54 pada tanggal 12 November 2018 mendatang, marilah kita mengkaji kembali apa yang sudah berhasil dicapai dengan adanya perayaan tersebut. Saat ini masyarakat sudah semakin mudah untuk mengakses fasilitas kesehatan. Terbukti dengan adanya peningkatan pelayanan kesehatan di berbagai daerah, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Selain peningkatan pelayanan kesehatan, infrastruktur fasilitas kesehatan pun sudah semakin memadai, tersedia jaminan kesehatan nasional (JKN) dengan sistem gotong royong. Untuk daerah-daerah terpencil, bahkan pemerintah sudah menyediakan flying doctor dan rumah sakit bergerak, sehingga pelayanan kesehatan juga bisa menjangkau daerah-daerah tersebut.
Momentum Hari Kesehatan Nasional ke-54 Tahun 2018 menjadi pengingat publik bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila semua komponen bangsa; masyarakat, organisasi kemasyarakatan, swasta berperan serta dalam upaya kesehatan, dengan lebih memprioritaskan promotif-preventif dan semakin menggalakkan serta melembagakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), tanpa mengabaikan kuratif-rehabilitatif. Pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan praktisi turut ambil bagian dalam peringatan HKN untuk mendukung pembangunan kesehatan Masyarakat semakin mengerti arti penting perilaku dan lingkungan sehat, serta melakukan gerakan hidup sehat, baik di keluarga, tempat kerja, tempat-tempat umum dan fasilitas lainnya.

Dengan mengacu pada Buku Panduan HKN Ke-54 tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Kementria Kesehatan RI, bahwa tema HKN Ke-54 Tahun 2018 adalah “Aku Cinta Sehat”, dengan sub tema “Ayo Hidup Sehat…Mulai Dari Kita” dan pesan-pesan pendukung sebagai berikut :
SALAM SEHAT, SEHAT INDONESIA
Keluarga Sehat, Indonesia Kuat
Wujudkan Indonesia Sehat dengan promotif dan preventif
Sehatkan diri dan sekitar, mulai dari kita
INTEGRITAS: “Sehat Tanpa Korupsi”. Jaga Diri, Jaga Teman, Jaga Kementerian Kesehatan
Etos Kerja : “Sehat Melayani.” Cepat (No Delay), Tepat (No Error), Bersahabat (No Complaint)
Gotong royong:“Indonesia Sehat”. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat
Budaya Kerja Harian :

1T : Minimal 1 pekerjaan tuntas setiap hari
2K : Minimal 2 kebaikan setiap hari
3S : Senyum, Sapa, Salam
4M : Hadir 4 menit sebelum kegiatan dimulai
5R : Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin

Peringatan HKN Ke-54 Tahun 2018 Tingkat Kota Bogor dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dan lomba yang melibatkan berbagai institusi kesehatan yang ada di Kota Bogor mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik, Apotik, Laboratorium, Akademisi, SMK Kesehatan,dll.

Berikut rangkaian Kegiatan dan Lomba dalam memperingati HKN Ke-54 Tingkat Kota Bogor Tahun 2018, diantaranya :
Lomba-lomba Olah Raga
Lomba Bola Volley (Pa/Pi, Tanggal 8 – 10 Oktober 2018, tempat Halaman RS Marzoeki Mahdi)
Lomba Tenis Meja Beregu (Pa, Tanggal 11-12 Oktober 2018, tempat Gedung Parkir RS Hermina)
Lomba Bulu Tangkis Beregu 9Pa, Tanggal 15-17 Oktober 2018, tempat GOR Taman Yasmin)
Lomba Futsal (Pa/Pi, Tanggal 22-24 Oktober 2018, tempat Lap. Futsal Taman Yasmin)
Lomba-Lomba Seni
Lomba Menyanyi Duet (Tanggal 29 Oktober 2018, tempat Gedung Serbaguna RS Hermina)
Lomba Hand Hygiene Dance (Tanggal 30 Oktober 2018, tempat Gedung Serbaguna RS Hermina)
Lomba MTQ (Tanggal 1 Nopember 2018, tempat Gedung Serbaguna RS Hermina)
Lomba Kantor Pemerintah Bersih dan Sehat (Bulan Juli dan Agustus 2018)
Lomba Cipta Inovasi Puskesmas (tanggal 24 Oktober 2018, tempat Aula RS PMI)
Pemilihan Duta Muda Sehat Tingkat Kota Bogor Tahun 2018 (awal Nopember 2018)

Lomba Vlog #teuhayangngaroko Tingkat Kota Bogor tahun 2018 (akhir Nopember 2018)
Upacara Peringatan HKN ke 54 pada hari Senin, 12 November 2018, tempat di Area Depan GOR Pajajaran Kota Bogor diikuti oleh seluruh insan kesehatan dari berbagai institusi kesehatan di Kota Bogor.

Acara puncak HKN Ke-54 Tingkat Kota Bogor yang akan dihadiri Bapak Walikota Bogor, diawali dengan carnaval institusi kesehatan, senam sehat bersama, pengumuman dan pemberian hadiah lomba, hiburan,dll.

Nah, sudah siapkah Anda untuk ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun ini? Ingat, partisipasi dan dukungan Anda sangat berharga demi tercapainya masyarakat Kota Bogor dan masyarakat Indonesia yang lebih sehat.

Nopember 2018
Seksi Infokes dan Humas
Dinas Kesehatan Kota Bogor

Selamat Hari Santri

Santri adalah generasi penerus yang tidak hanya agamis tapi intelek.

Bangsa yang besar dibelakangnya ada santri yang selalu berdoa dan berusaha.

Selamat Hari Santri Nasional 20 #harisantri2018 #indonesia #pemudaindonesia #pdamtirtapakuan #pdamkotabogor #bogohkabogor #welovebogor #santri #santriwati #santrikeren

PDAM Tirta Pakuan Menjadi Duta Air Jawa Barat

Kota Bogor – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menjadi tuan rumah Sosialisasi Pelajar Duta Air Provinsi Jawa Barat tahun 2018 untuk wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane.

Sosialisasi yang berlangsung di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng pada Rabu (26/9/2018) ini diikuti 50 siswa SMA/sederajat di wilayah Kota Bogor dan sekitarnya.

Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jawa Barat yang menginisiasi kegiatan ini melihat, kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Jawa Barat, khususnya Ciliwung dan Cisadane, sudah sangat memprihatinkan. Maka dari itu perlu diambil upaya pencegahan sejak dini agar tidak semakin parah di masa yang akan datang.

Para siswa yang mengikuti kegiatan ini diberi pemahaman tentang pentingnya menjaga aliran sungai agar dapat dinikmati manfaatnya. Salah satu yang paling nyata adalah pemanfaatan Sungai Cisadane yang menjadi sumber air baku PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, serta Sungai Ciliwung yang akan digunakan menjadi sumber air SPAM Katulampa.

Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Syaban Maulana sangat senang Pemerintah Provinsi Jawa Barat begitu peduli terhadap pelestarian DAS di wilayah Jawa Barat, khususnya sungai Cisadane dan Ciliwung.

Sungai Cisadane begitu penting bagi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor karena menjadi sumber air baku bagi 80 persen pelanggan.

Kepada para pelajar yang mengikuti sosialisasi, termasuk perwakilan Dewan Sumber Daya Air Nasional, Dirtek menyampaikan bahwa kondisi bagian hulu Sungai Cisadane sudah cukup memprihatinkan. Keberadaan industri-industri besar serta kebiasaan buruk masyarakat telah mempengaruhi air baku yang masuk ke IPA Dekeng. (humas)

#pdamtirtapakuan #pdamkotabogor #infopdamkotabogor #pelayanan #pelayananpelanggan #bogohkabogor #welovebogor

Daar En Nisa Sekolah Khusus Wanita Mewujudkan Generasi Sholihah Di Kota Bogor

Kota Bogor – Sekolah Daar En Nisa Islamic  School (JHS) yang berada dikawasan Jalan Perdana Raya No. 30 Budi Agung Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor merupakan sekolah pertama khusus wanita di Kota Bogor.

Hadir dalam rangka mewujudkan Generasi Sholihah yang unggul dalam Iman Ilmu dan Amal, sekolah yang berada dibawah naungan Yayasan An Nahl 128 ini terus melakukan inovasi, baik dalam kegiatan pendidikan siswa maupun dalam membenahi fasilitas gedung sekolah.

Menurut Kepala Sekolah DR. Apriana Dian MPd, sekolah Daar En Nisa dibangun untuk mendidik terbentuknya generasi muslimah yang bertaqwa,  cerdas dan mandiri.

“Dengan memadukan aspek iman, ilmu dan amal daar en nisa hadir untuk mewujudkan generasi muslimah yang unggul dalam Iman Ilmu dan Amal,” ujar kepala sekolah yang akrab disapa Ummi Dian ini,  Selasa (19/09).

Menurut Ummi Dian, Daar En Nisa hadir 5 tahun lalu, tepatnya pada tanggal 5 April 2014, melalui proses panjang akhirnya SMP dan SMA yang muridnya khusus wanita dan satu-satunya dikota bogor ini telah 2 kali meluluskan siswi SMA dan berhasil diterima dibeberapa universitas negeri.

“Alhamdulillah, beberapa lulusan SMA daar an nisa ada yang diterima di UI,  Unpad, dan juga IPB, ‘ tandasnya.

Para siswi Daar En Nisa selain belajar dengan kurikulum 2013, juga diberikan pendidikan ekstrakulikuler tata busana, tata boga, media kreatif,  rambut dan kecantikan dan juga pembelajaran dengan menggunakan perangkat IT.

“Mereka yang sekolah baik SMP maupun SMA semua punya hak yang sama untuk belajar ekstrakulikuler yang disediakan disekolah, ” pungkas Ummi Dian. (gus)

Ssstt… 50 Jabatan Kepala Sekolah Dasar Mau Pensiun

Kota Bogor – Kurang lebih 50 jabatan Kepala Sekolah Dasar di Dinas Pendidikan Kota Bogor diakhir tahun 2018 hingga 2019 akan memasuki masa purna bakti, hal ini dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor H. Jana Sugiana diruang kerjanya saat menerima rombongan kerja anggota DPRD Kabupaten Badung – Bali

Menurutnya, untuk mengantisipasi kekosongan jabatan kepala sekolah tersebut Dinas Pendidikan Kota Bogor saat ini sudah menyiapkan para calon pengganti dengan mengikutsertakan para calon kepala sekolah yang sudah lulus verifikasi untuk mengikuti pelatihan LP2KS (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah)  di Solo.

“Untuk menjadi Kepala Sekolah syaratnya harus lulus verifikasi dan lulus LP2KS, dan minggu lalu Dinas Pendidikan Kota Bogor telah mengirimkan calon kepala sekolah tersebut ikut LP2KS di Solo, ” kata H. Sujana, Senin (17/09).

Diharapkan mereka yang sudah lulus dalam mengikuti LP2KS ini mampu dan siap saat diberikan kepercayaan untuk direkomendasikan menggantikan Kepala Sekolah yang sudah memasuki masa pensiun. (boy)

Gelar Rakornas ForNas Bhineka Tunggal Ika Ajak Teguhkan Nilai Ke Indonesiaan

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat ForNas menggelar rapat kerja organisasi nasional (Rakornas) Pertamanya di Jakarta, selama 2 hari Jumat hingga Sabtu (13-18).

Dalam rakornas yang digelar dihotel Grand Tjokro ini selain Jajaran Pimpinan DPP, Dewan Pakar dan Dewan Pertimbangan hadir jajaran Pengurus DPD dan DPC dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum ForNas Syaiful Rohim mengatakan selain ajang konsolidasi dan silaturahmi, Rakornas pertama ini diisi dengan berbagai materi soal kebangsaan, kebhinekaan, hukum, politik dan ekonomi oleh beberapa narasumber AS Hikam, Sugeng Teguh Santoso, Ichsan Malik, Gildas Deograt, Yongky Sosilo, Ari Soemarno dan juga Syaiful Arif penulis buku Islam,  Pancasila dan Deradikalisasi.

“Kita berharap hasil diskusi dan pembekalan dari kegiatan rakornas ini, anggota fornas bhineka tunggal ika mampu menularkan nilai fositif soal nilai-nilai kebangsaan didaerahnya masing-masing, ” kata Syaiful, Sabtu (15/09).

Ditambahkannya anggota dan pengurus ForNas ada dari semua unsur pastinya mereka yang mencintai bangsa ini dengan pancasila dan bhineka tunggal ika.

“Mari bersama ForNas Bhineka Tunggal Ika kita teguhkan nilai-nilai ke Indonesiaan dengan Pancasila, ” tandas Syaiful. (boy)