Peringati Haornas 2019, SMAN 4 Kota Bogor Senam Maumere Bersama..

Kota Bogor – Memperingati Hari Olah Raga Nasional ratusan siswa – siswi SMA Negeri 4 Kota Bogor bersama guru dan Kepala Sekolah menggelar senam Maumere bersama, Senin (09/09/2019).

Kepala SMA Negeri 4 Kota Bogor, Hj. Enung Nuripah, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan senam yang digelar selepas upacara bendera ini merupakan momentum kebersamaan dalam memeriahkan Haornas 2019 di sekolah yang berada dijalan Bogor Nirwana Residance tersebut.

“Selain untuk kesehatan, momentum Haornas ini menjadi ajang kebersamaan dan kegembiraan para murid dan guru untuk senam maumere,” Ujar Hj. Enung, Senin (09/09).

Sementara salah seorang siswa kelas 12 Olivia mengatakan, senam massal maumere secara bersamaan baru pertama kali dilakukan dalam momentum hari olah raga nasional ini, bahkan menurut Olivia yang memimpin senam maumere adalah siswa kelas XI.

“Seru deh dihari olah raga nasional 2019 ini, sehatnya dapat, gembira kebersamaannya juga dapat, pokoknya happy kita, ” ungkapnya.

Kegiatan senam bersama yang melibatkan semua unsur disekolah ini hanya dilakukan satu jam dari pukul 08.00 hingga 09.00 pagi dan dilanjut kembali belajar sperti biasa. (boy)

Tim Fast Rebut Piala Presiden di 3rd Bogor Open Archery Championship

Bogor – Piala Presiden Jokowi yang diperebutkan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan 3rd Bogor Open Archery Championship, akhirnya direbut oleh tim FAST dari Jakarta, setelah berhasil mengumpulkan 17 emas, 7 perak dan 7 perunggu, Minggu (14/07).

Kejurnas Panahan yang di gelar di Komplek Stadion Pajajaran, Tanah Sareal, Kota Bogor tersebut, secara resmi di tutup oleh Ketua Umum (Ketum) Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) Kelik Wiriawan, pada akhir pekan kemarin.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Kelik menyampaikan Selamat kepada para juara khususnya juara umum yang berhasil merebut piala Presiden.

“Selamat pada para juara khususnya juara umum , semoga hasil ini menjadi pecut untuk lebih dan lebih meningkatkan lagi prestasi para atlit panahan sehingga dapat menjadi atlet nasional hingga dapat membela Merah Putih di even internasional,” ujar Kelik, Minggu (14/07).

Terkait pola pembinaan ke depan, pihaknya mengatakan bahwa nanti Perpani akan mempopulerkan panahan di sekolah-sekolah mulai dari SD, SMP hingga SMU bahkan hingga ke perguruan tinggi.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Surbakti, yang turut mengalungkan medali kepada para juara, mengatakan bahwa kedepan PWI akan lebih berperan dalam berbagai cabang olahraga di Kota Bogor.

“Khususnya cabang panahan, sebagai eksistensi dan kepedulian serta keikut sertaan lembaga PWI sebagai organisasi kewartawanan demi masyarakat Bogor,” ujarnya.

Dirinya bahkan sudah melakukan pembicaraan awal dengan pihak Perpani Kota Bogor, untuk melakukan kerjasama dalam menyelenggarakan even-even se kelas nasional di Kota Bogor, termasuk sosialisasi dan eksibisi demi kemajuan olahraga khususnya panahan di Kota Bogor.

Sementara itu, hasil pertandingan di hari terakhir Kejurnas kemarin, untuk ronde Barebouw Perorangan putri, juara pertama diraih oleh Kurniati dari Fast Archery, perak oleh Apple Louisa Liu dari BAT Temanggung, dan perunggu oleh Happy Liberty dari Al-Fath Mpro.

Di ronde Aduan Perorangan putri Barebouw, juara pertama diraih Happy Liberty dari Al-Fath dan perak oleh Ummu Fatih dari Al-Ittihad Archery sementara perunggu oleh Apple Louisa Liu dari BAT Temanggung.

Untuk kelas Total Beregu Barebouw Putri, juara pertama Direbut tim Al-Fath Mpro, dengan para atletnya Happy Liberty, Fitri Mulya dan Susan XXN. Sementara perak oleh Fast Archery A dengan atlet Kurniati, Susilowati dan Yeni Fitri. Sedang perunggu oleh tim Master Archery yang menurunkan atletnya, Rina Andriana, Rina Kusaparina dan Fannya Arifina.

Pada Ronde Barebouw Perorangan Putra, juara pertama adalah Kholidin dari Fast Archery, perak oleh Zainal Abidin dari Kompak DJP, seang perunggu oleh Hari Fitriyanto dari BAT Temanggung.

Di kelas Aduan Barebouw Putra, juara pertama, Abu Fathya dari Focus Archery, perak oleh Hari Fitriyanto dari BAT Temenggung dan perunggu diraih Kholidin dari Fast Archery.

Sedangkan di Ronde Barebouw Beregu Putra, juara pertama adalah Focus Archery dengan para atlet Abu Ftaya, Amzar Marzuki dan Hendra Gunawan. Perak diraih oleh Fast Archery A, yang menurunkan atletnya Kholidin, Ony Soerjo dan Hendri Timbat. Untuk perunggu diraih oleh Keluarga Panahan Depok dengan atletnya Erwin Arief, Andri Permana dan Eka Triana.

Usai acara penutupan sekaligus penyerahan hadiah kepada para juara, kepada wartawan, beberapa pimpinan tim dari berbagai daerah, menyatakan kegembiraan sekaligus menyampaikan kepuasaan nya selama menjalani pertandingan Kejurnas ini.

“Ya kami menyatakan puas dan gembira dengan Kejurnas kali ini. Harapan kami ke depan semoga kejurnas semacam ini juga dapat diadakan di berbagai kota dan kabupaten lainnya di Indonesia,” ujar Coach Iwan dari Kontingen Jepun Bali. (admin)

Dampingin Ketua PERPANI, Ketua PWI Kota Bogor Kalungkan Medali Juara 3rd Open Archery Championship

BOGOR – Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani), cabang Kota Bogor, kembali menggelar Kejuaraan Terbuka antar klub, yang diberi nama 3rd Bogor Open Archery Championship. Kejuaran panahan yang memperebutkan piala bergilir Presiden Republik Indonesia ini, adalah kali ketiganya karena kejuaran ini sudah ada sejak 2016 lalu.

Kejuaraan terbuka kali ini diikuti sekitar 93 klub dari berbagai Provinsi dan Daerah se-Indonesia. Mereka mengikut-sertakan sekitar 700 atlit lebih, baik putera maupun puteri. Beberapa daerah yang mendaftarkan diri sekaligus mengirimkan atlitnya diantaranya adalah Papua, Makasar, Bali, Pasuruan, Banyumas, Lampung, dan klub-klub dari Jabodetabek, termasuk tuan tim unggulan dari Kota dan Kabupaten Bogor. Mereka bertanding di Komplek Olah Raga Pajajaran, Jl. Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor, sejak Jumaat (5/7) hingga pekan depan Sabtu (13/7).

Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Panahan Nasional Terbuka, Rizal Barnadi, mengatakan saat technical meeting bahwa Kejuaraan ini digelar untuk yang ke tiga kalinya di Kota Bogor. Rizal menyebut, kejuaraan pertama dan kedua mereka selenggarakan di Lapangan PUSDIKZI, Air mancur, Jl. Sudirman. Untuk kali ini mereka mengalihkan ke komplek Olahraga Pajajaran. “Alhamdulillah untuk kejuaran kali ini, animo pesertanya kian meningkat, yakni diikuti oleh 93 klub dengan melibatkan 700 atlit lebih dari berbagai daerah di Indonesia,” jelas Rizal, memberikan keterangan di Kantor Sekretariat Persatuan Wartaan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Ahad (7/7).

Katagori kelas yang dipertandingkan pada kejuaraan kali ini ada sembilan Divisi. Pertama, Divisi Nasional (Standard Bow) untuk usia kelas SD 1-3 dengan jarak 10 meter. Kedua, Divisi Nasional (Standard Bow) SD  4-6 jarak 15 meter. Ketiga, Divisi Nasional (Standard Bow) SMP jarak 20 meter. Keempat, Divisi Nasional (Standard Bow) Umum jarak 40 meter. Kelima, Divisi Recurve U-17 jarak 30 metet. Keenam, Divisi Recurve Umum jarak 70 meter. Lalu ke tujuh Divisi Compound U-17 jarak 30 meter. Kedelapan, Divisi Compund Umum, jarak 50 meter dan kesembilan, divisi Barebow jarak 20 meter.

Perolehan medali di hari pertama 3rd Bogor Open Archery Championship, masih di dominasi oleh beberapa tim dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dari delapan katagori, tim TNI berhasil merebut empat medali emas.

Hari pertama pelaksanaan 3rd Bogor Open Archery Championship, dipertandingkan delapan katagori masing-masing Total Perorangan Compound Puteri, Total Perorangan Compound Putera, Aduan Perorangan Compound Puteri, Aduan Perorangan Compound Putera dan Total Beregu Putera dan Total Beregu Puteri.

Dari delapan katagori yang dipertandingkan, tim Tni yang diwakili masing-masing oleh Jayakarta Archery Club dari Yonkav Cijantung, Tribuana Archery, dari Kopassus, Jakarta dan Marinir Archery Club, dari Cilandak, Jakarta, berhasil menyabet 4 medali emas.

Hasil perolehan medali di hari pertama  3rd Bogor Open Archery Championship masing-masing adalah Katagori Compound Puteri kelas Perorangan, medali emas diraih Syahara Khoerunisa dari Power Archery, Jakarta, disusul medali perak oleh Linda Yulianti dari Bandung arcehery dan perunggu diraih oleh Puspitasari dari Jayakarta Archery. Untuk Katagori Aduan Perorangan Puteri, medali Emas diraih Syahara Khoerunisa, Perak oleh Linda Yuliati dan Perunggu diraih oleh Puspitasari. Untuk kelas Total beregu Compound Puteri, medali Emas dihasilkan oleh Tim Jayakarta Archery, dari Yonkav, Cijantung, Jakarta, kemudian medali Perak oleh Tribuana Archery, dari Kopassus, Jakarta, dan medali Perunggu diraih oleh tim Jepun Bali Archery, dari Bali.

Selanjutnya, pada katagori Total Perorangan Compound Putera, medali Emas berhasil diraih oleh Danang Arisanto dari Marinir Archery, Jakarta, Perak oleh Kadek Dian Vanagosi dari Gandawa Archery, Bali. Lalu untuk medali Perunggu oleh Danendra Meidi Nayottama dari Perpani Kota Tangerang. kelas Aduan Perorangan, medali emas diraih Danang Arisanto, dari Marinir Archery, kemduian Perak juga oleh Kadek Dian Vanagosi dari Gandawa Archery, Bali dan Perunggu diraih oleh Deki Adika Hastian dari Jalak Harupat Arcehry, Bandung. Lalu di kelas Beregu Compound Putera, medali Emas diraih oleh Tim Marinir Archery, Jakarta, kemudian Perak oleh tim Gandawa Archery, Bali, serta Perunggu oleh Tim Jayakarta Archery, dari Yonkav, Cijantung, Jakarta.

Saat mengalungkan medali kepada para pemenang, Rizal Barnadi yang didampingi Ketua PWI Kota Bogor, menyampaikan ucapan selamat kepada para peraih medali. Dia pun memberi semangat kepada peserta yang belum beruntung, dapat lebih mempertajam pola pelatihan untuk meraih prestasi di bidang perpanahan Nasional. “Prestasi bisa kita raih dengan rajin latihan dan pantang untuk bersedih,” papar Rizal.

Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Surbakti, yang mendapat kehormatan untuk mengalungkan Medali Emas, turut menyampaikan ucapan selamatnya kepada para pemenang. “Semoga prestasi yang kalian peroleh, benar-benar sebagai buah dari hasil pelatihan secara rutin dan berkelanjutan dan mudah-mudahan dari hasil event ini, ada atlit-atlit yang dapat mewakili negara kita khususnya berasal dari Bogor di even Internasional,” pungkas Ari. (admin)

Liburan Cerdas Dekat Dengan Alam

Bogor – Dalam upaya menumbuhkan kepekaan motorik anak, puluhan siswa kelas IVA Sekolah Dasar Yayasan Pesantren Al-Ghazali Kota Bogor menggelar aktivitas outbond di Kampung Bambu Cigombong-Bogor,  Senin (24/06).

Menurut Hj. Sity Kuryanti sebagai Wali Kelas, kegiatan aktvitas outbound ini sengaja dilakukan setelah pembagian raport dan mengisi libur sekolah.

“Pastinya kegiatan outbond ini selain mengisi libur sekolah juga merangsang kemampuan anak  dalam memecahkan masalah dan belajar melatih kerjasama antar teman,” ujar Hj. Sity Kuryanti, S. Pdi., Senin (24/06).

Ditemui dilokasi acara, Sity menjelaskan kegiatan outbond yang dilakukan ditaman wisata Kampung Bambu ini digelar dialam terbuka dengan berbagai kegiatan seperti bercocok tanam, menangkap ikan, berlari disawah dan berenang hal  ini bertujuan agar dapat melatih anak untuk mencintai dan dekat dengan alam.

Sementara salah seorang orang tua siswa Iranie Kamarulloh mengatakan bahwa permainan outbound memerlukan ketangkasan dan kesabaran agar anak harus dapat kreatif dan berpikir bagaimana ia dapat menyelesaikan permainan.

“Alhamdulillah dengan kegiatan outbond ini, anak-anak belajar mencintai alam sebagai ciptaan Tuhan dan memelihara lingkungan dengan segala karakteristiknya, ” ungkap Iranie.

Menurut Iranie beberapa manfaat outbound bagi anak, di antaranya adalah akan menumbuhkan kepercayaan diri anak dan dapat meningkatkan kepercayaan diri anak karena aktivitas outbound penuh dengan tantangan. (boy)

Gelar Acara Ghatering, Dinkes Ajak Petugas Puskesmas Dekat Dengan Insan Pers

Kota Bogor – Dinas Kesehatan Kota Bogor menggelar acara kegiatan Gathering Media bertajuk “Capasity Bulding 2019” bersama insan Pers baik dari media cetak, elektonik dan online di Saung Dolken, Cimahpar, Bogor Utara, Rabu (10/4).

Dalam kegiatan media gathering yang diawali dengan senam pagi, tampak hadir Sekretaris dan jajaran staf dinas kesehatan dan juga perwakilan Puskesmas di Kota Bogor .

“Acara ini merupakan ajang silahturahmi, kami sengaja menjalin komunikasi yang lebih erat antara Dinkes Kota Bogor dengan media yang selama ini menjadi partner kami dalam mempublikasikan kinerja Dinkes Kota Bogor,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Pinantari

Menurutnya, pihaknya sengaja mengikut sertakan seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kota Bogor dan seluruh perwakilan Puskesmas se Kota Bogor, dengan maksud dan tujuan untuk memperkenalkan jajarannya kepada para wartawan yang medianya selama ini telah menjadi media patner Dinas Kesehatan kota bogor.

“Kita jangan pernah merasa takut atau alergi kepada media, karena kita wajib untuk memberikan info tentang kesehatan agar dapat diketahui oleh masyarakat lewat media,” tutur Sri Pinantari.

Menurut Sri dirinya berharap agar pihak puskesmas dapat memberikan informasi yang benar apabila ada teman media yang datang ke puskesmas dan menanyakan tentang masalah kesehatan kata dokter Sri yang mewakili Kadinkes Kota Bogor yang berhalangan hadir. (boy)

PDAM Kota Bogor Gelar Media Ghatering Bersama Media

Kota Bogor – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Pakuan Kota Bogor kembali menjalin silaturahmi dengan sejumlah awak media, baik media cetak, elektronik juga online dalam rangka media ghatering tahun 2018.

Untuk tahun ini, PDAM bekerjasama dengan Pemkot Bogor diwakili bagian kehumasan pada Setda Kota Bogor dilaksanakan di Darmawan Park Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (14/12/18).

Hadir dalam acara, Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya, Direktur Umum Rino Indira, dan perwakilan Pemkot Bogor Abdul Manan Tampubolon selaku Publikasi dan Informasi Kehumasan di Pemkot Bogor.

Dirut PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengungkapkan pentingnya peran media bagi perusahaan BUMD yang dipimpinnya saat ini dalam menginformasikan kepada masyarakat tentang apa saja yang sudah dilaksanakan oleh PDAM selama tahun 2018. Selain kiat yang sudah dilakukan oleh PDAM dalam bidang pelayanan.

Deni mengapresiasi, banyak informasi tentang PDAM yang disampaikan kepada masyarakat khususnya pelanggan melalui media. Menurut Deni, selama ini media sebagai mitra kerja yang sangat baik bagi PDAM.

Dikatakan Deni, menuju akhir 2018,  PDAM sudah berkiprah dalam kaitan pelayanan. Namun menurutnya, masih banyak yang harus dilakukan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya pelanggan.

Dalam kesempatan itu, Deni juga memaparkan, bahwa PDAM saat ini sudah 90 persen cakupan pelanggan PDAM di Kota Bogor, dan target di 2019 sebanyak 97 persen karena yang 3 persen adalah non PDAM.”Jadi saat ini fokus mencapai 7 persen tersebut,”kata Dirut.

Ia melanjutkan,”Penyesuaian tarif berjalan baik dan semua pelanggan sudah mengetahui. Kedepan PDAM bisa berinvestasi lebih baik lagi,” jelasnya.

Terkait Spam Katulampa yang akan selesai dan diresmikan 31 Desember 2018, dikatakannya, akan mengcover kebutuhan di zona 3 dan 4 khususnya wilayah Bogor Timur dan Bogor Utara.

“Insyaallah akhir Desember nanti akan diresmikan, pusat yang mengaturnya, apakah diresmikan oleh Presiden atau Mentri PU. Kami berharap Spam Katulampa nanti akan memenuhi seluruh pelayanan suplai air ke pelanggan,”kata Deni. (boy)

AKU CINTA SEHAT, AYO HIDUP SEHAT MULAI DARI KITA

“Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-54 Tahun 2018”

Kota Bogor – Sejarah lahirnya Hari Kesehatan Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 November berawal dari upaya pemberantasan penyakit Malaria di Indonesia. Di era 50-an, penyakit Malaria mewabah di Indonesia. Penyakit ini menjangkiti hampir semua masyarakat di seluruh negeri.

Terdapat ratusan ribu orang yang tewas akibat wabah Malaria tersebut. Akibat banyaknya korban yang jatuh, pemerintah kemudian segera mengambil tindakan dengan melakukan beragam upaya untuk membasmi Malaria. Upaya pembasmian penyakit Malaria dimulai tepatnya pada tahun 1959 dengan dibentuknya Dinas Pembasmian Malaria oleh pemerintah. Empat tahun kemudian, yaitu pada tahun 1963, namanya kemudian diganti menjadi Komando Operasi Pembasmian Malaria yang disingkat menjadi KOPEM. Upaya pembasmian ini dilakukan oleh pemerintah dengan dibantu organisasi kesehatan dunia WHO dan USAID.

Dengan dilakukan upaya pemberantasan Malaria tersebut, pemerintah berharap Malaria bisa benar-benar diberantas. Bentuk upaya pemberantasan penyakit Malaria sendiri dilakukan dengan menggunakan obat jenis DDT. Penyemprotan obat ini dilakukan secara massal ke rumah-rumah penduduk yang ada di pulau Jawa, Bali dan Lampung. Presiden Soekarno yang menjabat sebagai Presiden RI kala itu, melakukan penyemprotan pertama secara simbolis pada tanggal 12 November 1959, bertempat di desa Kalasan, Yogyakarta. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) untuk diperingati setiap tahunnya.

Tema perayaan HKN setiap tahunnya berbeda-beda. Namun, tentu saja dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia sekaligus pemahaman mereka akan pentingnya hidup sehat. Biasanya, akan ada beragam kegiatan yang dilakukan guna meramaikan acara yang diawali oleh pembukaan dari Menteri Kesehatan ini. Terlepas dari bentuk acara dan jenis kegiatan yang ada di dalamnya, perayaan HKN sendiri tidak akan berjalan dengan mulus tanpa dukungan semua pihak. Diperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dengan kepala daerah, dunia usaha, sampai dengan organisasi kemasyarakatan agar persiapan acara bisa dilakukan dengan baik. Dukungan masyarakat juga diperlukan dengan berpartisipasi langsung selama acara, baik dengan mengikuti lomba atau hanya sekadar hadir untuk mendengarkan talk show tentang kesehatan yang biasanya diberikan.

Menyongsong perayaan Hari Kesehatan Nasional yang ke-54 pada tanggal 12 November 2018 mendatang, marilah kita mengkaji kembali apa yang sudah berhasil dicapai dengan adanya perayaan tersebut. Saat ini masyarakat sudah semakin mudah untuk mengakses fasilitas kesehatan. Terbukti dengan adanya peningkatan pelayanan kesehatan di berbagai daerah, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Selain peningkatan pelayanan kesehatan, infrastruktur fasilitas kesehatan pun sudah semakin memadai, tersedia jaminan kesehatan nasional (JKN) dengan sistem gotong royong. Untuk daerah-daerah terpencil, bahkan pemerintah sudah menyediakan flying doctor dan rumah sakit bergerak, sehingga pelayanan kesehatan juga bisa menjangkau daerah-daerah tersebut.
Momentum Hari Kesehatan Nasional ke-54 Tahun 2018 menjadi pengingat publik bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila semua komponen bangsa; masyarakat, organisasi kemasyarakatan, swasta berperan serta dalam upaya kesehatan, dengan lebih memprioritaskan promotif-preventif dan semakin menggalakkan serta melembagakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), tanpa mengabaikan kuratif-rehabilitatif. Pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan praktisi turut ambil bagian dalam peringatan HKN untuk mendukung pembangunan kesehatan Masyarakat semakin mengerti arti penting perilaku dan lingkungan sehat, serta melakukan gerakan hidup sehat, baik di keluarga, tempat kerja, tempat-tempat umum dan fasilitas lainnya.

Dengan mengacu pada Buku Panduan HKN Ke-54 tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Kementria Kesehatan RI, bahwa tema HKN Ke-54 Tahun 2018 adalah “Aku Cinta Sehat”, dengan sub tema “Ayo Hidup Sehat…Mulai Dari Kita” dan pesan-pesan pendukung sebagai berikut :
SALAM SEHAT, SEHAT INDONESIA
Keluarga Sehat, Indonesia Kuat
Wujudkan Indonesia Sehat dengan promotif dan preventif
Sehatkan diri dan sekitar, mulai dari kita
INTEGRITAS: “Sehat Tanpa Korupsi”. Jaga Diri, Jaga Teman, Jaga Kementerian Kesehatan
Etos Kerja : “Sehat Melayani.” Cepat (No Delay), Tepat (No Error), Bersahabat (No Complaint)
Gotong royong:“Indonesia Sehat”. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat
Budaya Kerja Harian :

1T : Minimal 1 pekerjaan tuntas setiap hari
2K : Minimal 2 kebaikan setiap hari
3S : Senyum, Sapa, Salam
4M : Hadir 4 menit sebelum kegiatan dimulai
5R : Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin

Peringatan HKN Ke-54 Tahun 2018 Tingkat Kota Bogor dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dan lomba yang melibatkan berbagai institusi kesehatan yang ada di Kota Bogor mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik, Apotik, Laboratorium, Akademisi, SMK Kesehatan,dll.

Berikut rangkaian Kegiatan dan Lomba dalam memperingati HKN Ke-54 Tingkat Kota Bogor Tahun 2018, diantaranya :
Lomba-lomba Olah Raga
Lomba Bola Volley (Pa/Pi, Tanggal 8 – 10 Oktober 2018, tempat Halaman RS Marzoeki Mahdi)
Lomba Tenis Meja Beregu (Pa, Tanggal 11-12 Oktober 2018, tempat Gedung Parkir RS Hermina)
Lomba Bulu Tangkis Beregu 9Pa, Tanggal 15-17 Oktober 2018, tempat GOR Taman Yasmin)
Lomba Futsal (Pa/Pi, Tanggal 22-24 Oktober 2018, tempat Lap. Futsal Taman Yasmin)
Lomba-Lomba Seni
Lomba Menyanyi Duet (Tanggal 29 Oktober 2018, tempat Gedung Serbaguna RS Hermina)
Lomba Hand Hygiene Dance (Tanggal 30 Oktober 2018, tempat Gedung Serbaguna RS Hermina)
Lomba MTQ (Tanggal 1 Nopember 2018, tempat Gedung Serbaguna RS Hermina)
Lomba Kantor Pemerintah Bersih dan Sehat (Bulan Juli dan Agustus 2018)
Lomba Cipta Inovasi Puskesmas (tanggal 24 Oktober 2018, tempat Aula RS PMI)
Pemilihan Duta Muda Sehat Tingkat Kota Bogor Tahun 2018 (awal Nopember 2018)

Lomba Vlog #teuhayangngaroko Tingkat Kota Bogor tahun 2018 (akhir Nopember 2018)
Upacara Peringatan HKN ke 54 pada hari Senin, 12 November 2018, tempat di Area Depan GOR Pajajaran Kota Bogor diikuti oleh seluruh insan kesehatan dari berbagai institusi kesehatan di Kota Bogor.

Acara puncak HKN Ke-54 Tingkat Kota Bogor yang akan dihadiri Bapak Walikota Bogor, diawali dengan carnaval institusi kesehatan, senam sehat bersama, pengumuman dan pemberian hadiah lomba, hiburan,dll.

Nah, sudah siapkah Anda untuk ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun ini? Ingat, partisipasi dan dukungan Anda sangat berharga demi tercapainya masyarakat Kota Bogor dan masyarakat Indonesia yang lebih sehat.

Nopember 2018
Seksi Infokes dan Humas
Dinas Kesehatan Kota Bogor

PDAM Juara Basket HUT Korpri

BOGOR – PDAM mempertahankan gelar juara cabang olahraga Basket 3 on 3 dalam rangka HUT Korpri ke-47 tingkat Kota Bogor tahun 2018.

PDAM menempatkan dua tim pada partai final di GOR basket semiindoor Pajajaran , tim PDAM A dan PDAM B. Pada laga itu, tim PDAM B unggul 9-2 dari PDAM A.

Di laga semifinal, tim PDAM A mengalahkan Bank Jabar Banten (BJB) dengan skor 15-3. Dan di semifinal lain, PDAM B mengalahkan Dinas Pendidikan Kota Bogor dengan skor 12-10.

Ketua Persatuan Olahraga PDAM (POPDAM) Kota Bogor Nasrul Zahar memberikan acungan jempol kepada tim basket PDAM.

“Yang membanggakan, dua tim PDAM bisa masuk ke babak final. Ini luar biasa, karena lawan-lawan PDAM sangat berat,” ujar Nasrul.

Kedepan, Nasrul akan terus menggenjot program pembinaan cabor-cabor andalan PDAM agar terus berprestasi di berbagai event.

“Tidak pernah lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran direksi dan manajamen PDAM yang begitu perhatian terhadap pembinaan olahraga di PDAM,” tutup Nasrul. (*)

PDAM Double Winner Futsal HUT Korpri ke-47

Kota Bogor – PDAM Kota Bogor sukses mengawinkan gelar juara turnamen futsal dalam rangka HUT Korpri ke-47 tingkat Kota Bogor tahun 2018.

Tim putri menjadi kampium setelah mengalahkan Dinas Pendidikan Kota Bogor 4-1. Sedangkan tim putra menundukkan Satpol PP juga dengan skor 4-1.

Keberhasilan tim putra bertambah setelah panitia menetapkan salah satu pemainnya Budi Hidayat sebagai top skor dengan 15 gol.

Ketua Persatuan Olahraga PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Nasrul Zahar sangat senang anak asuhnya sukses meraih double winner HUT Korpri tahun ini.

“Keberhasilan ini berkat kerja keras, soliditas dan kedisiplinan pemain dalam berlatih,” ujar Nasrul.

PDAM turut berpartisipasi dalam turnamen HUT Korpri ke-47 tahun 2018. Selain futsal, PDAM juga tampil di cabor bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, bola voli, bilyard, dan lomba mancing.

Nasrul menyebutkan pembinaan olahraga di PDAM akan terus ditingkatkan untuk menciptakan jiwa soliditas dan sportivitas di kalangan pegawai PDAM.

“Kami ucapkan terima kasih kepada direksi dan manajemen yang begitu peduli terhadap pembinaan olahraga PDAM,” ujar Nasrul. (humas)

Tim Panjat Tebing Kota Bogor Tambah Emas

BOGOR – tim panjat tebing Kota Bogor menambah satu medali emas dari nomor Speed World Record Relay Putri atas nama Nursamsiah, Maudila Tannia, Widia Fujiyanti, Senin (8/10/2018). Tim Kota Bogor mengalahkan Kota Bekasi.

Hingga Senin sore tim panjat tebing Kota Bogor sudah mengumpulkan 2 medali emas, satu perak dan satu perunggu.

Perolehan ini menempatkan Kota Bogor sebagai pengumpul medali terbanyak sementara dari 24 kota dan kabupaten peserta cabor panjat tebing Porda XIII/2018 Jawa Barat. Posisi kedua ditempati Kabupaten Bekasi (1 emas 2 perak 0 perunggu) dan peringkat ketiga (1-1-2).

Chef de Mission Kota Bogor Yane Ardian dan Ketua KONI Kota Bogor Benninu Argoebie yang hadir di venue panjat tebing kompleks Stadion Pakansari Cibinong langsung memberikan “uang kepret” kepada Maudila Tania dan kawan-kawan.

Manajer tim panjat tebing Kota Bogor Tedi Djamaludin bangga dengan penampilan anak asuhnya.

“Alhamdulillah sampai saat ini masih on the track. Dua emas sudah kita raih, dari terget tiga emas. Banyak banyak nomor yang akan kita ikuti. Mudah-mudahan kita bisa tambah medali. Mohon doa dan dukungan dari masyakat Kota Bogor,” ujar Tedi. (tim)