Blusukan, STS Ikut Senam Pagi Bareng Warga

Kota Bogor – Mendekati waktu pengambilan nomor urut calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan digelar pada tanggal 13 Februari, salah satu calon wakil walikota bogor Sugeng Teguh Santoso terus melakukan blusukan kewarga.

Pagi tadi bersama puluhan warga Sindangsari Bogor Tengah,  pasangan Walikota Dadang Danubrata ini menggelar senam pagi sambil sosialisasi. “Doakan saya sehat selalu untuk keliling ikut senam pagi bersama warga dikota bogor, ‘ ujar calon wakil walikota yg akrab disapa STS, Rabu (7/2).

Menurut calon wakil walikota yang berprofesi sebagai advokat ini kembali mengatakan, selain sehat senam pagi adalah olah raga yang murah meriah dan bisa jadi hiburan.  “Banyak warga mumet dengan segala urusannya,  dan senam bisa jadi solusi untuk sehat dan bergembira, ” katanya.

Sementara Rochendi Ketua Rt setempat mengatakan,  kehadiran calon pemimpin yang akrab disapa STS diwilayahnya ini merupakan kebanggan sendiri bagi warganya dan acara senam pagi yang dilakukan dua kali seminggu ini adalah moment yg tepat. ‘awalnya saya gak yakin Pak STS akan hadir karena kesibukannya tapi alhamdulillah ternyata bisa langsung ikut senam dengan warga,  ‘ujar Rochendi, Rabu (7/2).

Sementara salah seorang warga Upi (47thn) mengatakan kehadiran calon wakil walikota ditempat senam ini akan jadi sejarah, karena belum ada calon pemimpin yang blusukan kewilayahnya untuk senam bersama warga. ‘Pak STS sosok yang paling merakyat dan kami ibu-ibu disini siap memenangkan beliau,’ pungkasnya. (to)

52 Penghargaan Diraih Kota Bogor Sepanjang Tahun 2017

Kota Bogor – Sepanjang tahun 2017 Kota Bogor telah menerima berbagai penghargaan atas prestasi kerja yang dihasilkan Pemerintah Kota Bogor dan atas prestasi yang berhasil diciptakan warga masyarakat. Penghargaan tersebut diperoleh dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dunia internasional dan berbagai pihak yang telah memberikan penilaian atas kinerja Pemerintah Kota Bogor dan prestasi warga masyarakat di bidang-bidang tertentu. Berikut adalah jenis penghargaan yang telah diterima.

01. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Untuk pertama kalinya Pemerintah Kota Bogor meraih penilaian WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) atas laporan pengelolaan keuangan dan aset daerah sepanjang tahun 2016.

02. Wahana Tata Nugraha Tahun 2016 Tingkat Nasional.

Untuk kesekian kalinya Kementerian Perhubungan RI menganugrahkan penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2016 kepada Pemerintah Kota Bogor atas prestasinya dalam mengelola sistem angkutan perkotaan.

03. Pastika Paranam
Komitmen kuat Pemerintah Kota Bogor dalam menegakan dan menerapkan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mendapatkan apresiasi dari Kementrian Kesehatan RI. Untuk itu Kemenkes kembali menganugrahkan penghargaan Pastika Paranam kepada Pemerintah Kota Bogor.

04. Manggala Karya Kencana
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menganugrahkan Penghargaan Manggala Karya Kencana kepada Walikota Bogor, Bima Arya sebagai kepala daerah yang berkomitmen terhadap penyelenggaraan program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) serta pembangunan keluarga di daerahnya.

05. Kota Layak Anak Tingkat Pratama
Kota Bogor meraih penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Pratama dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kota Bogor dalam upaya menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak.

06. Kota Sehat Swasti Saba Wiwerda
Penghargaan Swasti Saba Wiwerda diperoleh Pemerintah Kota Bogor dari Kementrian Kesehatan dan Kementrian Dalam Negeri. Penghargaan ini diberikan untuk Kota Bogor sebagai Kota Sehat.

07 Kota Cerdas (Smart City)
Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kota Bogor mendapatkan piagam penghargaan dari Telkom Indonesia terkait implementasi Smart City. Penghargaan diberikan atas upaya Pemerintah Kota Bogor sebagai salah satu dari 52 kota di Indonesia yang mengembangkan diri sebagai Kota Cerdas (Smart City)

08. Rating Kota Cerdas
Untuk pertama kalinya Kota Bogor meraih Penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia 2017 (RKCI). Penghargaan diberikan Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian kepada Kota Bogor sebagai salah satu kota besar terbaik untuk Kategori Rating Kesiapan Infrastruktur.

09. Sertifikat Adipura
Kota Bogor meraih Sertifikat Adipura untuk kedua kalinya dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Sertifikat ini diraih Kota Bogor yang masuk di dalam kategori kota besar.

10. Penghargaan Nata Mukti
Kota Bogor Raih Penghargaan Natamukti untuk kedua kalinya dari International Council for Small Business (ICSB). Penghargaan diperoleh karena Kota Bogor dinilai berhasil memasarkan, mendorong peningkatan kualitas, serta membangun ekosistem Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di daerahnya.

11. Penghargaan Indonesia Road Safety Award
Dalam ajang Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2017 Kota Bogor menjadi finalis sebagai salah satu kota terbaik kategori kota dengan kepadatan penduduk tinggi. Di ajang ini Kota Bogor memenangkan penghargaan tiga pilar road safety. Masing-masing untuk pilar kendaraan yang berkeselamatan (Safer Vehicle), pilar perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan (Safer User) serta penghargaan kota terbaik, khusus untuk upaya meningkatkan kualitas sarana pejalan kaki yang berkeselamatan.

12. Hospital Award
RSUD Kota Bogor berhasil meraih Penghargaan Hospital Award Excellence in Patient Care 2017.

13. Teknologi Informasi
Gelar sebagai Juara I diraih Kota Bogor pada kompetisi bidang teknologi informasi Big Idea : Plan, Challenge, Imagine Cup yang diselenggarakan Microsoft Corporation.

14. Best Website
Kota Bogor meraih Best Website Award In Government dari  Bubu Awards v.10 untuk penampilan website Pemerintah Kota Bogor.

15. Kelurahan Terbaik Nasional
Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, dinyatakan sebagai Kelurahan Terbaik Ketiga Tingkat Nasional pada Lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan tahun 2017 yang diselenggarakan Kementrian Dalam Negeri.

16. Entrepreneur Award
Walikota Bogor, Bima Arya menerima penghargaan Walikota Entrepreneur Award 2017 dari Kellogg Inovation Network (KIN) ASEAN dengan kategori investasi. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi kepada pemerintah Kota Bogor yang telah berhasil membuat terobosan-terobosan kreatif, inovatif dan entrepreneurship dalam membangun kotanya.

17. Kelurahan Terbaik se-Jawa Barat
Kelurahan Katulampa meraih predikat sebagai Kelurahan Juara Terbaik se Jawa Barat Tahun 2017 dalam ajang Lomba Evaluasi Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi yang diselanggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

18. PKK Terbaik
Kelurahan Babakan Pasar meraih penghargaan terbaik Se-Jawa Barat untuk 4 kategori dalam penyelenggaraan kegiatan PKK. Penghargaan diraih dalam ajang Lomba PKK tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2017.

19. Sertifikat Proklim
Trophy dan Sertifikat Proklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan diraih oleh warga masyarakat RW 13 Kelurahan Kencana dan RW 10 Kelurahan Cilendek Timur.

20. Anugrah Kawistara
Walikota Bogor, Bima Arya menerima penghargaan Anugerah Kawistara 2017 sebagai kepala daerah yang peduli dan berperan aktif dalam pemartabatan Bahasa Indonesia di ruang publik. Penghargaan diserahkan berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud dan Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan unsur perguruan tinggi dan media massa.

21. Wahana Tata Nugraha Tingkat Provinsi
Pemerintah Kota Bogor memperoleh penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Provinsi Jawa Barat Tahun 2016 kategori Piala WTN Kota Raya.

22. Pelopor Pendidikan
Juara I Tingkat Provinsi Jawa Barat untuk Pelopor Bidang Pendidikan

23. Pagelaran Kebudayaan
Pada ajang pameran ekonomi kreatif yang diselenggarakan di Yogyakarta, Pemerintah Kota Bogor meraih penghargaan terbaik kedua. Penghargaan juga diraih pada ajang Lomba Kreasi Upacara Adat Mapag Panganten se-Jawa Barat tahun 2017 di Bandung.

24. Juara Lomba Degung
Pada ajang Lomba Seni Degung se-Jawa Barat Tahun 2017, Kota Bogor berhasil meraih gelar sebagai juara pertama.

25. Juara Anggar
Persatuan Anggar Seluruh Indonesia Cabang Kota Bogor berhasil meraih medali emas dan perunggu pada Kejuaraan Sirkuit Anggar ke-2 Tingkat Provinsi Jawa Barat.

26. Sekolah Adiwiyata
Predikat Sekolah Adiwiyata Nasional pada tahun 2017 diraih oleh  3 sekolah di Kota Bogor, masing-masing SD Negeri Menteng, SMP Negeri 5 dan SMA Negeri 7.

27. Rekor MURI
Kota Bogor tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) setelah Dinas Pendidikan Kota Bogor berhasil menyelenggarakan kegiatan Membacakan UUD 1945, Pancasila dan Sumpah Pemuda tanpa teks secara bersamaan oleh ribuan pelajar Kota Bogor dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2017

28. Rekor MURI
Rekor MURI juga diraih untuk penyajian kuliner produk olahan ikan yang diselenggarakan sebagai kampanye Gerakan Makan Ikan (Gemarikan).

29. Rekor MURI
Rekor  MURI lain diperoleh dalam kegiatan Penyajian Doclang sebagai salah satu rpoduk kuliner tradisional.

30. Sebanyak 23 Penghargaan di Bidang Pendidikan
Di bidang pendidikan para pelajar Kota Bogor tercatat berhasil meraih 23 penghargaan pada ajang berbagai lomba tingkat internasional. Prestasi tersebut diraih diantaranya dari ajang lomba pelajaran matematika, kimia dan fisika serta kejuaraan olahraga cabang judo dan catur. (Advertorial)

 

Bogor dan Kisarazu, Kisah Persahabatan Dua Kota Di Awali….

Kamis (14/12/2017), langkah persahabatan dua kota Bogor dan Kisarazu yang tertuang dalam deklarasi kota persahabatan dua kota pada November tahun lalu, dimulai. Adalah pelaksanaan Students Online Exchange antara SMP Negeri 1 Bogor dengan Hatazawa Junior High School (JHS) melalui Video Call Skype yang mengawali langkah tersebut. Belasan siswa/siswi dan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Bogor menyapa siswa/siswi, Kepala Sekolah Hatazawa JHS dan tak ketinggalan hadir pula Wali Kota Kisarazu Yoshikuni Watanabe.

Di awal acara, SMPN 1 Kota Bogor memberikan sebuah pertunjukan musik lewat pianis muda yang juga siswa di SMPN 1 Kota Bogor. Anak laki-laki dengan kemeja putih dibalut jas hitam dan celana hitam berjalan ke arah piano yang sudah disediakan di belakang kursi. Dengan jari lentiknya, anak tersebut memainkan lagu Sunda Manuk Dadali yang kemudian dilanjut lagu yang sering menjadi lagu motivasi bagi remaja di Jepang.

Peserta Students Online Exchange Kisarazu bertepuk tangan dan nampak terpukau sebab mereka merasa diberikan kejutan. Tak lama, Wali Kota Bogor Bima Arya datang dan segera ikut bergabung dengan memberikan ucapan senangnya bertemu kembali dengan Yoshikuni Watanabe. Begitu pula sebaliknya dua orang pemimpin daerah beda negara ini saling bertegur sapa secara jarak jauh. Bima menyebut perjalanan ke Kisarazu pada November tahun lalu, adalah kunjungan luar negeri yang paling bekesan. “Selain karena penyambutan yang luar biasa dari Pak Walikota Watanabe, juga karena banyak hal yang saya yakini akan berlanjut dengan nyata dalam kerja sama dua kota,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjut dengan perkenalan dari kedua belah pihak. Dimulai dari seorang siswi Hatazawa JHS yang menceritakan tentang Kota Kisarazu dan kemudian dilanjut siswa Harazawa JHS yang menceritakan seputar sekolah mereka menggunakan bahasa Inggris. Pemaparan dari Hatazawa JHS pun dibalas dengan pemaparan balik dari Siswa SMPN 1 Bogor Muhammad Jabril Faizatori tentang Kota Bogor dan disusul persentasi dari Alma Putri Nashrida tentang SMPN 1 Bogor.

Alma mengatakan, dirinya ditunjuk langsung oleh salah seorang guru untuk latihan presentasi menggunakan bahasa Inggris mengingat ia merupakan salah seorang siswa yang nilai bahasa Inggris-nya diatas 90. “Saya memang sudah belajar bahasa Inggris dari kecil dan memang suka juga dengan bahasa Inggris, jadi saya senang sekaligus bangga bisa terpilih,” ujar siswa kelas VIII ini yang juga bercita-cita menjadi CEO Google.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Bogor Sri Sugiarti mengatakan, pihaknya bangga bisa terpilih menjadi sister school dengan sekolah Hatazawa JHS. Ia pun sudah sangat siap untuk sharing peningkatan mutu pendidikan dengan Kisarazu Jepang. Dan sudah tidak sabar untuk dapat berkunjung ke Kisarazu. “Kami berharap bisa mengirim siswa kami kesana untuk pertukaran pelajar. Agar anak-anak bisa belajar tentang pendidikan karakter di Jepang,” pungkasnya.

Kota Persahabatan Bogor-Kisarazu
Pembentukan Kerjasama Kota Persahabatan antara Bogor dengan Kisarazu, diawali kunjungan Walikota Kisarazu, Yushikuni Watanabe dan rombongan pada 6 Oktober 2016. Saat itu, Walikota Watanabe menyampaikan minat kotanya untuk melakukan penjajakan kerja sama kota persahabatan dengan kota Bogor. Kisarazu melihat potensi yang ada di Kota Bogor untuk bekerja sama dalam bidang agro industri yakni mengembangkan organic city.  “Organic City sejalan dengan Kota Bogor,” ujar Bima.

Bima menyambut baik tawaran kerja sama ini. “Pemerintah Kota Bogor dalam upaya menyikapi semua tantangan dalam era globalisasi ini terus aktif dan konsisten untuk menjalin dan meningkatkan kerjasama luar negeri baik dalam bentuk bilateral maupun multilateral,” kata Bima. Kesempatan untuk bermitra dengan Kisarazu, kata Bima, adalah kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus menerapkan berbagai kemajuan kelebihan kota mitra untuk di kota Bogor.

Pada 18 November 2016, dilakukan penandatangan Deklarasi Bersama antara Bogor dan Kisarazu untuk membentuk kerjasama yang saling menguntungkan sebagai kota persahabatan di KBRI Tokyo. Ruang lingkup kerjsama kota bersahabat antara ke dua kota ini adalah pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pertanian, dan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Bagian Kerjsama, Tyas Ajeng Fitriani, menyebut rencana aksi kerjasama itu diantaranya meliputi pertukaran informasi dan teknis terkait pertanian organik. “Kisarazu terkenal dengan teknologinya dalam persoalan pertanian organik. Kita berharap ada transfer pengetahuan dan teknologi nantinya,” ujarnya.

Di bidang kebudayaan, ada rencana untuk saling tukar menukar misi budaya antara dua kota. Termasuk nanti di bidang pendidikan, ada harapan melahirkan sister school yang memungkinkan dua pelajar di dua sekolah dan dari dua kota saling tukar menukar budaya dan bahasa (Advertorial)

Membentuk Generasi Berencana

Kota Bogor – Masa remaja merupakan sebuah fase kehidupan yang mulai banyak diwarnai masalah. Hal itu tidak terlepas dari situasi dan kondisi kehidupan seseorang pada masa itu, yang sedang berada pada tahap pencarian identitas diri dan pembentukan jati diri. Berdasarkan standar WHO, mereka yang tergolong sebagai remaja adalah mereka yang berusia di kisaran antara 10 sampai dengan 24 tahun.

Bagi para remaja di Indonesia, permasalahan yang kerap muncul dalam kehidupan keseharian adalah masalah seputar seksualitas. Selain itu masalah ancaman HIV AIDS serta peredaran narkotika, alkohol, psikotoprika dan zat-zat adiktif lainnya (Nafza). Para remaja juga memiliki pengetahuan yang rendah tentang kesehatan reproduksi dan median usia kawin. Median usia kawin pertama perempuan adalah 19,8 tahun. Faktor ekonomi menjadi faktor dominan terhadap median usia kawin pertama perempuan.

Keterlibatan para remaja dalam peredaran dan konsumsi nafza cukup tinggi. Begitupun remaja yang mengidap HIV AIDS relatif banyak. Sedangkan pengetahuan para remaja yang rendah tentang kesehatan reproduksi misalnya, dapat dilihat dari sebuah hasil survey. Diketahui, hampir separuh (47,9%) remaja perempuan tidak mengetahui kapan seorang perempuan memiliki hari dan masa suburnya.

Kondisi serta situasi yang ada di dalam kehidupan masyarakat seperti itu dan yang terjadi di dalam kehidupan keluarga, memang menjadi faktor yang sangat berpengaruh kuat terhadap kehidupan seorang remaja. Padahal fase remaja merupakan tahap bagi seseorang untuk mempersiapkan kehidupan masa depannya. Baik tidaknya masa depan seseorang di masa depan, bisa tergantung pada baik tidaknya kehidupannya di masa remaja.
Sementara itu dalam perkembangan kehidupannya para remaja akan memasuki masa transisi kehidupan.

Bank Dunia menyebutkan ada 5 transisi kehidupan yang akan dialami oleh para remaja. Masing masing transisi dalam melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan, memulai kehidupan berkeluarga, menjadi anggota masyarakat dan mempraktekan hidup sehat.

Semua transisi itu tentu harus terlewati dengan baik. Itu sebabnya para remaja perlu mendapatkan bimbingan dan arahan yang tepat untuk bisa melalui fase – fase tersebut dan masa transisi dengan baik, sehingga mereka mampu menyiapkan diri untuk masa depannya. Salah satu hal yang perlu diberikan kepada remaja adalah bimbingan agar mereka memiliki perencanaan untuk menjalani kehidupan di masa depannya. Baik itu kehidupan pribadi, kehidupan keluarga dan memasuki kehidupan bermasyarakat.

Mereka perlu diarahkan untuk memiliki perencanaan pada jenjang pendidikan, perencanaan dalam berkarir dan perencanaan untuk menikah membangun sebuah keluarga. Mereka perlu diarahkan untuk merencanakan pernikahan di usia yang tepat sesuai siklus kesehatan reproduksi. Untuk laki-laki menikah minimal di usia 25 tahun dan untuk perempuan pada usia minimal 22 tahun. Untuk tujuan itulah pemerintah telah melaksanakan program membentuk generasi berencana (genre).

Program genre diwujudkan melalui kegiatan di dalam Pusat Informasi dan Konseling (PIK) yang dapat dibentuk di lingkungan sekolah, lingkungan kampus atau lingkungan warga. Keberadaan PIK sangat penting artinya dalam membantu para remaja atau mahasiswa untuk memperoleh informasi dan pelayanan konseling. Khususnya konseling tentang penyiapan kehidupan berkeluarga bagi para remaja dan mahasiswa.

Secara umum PIK dapat difungsikan untuk memberikan pelayanan informasi dan konseling seputar 8 fungsi keluarga, pendewasaan usia perkawinan, tiga risiko yang berkaitan dengan masalah seksualitas, nafza, HIV dan ADIS.

Disamping itu PIK juga dapat bergerak untuk melakukan peningkatan life skills para remaja atau mahasiswa serta memberikan advokasi kepada mereka yang membutuhkan.

Di Kota Bogor sampai dengan saat ini telah dibentuk 59 Kelompok PIK Remaja dan Mahasiswa. Terdiri dari 55 kelompok di jalur masyarakat yang tersebar di 68 kelurahan, serta 4 kelompok yang berada di jalur pendidikan. Masing-masing di SMP Negeri 1 Bogor, SMP Negeri 2 Bogor, SMP PGRI 17 Bogor dan SMA Negeri 3 Bogor. (Advertorial)

Gebyar Genre Ceria Kota Bogor

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP KB) Kota Bogor, Minggu 29 Oktober mendatang akan menggelar Gebyar Generasi Berencana (Gebyar Genre). Berlangsung di Lapangan Heulang, acara ini akan diisi dengan berbagai kegiatan edukasi bagi para remaja, khususnya seputar tema menolak pernikahan dini, Napza dan sex bebas.

Menurut Lilis Sukartini, Kepala DPP KB Kota Bogor, kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan pemahaman, pengetahuan serta sikap dan perilaku positif remaja. Khususnya yang terkait dengan kesehatan dan hak-hak reproduksi untuk meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya dan menyiapkan kehidupan berkeluarga dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan. Di samping itu “Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar pemuda di Kota Bogor melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja,” kata Lilis.

Pada kegiatan tersebut juga akan dilaksanakan pelantikan Kelompok Kerja Pelayanan (Pokjayan) Kota Bogor. Pokjayan Kota Bogor telah dibentuk sejak tahun 2016. Banyak kegiatan yang dilakukan Pokjayan. Diantaranya mengolah sampah rumah tangga untuk menjadi barang bernilai ekonomis dan mengajak para emaja untuk mengikuti berbagai kegiatan positif dan berbagi solusi dalam mengatasi masalah-masalaha remaja. (advertorial)

Info Warga, Demo Angkot Tolak Angkutan Online

Kota Bogor – Mohon perhatian, hari ini ada demo angkot lokalan trayek 02 dan 03, menolak angkutan online. Pergerakan dimulai dari Terminal Laladon, sudah ada pencegatan terhadap sesama angkot agar berhenti operasi. Pergerakan masa konvoi angkot dari Laladon menuju pusat kota melalui jalur Jl Raya Gunung Batu. Kalau anda membawa mobil, jangan ada portabel tempat menyimpan hape navigasi di dashboard, lepas saja karena akan dicurigai sbg angkutan online. Begitu juga yg bawa motor, jangan sembarangan menelepon di atas motor, bisa dicurigai sebagai ojek online. Jaga keselamatan. Yang tidak ada keperluan ke arah Laladon dan gunung batu, jangan ke arah gunung batu, sebab buat apa ke sana kalau tidak ada keperluan. Organda Kota Bogor masih koordinasi ttg hal ini dg Polresta Bogor dan Kodim. Sekali lagi, hati hati. 🙏

Info dari Ibu Dewi Bouslama

Sambut Raja Salman Ribuan Pelajar Baris Di Jalur SSA

Kota Bogor – Dua jam sebelum waktu yang dijadwalkan kunjungan Raja Arab Saudi ke Kota Bogor, ribuan siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Atas mulai memadati jalur lintasan SSA yang akan dilalui oleh Raja Salman, Rabu (1/3). “Saya cuma bisa liat di tv raja salman, sekarang saya mau sambut raja,” ujar Sarah siswa SD Tajur 2 Kota Bogor.

Tak hanya para siswa, para guru pembimbingpun ikut antusias untuk menyambut Raja Salman bin Abdulaziz al-saudi beserta rombongan yang dijadwalkan akan tiba dibogor pada pukul 12.30 wib. “Kami sebagai warga Kota Bogor bangga dikunjungi Raja Arab Saudi, semoga bawa manfaat untuk Bogor dan Indonesia,” ungkap Irwan salah seorang guru pembingbing Sekolah Dasar.

IMG20170301100921

Sambil menanti kedatangan Raja Salman beserta rombongan ribuan siswa terus melambaikan bendera kebangsaan Indonesia dan Arab Saudi sambil menyanyikan lagu mars Bogor. (boy/01)

PDBI Gelar Lomba Bhayangkara Festival Open Marching Band

Kota Bogor – Setelah sukses tahun lalu menggelar lomba marching band tingkat TK, SD dan Umum, tahun ini PDBI kembali menggelar lomba yang sama. “Tahun ini kami bekerjasama dengan Polresta Bogor Kota untuk kembali mengelar lomba Bhayangkara Festival Open Marching Band yang ke 17,” Kata Ketua PDBI Kota Bogor Deny Mulyadi, Kamis (23/2).

Menurut Deny, acara FOMB akan digelar dari tanggal 23 sampai dengan 26 Maret 2017 di GOR Pajajaran dan kawasan CFD Jalan Jendral Sudirman Bogor dengan tiga mata lomba yaitu Display, konser dan street Parade.

Sementara Kapolres Bogor Kota Kombes. Polisi Sujudi yang ditemui Panitia dan didampingi Ketua Umum PDBI Jawa Barat Gatut Susanta menegaskan pihaknya sangat mendukung acara yang sangat positif untuk anak-anak Indonesia apalagi ini digelar dari tingkat TK SD dan Umum. “Kami Polres Bogor Kota siap mensukseskan kegiatan FOMB,” ujar Suyudi, Kamis (23/2).

Ketua PDBI Jawa Barat Gatut Susanta yang ikut mendampingi Ketua PDBI kota Bogor mengatakan, jika pada awal lomba FOMB pada tahun 2000 hanya diikuti oleh unit dari Kota Bogor tahun ini sudah diikuti utusan dari 4 Provinsi. “Kami sangat bangga atas kemajuan ini, semoga cita- cita besar drumband membangun karakter anak bangsa segera terwujud,” pungkasnya.

Lebih lanjut Gatut Susanta menegaskan, lomba FOMB ini memperebutkan piala Gubernur Jawa Barat, Walikota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Ketua PDBI Jabar dan Koni.(boy/01)

Gelar Budaya Wayang Bambu dibuka Oleh Atraksi Silat Cimande

Kota Bogor – Pagelaran seni dan budaya wayang bambu yang dimulai pada pukul 14.20 wib, dibuka dengan seni pencak silat cimande dilanjut dengan musik karinding dan dongeng pajajaran dari kasepuhan budaya sunda Ki Eman Sulaeman.

“Alhamdulillah, siang tadi acara pembukaan sudah kami buka dengan beberapa pengisi acara dari seni pencak silat cimande dan musik karinding,” ujar Ketua Pelaksana, Ki Gatut Susanta, Sabtu (18/2).

Ki Gatut menambahkan, setelah diisi oleh beberapa padepokan dan sanggar seni, nanti malam akan dilanjut dengan aksi Ki Lengser, Ki Gola dan terakhir Wayang Bambu Ki Dalang Drajat tampil dengan mengambil kisah “Ksatria Bakatul” dan Insya Allah acara akan dibuka oleh Pak Walikota dan dilanjut acara puncaknya wayang bambu. “Selain Pak Walikota unsur Muspida dan seribu undangan akan hadir menyaksikan wayang bambu nanti malam,” paparnya.

Gelar seni dan budaya yang digagas oleh Komunitas BaKatul yang digelar ditaman ekpresi sempur Kota Bogor ini mengambil tema “Dengan Budaya Kita Berdaya” hampir dipastikan akan dipenuhi oleh ratusan budayawan dan warga Bogor, pasalnya sejak siang dari pantauan tim redaksi engingengnews.com tampak hadir puluhan komunitas budayawan yang datang dari wilayah Bogor, Bandung, Ciamis dan Kuningan, bahkan beberapa touris asing tampak hadir untuk melihat atraksi seni silat cimande dan musik karinding yang dibawakan oleh beberapa siswa sekolah dasar.

Salah seorang tourist asal Jerman kepada engingengnews.com hanya mampu mengatakan “Indonesia luar biasa,” ungkap Paul, tourist asal Jerman. (boy/01)

Dukung Gerakan Hidup Sehat, Dinkes Kota Bogor Gelar Jalan Sehat

Kota Bogor – Seiring dengan Program yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kesehatan dalam Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Dinas Kesehatan Kota Bogor menggelar jalan sehat bersama Walikota Bogor Bima Arya, Jumat (17/2).

Kepada engingengnews.com, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr.Rubaeah,  mengatakan, Germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. “Kita mulai dari keluarga untuk menggerakan hidup sehat, salah satunya adalah dengan berolah raga,”ujar dr.Rubaeah, Jumat (17/2).

Ditambahkannya, kegiatan jalan sehat dan senam bersama Walikota Jumat pagi dilakukan bersama 100 orang jajaran Dinas Kesehatan yang berasal dari perwakilan Puskesmas dan Labkesda dengan mengelilingi SSA atau Kebun Raya sekaligus memperkenalkan Pedestrian yang belum lama dilounching oleh Walikota. “jalan sehat dan senam bersama ini merupakan rangkaian dalam rangka implementasi gerakan masyarakat hidup sehat atau Germas,” paparnya.

Sementara Walikota Bogor Bima Arya mengajak kepada masyarakat kota bogor untuk membiasakan hidup sehat dengan rutin berolah raga dan makan-makanan sehat “Tak sulit untuk hidup sehat itu, rutin berolah raga, konsumsi sayur dan buah, hindari merokok dan alkohol,” ujar Bima Arya, Jumat (17/2).

Dalam kegiatan jalan sehat ini, selain Walikota dan Jajaran Dinas Kesehatan ikut juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata yang sebelumnya turut menandatangani dukungan dalam gerakan Ngabogor Sehat. (boy/001).

Sambut HUT 65, Group I Kopassus Gelar Komando Marching Band

Bogor – Menyambut hari jadinya yang ke 65, Korps Pasukan Khusus Angkatan Darat Batalyon 14 Group I Kopassus Kemang menggelar berbagai lomba  hal ini ditegaskan oleh Komandan Batalyon Group I Mayor Inf. Budiman, Selasa (14/02/2017).

“Tahun ini dalam rangka HUT Kopasus ke 65, Batalyon 14 Group I Kemang akan digelar banyak Lomba seperti kejuaraan Karate, Ultra Maraton, Kontra, dan Marching Band,” ujar Mayor Inf. Budiman.

Kepada engingengnews.com, perwira yang yang akan bertambah melati dipundaknya ini mengatakan, salah satu lomba yang akan digelar adalah lomba Marching Band dengan nama Komando Marching Band Competition yang akan dilaksanakan tanggal 29 s/d 30 April 2017 di Bogor dengan mata lomba Military style, Display, Konser, Drum Battle dan Street Parade. “Kegiatan ini adalah salah satu peran Kopassus dalam membangun karakter bangsa,” pungkasnya.

Sementara Ketua Umum Sandinusa Gatut Susanta mengatakan, lomba dengan Penanggung Jawab Batalyon 14 Grup 1 Kopassus ini bekerjasama dengan Sandinusa, PDBI Jabar dan didukung Pemerintah Kota serta Kabupaten Bogor dengan total Hadiah 50 juta rupiah. “Lomba marching band ini meliputi kelas kejuaraan dari TK, Yunior, Senior dan Umum,” kata ketua Umum Sandinusa Gatut Susanta, Selasa (14/2).

Menurut Gatut, saat ini peserta yg sudah mendaftar dari wilayah Jambi, Sumsel, kalimantan, Jatim, Jateng, Jabar,  Banten dan DKI. (boy/001)