Poster Menolak Hoax Dan Bullying Karya Siswi SMAN 3 Kota Sukabumi Juara FL2SN

Sukabumi – Prestasi membanggakan yang sekaligus mengharumkan nama Kota Sukabumi di toreh oleh Riskha Irryani Suhendro dalam Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) Tingkat Provinsi Jawa Barat 6 s/d 8 Agustus 2019 yang lalu di Lembang Bandung.

Siswi SMAN 3 Kota Sukabumi yang duduk di bangku kelas XII IPA 2 tersebut mengalahkan 26 peserta lainnya dengan perolehan nilai 288 dalam kategori Lomba Membuat Poster Putri. Dan menjadi Juara Satu sekaligus mewakili Jawa Barat di lomba FL2SN untuk Tingkat Nasional.

Orang tua Riskha drg. Suhendro Rusli mengucap syukur akan prestasi yang diperoleh putrinya.

“Very proud of u my daughter, Alhamdulilah, sujud syukur kami sampaikan kepada sang pencipta. Terimaksih atas dukungan dan supportnya kepada semua pihak, semoga Bulan September yang akan datang di event yang sama di Tingkat Nasional dapat mencapai prestasi yang lebih baik lagi.” Kata Suhendro.

Seperti yang beritakan sebelumnya dua siswi SMAN 3 Kota Sukabumi telah mengukir prestasi di Tingkat Jawa Barat. Yaitu Riskha Irryani Suhendro Juara Satu membuat Poster Putri dan Hanna Zhafira memperoleh Juara Dua Lomba Baca Puisi.

Riskha Irryani Suhendro, membuat poster dengan thema “Ayo Kita Berperan Menjadi GPS.”

Sebuah pesan moral mengajak masyarakat termasuk kaum muda atau milenial agar bersama – sama melawan hoax dan bullying di media social. Desain poster Riskha yang menyabet Juara Satu tersebut bergaya Style Manga, yaitu seperti komik – komik Jepang. ( JJ ).

Hanya Tunggu SK, Ida Purnama Sari Sah Jadi Ketua DPD APKLI Kota Sukabumi

Sukabumi – Secara de facto saat ini sdri Ida Purnama Sari sah memimpin DPD APKLI Kota Sukabumi. Tinggal secara de jure saja beliau seratus persen menjadi ketuanya kata Ketua DPW Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Prov. Jabar, Drs. H. Ridwan Sudirmansyah, M. Si. kepada reporter engingengnews.com di sekretariat DPD APKLI Kota Sukabumi, perihal kepengurusan baru DPD APKLI Kota Sukabumi yang beralamat di Jalan Karamat Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi, Jum’at, (16/08/2019).

“Semuanya sudah di tempuh, baik secara administrasi dan pengajuan susunan kepengurusan baru yang sudah di terima oleh DPP APKLI di Jakarta. Jadi tinggal menunggu SK nya saja yang sedang diproses.” Lanjutnya.

Sementara itu menanggapi dirinya akan di tetapkan memegang tampuk pimpinan DPD APKLI Kota Sukabumi, Ida Purnama Sari mengatakan bahwa hal tersebut merupakan sebuah tugas tanggung jawab yang besar untuk memajukan APKLI di Kota Sukabumi.

“Insya Alloh dengan kepercayaan yang sudah di berikan kepada saya, tentunya akan membuat saya bekerja lebih keras lagi. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang berat untuk memajukan APKLI di Kota Sukabumi.” Ucap Ida yang sekarang ini masih menjabat Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan APKLI DPW Prov. Jabar.

“Saya akan segera menjalan program – program yang sudah di siapkan, terutama bersinergi dengan Pemerintah Daerah. Dan tentu saja sesegera mungkin mewujudkan percepatan 5 pilar revolusi kaki lima,sesuai apa yang selalu di dengungkan oleh Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) dr Ali Mahsun, M. Biomed.” Lanjut Ibu dari dua orang anak ini yang di kenal sebagai penggiat social dan aktivis kemasyarakatan

“Lima pilar kaki lima itu meliputi, revolusi lahan usaha dan perumahan, revolusi keuangan, revolusi distribusi dan pergudangan, revolusi teknologi informasi dan pendampingan percepatan kaki lima. Lebih jelasnya nanti setelah SK keluarlah, jadi mohon di sabar ya.” Tuturnya ( JJ )

Puluhan Tahun Mengabdi 266 PNS Kota Sukabumi Dapat Penghargaan Satyalancana Karya Satya

Sukabumi – 266 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, mendapatkan Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, yaitu Satyalancana Karya Satya, Kamis (15/08).

Penghargaan tersebut di serahkan langsung oleh Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

Penghargaan Satya Lencana Karya Satya merupakan penghargaan untuk ASN yang sudah mengabdi dengan masa pengabdian selama 30, 20, dan 10 tahun.
Dari 266 ASN tersebut di bagi dalam 3 kategori yaitu masa pengabdian 30 tahun sebanyak 31 orang, 20 tahun sebanyak 48 orang, dan 10 tahun sebanyak 187 orang.

“Mengabdi kepada bangsa negara bukanlah usia yang pendek. Tetapi yang utama adalah bukan berapa lama kita mengabdi, akan tetapi kualitas pengabdiannya kepada masyarakat yang harus jadi perhatian,” kata Achmad Fahmi dalam sambutannya.

Menurutnya buat apa pengabdian selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun jika keberadaan ASN tidak dirasakan kehadirannya oleh masyarakat. Dalam artian bukan berapa lama mengabdi, akan tetapi kualitas pengabdian kepada masyarakat yang jadi perhatian.

“Oleh sebab itu Mari kita sama – sama berkomitmen dalam peningkatan pelayanan untuk masyarakat, tingkatkan kualitas kinerja dalam pelayanan public,” paparnya. ( JJ )

Bale Haur Koneng, Manjakan Penumpang Bus di Kota Sukabumi

Sukabumi – Berbagai persiapan di Terminal Type A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi untuk memberikan kenyamanan terus di maksimalkan. Ini terlihat dengan kesiapan para petugas, ketersediaan armada bus serta fasilitas lainnya yang ada di Terminal Type A Sukabumi.

Ada yang menarik di terminal Type A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi saat ini, yaitu hadirnya Bale Haur Koneng yang merupakan tempat peristirahatan penumpang yang berkonsep budaya sunda atau Jawa Barat dengan beberapa fasilitas penunjang kenyamanan seperti sejuknya suasana, wiffi gratis, charger hp serta hadirnya hewan – hewan jinak.

Saat di temui reporter engingengnews.com di kantornya , Rabu 15/08/2019. Kepala Terminal Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, Yukky Rahmat Yunus, A.Md.PPLU., S.M. menjelaskan, Keberadaan Bale Haur Koneng ini di buat untuk memanjakan para penumpang agar tidak jenuh saat menunggu jadwal keberangkatan bus. Dan penumpang dapat memanfaatkan fasilitas – fasiltas yang ada di Balai Haur Koneng secara gratis.

“Intinya Terminal sudah siap melayani dan memberikan pelayanan maksimal kepada para penumpang selama berada di Terminal Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi. Lanjut Yukky. (JJ)

KPU Kota Sukabumi Tetapkan 35 Kursi DPRD Terpilih, Gerindra Dan Golkar Raih Kursi Terbanyak

Sukabumi – Penetapan perolehan kursi Partai Politik dan calon terpilih anggota DPRD Kota Sukabumi telah di laksanakan pada hari selasa, (14/08/2019) di Gedung DPRD Kota Sukabumi.
Dan Ini dia Partai Politik beserta jumlah kursi anggota DPRD Kota Sukabumi Tahun 2019 – 2024 sebagai berikut :

Partai Gerindra 6 Kursi
Partai Golkar 6 Kursi
Partai Demokrat 5 Kursi
PKS 5 Kursi
PDI Perjuangan 4 Kursi
Partai Nasdem 3 Kursi
PAN 3 Kursi
PPP 2 Kursi
Partai HANURA 1 Kursi

Menurut Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami. Bahwa partai yang mendapatkan kursi terbanyak adalah Partai Gerindra dan Partai Golkar.

“Partai Gerindra mendapatkan 6 Kursi dan Partai Golkar juga 6 Kursi, itulah partai yang mendapatkan kursi terbanyak.” Jelasnya usai rapat pleno penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Kota Sukabumi

“Allhamdulillah dari semua rangkaian kegiatan pemilu ini semuanya berjalan lancer serta semuanya menerima tidak ada yang keberatan. Setelah ini adalah tahap memberikan berkas atau Surat Keputusan kepada masing – masing calon terpilih anggota DPRD Kota Sukabumi. Dan hasil pleno ini akan segera di serahkan kepa Pemerintah Kota Sukabumi.” pungkasnya. ( JJ )

Jawab Kebutuhan Layanan Informasi Publik, Pemkab Sukabumi Hadirkan ‘BIMASAKTI’..

Sukabumi – Bank Informasi Masyarakat Sukabumi Aktual Terintegrasi atau BIMASAKTI ini harus dapat di pergunakan dan di manfaatkan sebaik mungkin, sebab system layanan informasi public satu pintu ini akan memudahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta dapat menjawab keluhan juga aspirasi masyarakat Ucap Bupati Kabupaten Sukabumi, H. Marwan Hamami dalam ekpose aplikasi layanan informasi publik satu pintu Bank Informasi Masyarakat Sukabumi Aktual Terintegrasi (Bimasakti) di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/08/2019).

“Di era digital ini sudah merupakan tuntutan zaman, apalagi apalagi kedepan kebijakan pemerintah akan mengimplementasikan konsep Smart City. Untuk itu silahkan program yang mudah di akses ini untuk dimanfaatkan oleh masyarakat” tambah H. Marwan Hamami

Sementara menurut penjelasan Plt. Kepala Diskominfo H. Achmad Riyadi, mengatakan bahwa aplikasi Bimasakti tersebut merupakan aktualisasi dari konsep smart city yang sudah dijalankan sejak tahun lalu .

“Bimasakti adalah implentasi dari konsep smart city yang sudah berjalan setahun lalu. Dan Aplikasi ini bersifat user friendly atau mudah diakses oleh masyarakat. Oleh sebab itu dengan aplikasi ini, user dapat memenuhi keinginan dan harapan dalam memperoleh informasi yang terintegrasi tentang Kabupaten Sukabumi,” kata Herdi, Rabu (14/08).

Menurutnya diharapkan aplikasi ini dapat mendukung keterbukaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat atas informasi.

“Layanan informasi yang sering di akses oleh masyarakat seperti layanan Kesehatan dan Pekerjaan Umum yang tak menutup kemungkinan kedepan juga termasuk layanan kebutuhan sehari hari,” pungkasnya.  ( JJ )

Tersenggol Mini Bus, Colt Mini Terguling 5 Orang Terluka

Sukabumi – Insiden mobil Colt mini dengan sebuah mobil minibus Nissan Serena bersenggolan di ruas jalan jalur lingkar selatan Sukabumi dekat pertigaan Mesjid Raudatul Irfan. Mengakibatkan mobil colt mini tersebut terguling dan minibus ringsek. Peristiwa tersebut terjadi hari Senin, (12/08/2019).

Menurut warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut, di duga Colt mini yang bernopol F 7954 SB dari arah Bogor dan akan masuk ke terminal. Sedangkan minibus Nissan Serena warna hitam dengan nomor polisi B 1705 BOD akan putar balik, dan kemudian terjadi senggolan yang mengakibatkan colt mini tersebut terguling.

Menurut informasi penumpang colt mini yang di perkirakan berjumlah lima orang langsung di larikan ke rumah sakit terdekat, dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (JJ)

Keberhasilan Hari Ini Adalah Buah Perjuangan Masa Lalu ..

Sukabumi – Generasi yang tidak menghargai perjuangan para pahlawan bangsa adalah generasi yang kerdil, generasi yang tercerabut dari akar sejarah bangsanya hal ini ditegaskan Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dalam acara riung mungpulung bersama para tokoh pejuang, Janda Perintis Kemerdekaan, Veteran, Angkatan 45, Wredhatama, dan organisasi kejuangan se-Kota Sukabumi, yang di selenggarakan Pemerintah Kota Sukabumi di Gedung Juang 45, Senin, (12/08/2019).

“Kita tidak dapat di pisahkan dari masa lalu yang telah menjadi suatu proses perjalanan sebuah bangsa,” ujar Fahmi.

Ditambahkannya keberhasilan saat ini yang sedang kita nikmati baik itu Aparatur Sipil Negara (ASN) , TNI, Polri, pengusaha, karyawan swasta dan lain sebagainya tentunya tidak dapat terlepas dari buah perjuangan para pendahulu di masa lalu.

Maka dari itu sebagai penerus bangsa, sangatlah wajar untuk senantiasa menaruh rasa hormat kepada para pini sepuh, para pejuang perintis dan janda perintis kemerdekaan, yang telah membela bangsa.

Dalam acara tersebut di hadiri pula oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri S Hamami. Unsur Forkominda Kota Sukabumi, Sekda Kota Sukabumi serta masyarakat kota Sukabumi. (JJ)

BPD Harus Menjadi Penyambung Lidah Masyarakat Dalam Kebijakan Desa

Sukabumi – Badan Permusyawaratan Desa atau BPD, adalah mitra desa dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus saling bersinergi dengan Pemerintahan Desa hal ini ditegaskan Camat Nagrak, Kurnia Lismana, AP., kepada reporter engingengnews.com dalam acara Pelantikan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang baru Masa Bhakti 2019 – 2025 serta pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Pemerintah Desa Nagrak Selatan Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi. Jumat, (09/08/2019).

“Salah satu tugas pokok BPD adalah menampung aspirasi masyarakat dan menyampaikannya kepada pengambil kebijakan  kepala desa. Jangan sampai ada sumbatan komunikasi antara rakyat dengan desa,” Ujarnya.

Oleh karena itu BPD harus dapat mendorong Pemerintahan Desa untuk transparansi dalam melaksanakan tata kelola manajemen pemerintahan, pertanggungjawaban, akuntabilitas serta harmonisasi antara Desa dan  BPD harus di jaga.

Dalam acara tersebut di hadiri pula oleh unsur Muspika Kecamatan Nagrak, para ketua RT / RW, para ketua lembaga desa dan tokoh masyarakat Desa Nagrak Selatan Kabupaten Sukabumi.

Dan berikut Anggota BPD Nagrak Selatan Kabupaten Sukabumi terpilih terdiri dari 9 orang adalah :
1. Drs. Mustopa Kamal Ketua
2. D. Nano Juanda Wakil Ketua
3. Helmi Mulana, S.Pd. MM.Pd. Sekretaris
4. Drs. Mamat Rosidin Anggota
5. Nanang, S.Pd.M.Si Anggota
6. Suhaeri Anggota
7. Yadi Irwansyah, Anggota
8. Emi Suhaemi S.Pd.I Anggota
9. Dedah Suhaedah Anggota ( JJ )

Parkir Sembarangan di Kota Sukabumi Siap-Siap di Gembok

Judul : Parkir Sembarangan di Kota Sukabumi Pasti di Tindak

Sukabumi – Pengguna atau pemilik kendaraan baik roda dua maupun empat harus taat peraturan, mereka tidak bisa seenaknya memarkirkan kendaraannya di sembarang tempat, ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman saat di temui reporter engingengnews.com di ruang kerjanya. Kamis, (08/08/2019).

Perda Nomor 5 Tahun 2018 itu dasar hukumnya, yaitu tentang Penyelenggaraan Perhubungan yang mengatur perparkiran.

“Bila nanti di zona larangan merah ada yang memarkirkan kendaraanya, para petugas tak segan – segan akan menindaknya. Dan petugas akan langsung memberikan sanksi berupa pencabutan pentil, penggembosan, penggembokan bahkan penderekan secara paksa.” Lanjutnya.

Sampai saat ini penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2018 tersebut sudah di lakukan secara bertahap di sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi. Seperti di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Ir. H. Djuanda, Jalan Gudang, Jalan Laksmana RE Martadinata, Jalan Siliwangi, Jalan R. Syamsudin, S.H. dan Jalan Surya Kencana. ( JJ )