Bang Yos Siap Benahi PARFI ..

Jakarta – Letjen Purn. Dr. HC. Sutiyoso yang akrab dipanggil Bang Yos, mengundang Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) ke kantornya di bilangan Thamrin. Dalam kapasitas salah satu warga negara yang konsern pada negeri ini agar lebih baik pada bulan september yang lalu.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Pjs Ketua Umum, Soultan Saladin yang didampingi Sekjen DPP PARFI Dr. Kun Nurachadijat dan beberapa orang penggiat Parfi lainnya, Evry Jo dan Tedi Trangi.

Dari percakapan tersebut, berkembang ke arah pembenahan organisasi besutan Suryo Sumarno ini yang berujung pada permintaan DPP Parfi agar Bang Yos bersedia menjadi ketua Umum DPP Parfi pada 5 Okt 2018 kemarin.

Bang Yos, menegaskan bahwa sebagai insan yang terlahir dan besar  karena selalu tuntas membereskan masalah masalah yang ditugasi kepadanya, terutama di seputar penugasan penugasan di dinas kemiliteran dan pemerintahan DKI, kini tertantang untuk mencurahkan kembali darma baktinya demi negara, namun dalam bidang yang sangat berbeda, yakni dunia seni dan perfilman. Hal ini Bang Yos tegaskan kemarin (jumat, 5 okt 18) di kantornya “sebelum saya putuskan bersedia atau tidaknya, ijinkan beberapa minggu ke depan, saya akan kumpulkan artis & aktor senior seijin Pjs Soultan & Sekjen Kun, sekaligus saya meminta masukkan hal hal apa saja yang para aktor artis inginkan keadilan yang selama ini pemerintah dirasa belum hadir disana, karena saya tidak ingin mengorbankan reputasi sebagai orang pemberes & pemecah masalah menjadi masalah baru dalam dunia Parfi ini”, ujar Bang Yos.

“Kebetulan setelah saya diberhentikan presiden dari Kepala Badan Intelijen Nasional dengan hormat dan sangat politis, saya banyak waktu luang sekarang” tandas orang yang kala aktif diketentaraan sempat menjadi komandan Susilo Bambang Yudono & Prabowo saat itu. (boy)

GMNI Jabar Gelar Diskusi Reforma Agraria Dan Masa Depan Jawa Barat

Bandung – DPD GMNI Jawa barat dan DPD IMM Jawa barat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jawa Barat menggelar diskusi publik yang bertema “Reforma agraria, perhutanan sosial, dan masa depan Jawa barat”, acara ini diselenggarakan sebagai rangkaian momentum hari tani nasional yang jatuh pada tanggal 24 September.

Ketua pelaksana Dewex Sapta anugrah menegaskan kegiatan diskusi ini bagian dari upaya bersama kawan-kawan GMNI dan IMM dalam membangun kembali narasi tentang reforma agraria yang merupakan bagian penting dalam perumusan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam prinsip keadilan.

“kami melihat bahwa masalah agraria masih menjadi masalah akut dan belum menemukan solusi dalam upaya pelaksanaan reforma agraria sejati sebagaimana amanat UUPA no 5 tahun 1960, maka dari ini melalui kegiatan ini kami berusaha membangun kembali narasi baru dalam membedah persoalan agraria yang terjadi secara umum di Indonesia dan secara khusus di Jawa barat”, ujar Dewek Sapta, Sabtu (29/09).

Sementara Ketua DPD GMNI Jawa Barat Wahyu Khanoris dalam sambutan nya menyampaikan bahwa kegiatan diskusi ini menjadi salah satu sarana untuk kembali menggaungkan semangat negara agraria yang menjadi ciri dari negara Indonesia yang tersebar sebagai satu potensi dalam peningkatan taraf kehidupan rakyat Indonesia. Tidak hanya itu, beliau menyampaikan bila negara serius melaksanakan reforma agraria sejati sebagaimana pemikiran Bung Karno, maka niscaya Indonesia mampu menjadi negara besar di dunia.

Ketua DPD IMM Jawa Barat Zaki Nugraha menyampaikan, Jawa barat sebagai culture masyarakat agraris perlu menerapkan UUPA ini dalam tekhnis kebijakan di Jawa barat agar keadilan sosial yang merata mampu diciptakan penuh oleh pemerintahan melalui kebijakan yang pro terhadap tani.

Dalam kegiatan diskusi ini di hadiri oleh DPP Serikat Petani Indonesia (SPI) yang dihadiri oleh sekretaris jendral Agus Ruli Ardiansyah yang menjadi pemantik diskusi. Agus mengatakan bahwa persoalan pokok agraria masih jauh dari harapan bersama, karena pelaksanan reforma agraria ini masih sebatas wacana sehingga perwujudan dalam melaksanakan reforma agraria ini masih sebatas program tanpa dorongan yang kuat baik secara politik maupun keterlibatan organisasi secara aktif.

“untuk melaksanakan reforma agraria kita perlu bekerja sama dalam mewujudkan agenda ini, dan SPI masif tetap melakukan pengawalan penuh secara organisasi yang memang melakukan identifikasi serta pendampingan di basis-basis SPI yang ada,”ujarnya.

SementaravKetua DPW Serikat Petani Indonesia (SPI) Jawa Barat Tantan Sutandi menegaskan bahwa kegiatan diskusi ini harus masif dilakukan oleh element gerakan tani dan mahasiswa secara khusus untuk menyatukan persamaan pandangan terhadap kasus reforma agraria yang mendominasi persoalan serius di negara Indonesia, terkhusus Jawa barat merupakan provinsi strategis yang perlu menjadi tumpuan bagi pelaksanaan reforma agraria guna menjaga stabilitas ekonomi dan penyangga kedaulatan pangan Indonesia. Karena mengingat adanya program yang di gaungkan oleh Ridwan Kamil selaku gubernur baru Jawa barat yang akan melaksanakan upaya pemekaran daerah dibeberapa daerah di Jawa barat, hal ini juga tidak akan terlaksana bila reforma agraria tidak di wujudkan dalam hal kebijakan strategis pembangunan daerah.

Acara ini juga di hadiri oleh beberapa element mahasiswa lainnya seperti Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI), Gema Petani Jawa Barat, dan beberapa BEM perguruan tinggal di Bandung yang menjadi peserta penyelenggaraan diskusi tersebut. (boy)

PDAM Tirta Pakuan Menjadi Duta Air Jawa Barat

Kota Bogor – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menjadi tuan rumah Sosialisasi Pelajar Duta Air Provinsi Jawa Barat tahun 2018 untuk wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane.

Sosialisasi yang berlangsung di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng pada Rabu (26/9/2018) ini diikuti 50 siswa SMA/sederajat di wilayah Kota Bogor dan sekitarnya.

Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jawa Barat yang menginisiasi kegiatan ini melihat, kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Jawa Barat, khususnya Ciliwung dan Cisadane, sudah sangat memprihatinkan. Maka dari itu perlu diambil upaya pencegahan sejak dini agar tidak semakin parah di masa yang akan datang.

Para siswa yang mengikuti kegiatan ini diberi pemahaman tentang pentingnya menjaga aliran sungai agar dapat dinikmati manfaatnya. Salah satu yang paling nyata adalah pemanfaatan Sungai Cisadane yang menjadi sumber air baku PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, serta Sungai Ciliwung yang akan digunakan menjadi sumber air SPAM Katulampa.

Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Syaban Maulana sangat senang Pemerintah Provinsi Jawa Barat begitu peduli terhadap pelestarian DAS di wilayah Jawa Barat, khususnya sungai Cisadane dan Ciliwung.

Sungai Cisadane begitu penting bagi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor karena menjadi sumber air baku bagi 80 persen pelanggan.

Kepada para pelajar yang mengikuti sosialisasi, termasuk perwakilan Dewan Sumber Daya Air Nasional, Dirtek menyampaikan bahwa kondisi bagian hulu Sungai Cisadane sudah cukup memprihatinkan. Keberadaan industri-industri besar serta kebiasaan buruk masyarakat telah mempengaruhi air baku yang masuk ke IPA Dekeng. (humas)

#pdamtirtapakuan #pdamkotabogor #infopdamkotabogor #pelayanan #pelayananpelanggan #bogohkabogor #welovebogor

Patung GWK Tapak Sejarah Mahakarya Anak Bangsa

Bali – Presiden Joko Widodo meresmikan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang menjadi mahakarya anak bangsa,  Sabtu (22/09).

“Patung GWK layak disebut mahakarya karena merupakan salah satu patung tembaga terbesar di dunia dan patung tertinggi ke-3 di dunia,” Ungkap Jokowi saat memberikan sambutan meresmikan patung GWK

Menurut Presiden dirinya diberikan penjelasan bahwa patung GWK lebih tinggi dari pada Patung Liberty di Amerika Serikat. Dan selesainya GWK ini bukan hanya membanggakan rakyat Bali, tapi juga membanggakan seluruh masyarakat Indonesia.

Hal ini menurutnya membuktikan sebagai bangsa yang besar, Indonesia bukan hanya mewarisi karya-karya besar peradaban bangsa masa lalu yang indah seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

“Tapi di era kekinian bangsa kita juga bisa berkarya, bisa berkreasi untuk membangun sebuah peradaban, untuk melahirkan mahakarya yang baru, yang juga mengagumkan kita semua, yang juga diakui dan dikagumi dunia,” ujarnya,  Sabtu (22/09).

Kepala Negara juga menuturkan di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini, pengembangan seni budaya harus dipadukan dengan teknologi.

Seperti halnya Patung GWK yang juga memadukan karya seni budaya bangsa Indonesia, terutama seni budaya Bali dengan kemajuan teknologi, dengan riset, dengan ilmu pengetahuan yang baru.

Pada saat proses pembuatannya, Patung GWK telah menjalani serangkaian tes, antara lain windnel testatau tes ketahanan angin di Australia (Windtech) dan Kanada (RDWI), cavity test atau tes rongga secara berkala, dan soil test.

Konstruksi patung dibuat dengan material tembaga dan kuningan, ditopang 21.000 batang baja dengan berat total 2.000 ton dan jumlah baut sebanyak 170.000 buah. Adapun periode konstruksi berlangsung mulai Agustus 2013 hingga Juli 2018.

“Dengan perpaduan itu, patung GWK ini akan mampu bertahan selama kurang lebih 100 tahun dan saya yakin 100 tahun lagi patung GWK akan tetap menjadi karya peradaban yang dibicarakan, yang menjadi kebanggan bangsa dan menjadi warisan kebudayaan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Di balik kemegahan patung ini, Presiden menuturkan ada satu hal yang bisa menjadi inspirasi bagi semua, yakni karya besar dimulai dari keberanian untuk mempunyai gagasan-gagasan besar, mimpi besar, dan lompatan-lompatan besar. Menurutnya, tanpa keberanian akan sulit lahir karya-karya besar.

“Saya melihat patung ini bukan hanya menjadi ikon budaya Bali atau ikon pariwisata Indonesia, tapi menjadi tapak sejarah. Bangsa kita akan mampu melahirkan karya-karya besar jika kita berani memulai dengan ide-ide besar,” tandasnya.

Ide-ide besar tersebut menurut Kepala Negara juga harus diikhtiarkan secara konsisten, seperti untuk membangun patung GWK yang akhirnya bisa terwujud setelah 28 tahun.

Oleh karena itu, Presiden memberikan apresiasinya kepada I Nyoman Nuarta atas gagasan besar, keberanian, dan ikhitiarnya selama ini. Tak hanya itu, Presiden juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan patung setinggi 121 meter ini.

“Tentu gagasan besar ini juga ditopang oleh banyak pihak, dukungan pemerintah dan rakyat Bali, maupun pihak swasta yang ingin mimpi besar para seniman ini terwujud,” ungkapnya.

Di penghujung sambutannya, Kepala Negara pun mengajak para seniman dan para budayawan untuk terus berkreasi untuk mewujudkan karya-karya terbaik yang selanjutnya akan memperkaya peradaban bangsa Indonesia. (gus)

Antisipasi Gangguan Pasokan Air, PDAM Kota Bogor Siapkan 10 Tangki Air

Kota Bogor – Pemasangan pompa baru di Intake Cipaku rencananya dimulai Kamis (30/08/2018) pagi pukul 06.00 WIB.

Terkait dengan pekerjaan tersebut, PDAM mulai menghentikan pompa sementara Intake Cipaku untuk memudahkan pengangkatan pompa lama.

Diprediksi, gangguan pengaliran di pelanggan terjadi pada siang atau sore harinya. Untuk mengantisipasi gangguan, PDAM sudah menyiapkan sepuluh armada tangki membantu penyediaan air bersih bagi pelanggan yang terdampak gangguan.

“Kita siapkan sepuluh tangki yang terus bergerak selama pelanggan membutuhkan. Karena keterbatasan sopir, kita minta pegawai untuk turut serta membantu. Bahkan kami direksi siap menjadi sopir atau kenek jika dibutuhkan. Para manajer dan asisten manajer juga bisa turun membantu,” kata Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Syaban Maulana.

Seperti diketahui, PDAM akan mengerjakan pemasangan pompa transmisi air baku di Intake Cipaku dengan sumber air dari Sungai Cisadane selama 1-2 pekan ke depan.

Pengerjaan ini berpotensi menyebabkan gangguan pelayanan di wilayah zona III. Di antaranya sebagian Jl. Raya Pajajaran, Jl. Sukasari 1, 2, 3 dsk, Jl. NV. Sidik dsk, Jl. Duku, Jl Nanas Bantar Kemang, Jl Pajajaran Baranangsiang, Jl Pajajaran Indah, Villa Duta, Pajajaran Regency, Jl Ciheuleut, Bogor Lake Side.

Kemudian Griya Soka, Perum Botanica Cimahpar, Perum Haji Cimahpar, Perum Nurul Ichwan, Jl Sukasari, Jl Siliwangi, Jl Lawanggintung, Jl Sekip, Jl Batutulis, Kp. Jaya tunggal dsk, Perum Puri mas dsk, sebagian jl. Bondongan. Gunung Batu, Jalan Sindang Barang, Jl Loji, Griya Melati.

“Bagi masyarakat membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi Call Center 24 Jam PDAM di nomor (0251) 8324111 dan Whatsapp 08111182123,” kata Dirtek.

Sementara itu, pemasangan pompa baru itu diyakini dapat meningkatkan pelayanan air bersih PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Pompa buatan Eropa Timur yang punya kemampuan teknis hingga 300 liter perdetik (l/det) itu merupakan salah satu solusi perbaikan sistem pengaliran di wilayah zona III.

Dirtek menyebutkan, pemasangan pompa transmisi air baku itu merupakan langkah PDAM untuk meningkatkan pelayanan di wilayah zona III. Karena beberapa waktu belakangan ini, sejumlah wilayah di Kecamatan Bogor Barat, Utara dan sebagian Bogor Selatan diidentifikasi belum terlayani 24 jam.

“Pemasangan pompa di Intake Cipaku ini merupakan salah satu solusi gangguan pelayanan di wilayah Cimahpar, Bogor Baru, perumahan Griya Melati hingga Bubulak. Ini sebagai solusi jangka pendek sambil SPAM Katulampa selesai,” ujar Dirtek.

Direksi sengaja mengadakan apel khusus untuk menyosialisasikan rencana pemasangan pompa ini kepada seluruh pegawai, agar para pegawai dapat membantu menginformasikan program ini kepada khalayak umum.

“Pengerjaan pemasangan pompa ini cukup memakan waktu, mungkin bisa seminggu lebih. Dan ini akan berdampak pada sistem pengaliran kita. Pasokan air bersih ke pelanggan akan terhambat. Jadi tolong bantu informasikan kepada tetangga, teman-teman atau keluarganya,” kata dirtek.

Dia menerangkan, tim dari Departemen Produksi dibantu NRW dan Trandis melakukan simulasi penghentian pasokan air selama dua jam pada Selasa (28/08/2018) lalu. Meski hanya dua jam, dampaknya ternyata cukup signifikan. Banyak laporan air tidak mengalir via call center hingga beberapa jam.

“Kita lakukan simulasi (penghentian pompa sementara 100 l/det) pada pukul 18.00-20.00 WIB, air di rumah saya di Bantarjati mati sampai pukul 22.00. Berarti kan cukup lama juga gangguannya,” ujar Dirtek. (humas/ysp)

Idul Adha, PDAM Kota Bogor Sebar 23 Ekor Hewan Qurban

Kota Bogor – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menyalurkan 23 ekor kambing kurban kepada masyarakat di sekitar sumber mata air, WTP, reservoir dan masjid-masjid di Kota Bogor. Kegiatan ini merupakan program Coorporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1439 H/2018 M.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan H. Deni Surya Senjaya melalui Sekretaris Perusahaan Teguh Setiadi mengatakan, kegiatan kurban adalah bentuk dari kepedulian sosial PDAM Kota Bogor yang ingin berbagai kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

“Kegiatan ini juga sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kami terhadap kinerja yang telah diraih hingga saat ini, yang merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan terhadap layanan PDAM,” kata Teguh.

Lebih lanjut Deni menjelaskan bahwa hewan kurban yang diberikan merupakan sumbangsih dari perusahaan dan karyawan PDAM. Dia berharap kurban ini dapat membawa berkah dan bermanfaat bagi semua pihak.

Ke-23 ekor kambing ini kemudian disebar ke sejumlah titik. Di antaranya Masjid Raya Bogor, Masjid At-Taqwa Balaikota, dan Masjid LP Paledang. Hewan kurban pun dibagikan ke masyarakat yang tinggal di sekitar Mata Air Tangkil, Bantar Kambing, Kota Batu Intake Ciherang Pondok, SPAM Katulampa dan lain-lain.

“Hewan-hewan kurban ini diatasnamakan karyawan-karyawati yang akan memasuki masa purnakarya. Lalu kita distribusikan kepada panitia pemotongan hewan kurban setempat. Jumlahnya ada 23 ekor kambing,” beber Teguh.

Kegiatan kurban yang selalu dilakukan setiap tahun di momen Idul Adha adalah bentuk komitmen kepedulian sosial PDAM yang selalu ingin melakukan peningkatan dan kebaikan untuk masyarakat. (humas)

PDAM Kota Bogor Raih Gelar Terbaik Di Helaran 2018

PDAM Raih Gelar Terbaik di Helaran 2018

BOGOR – PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor keluar sebagai pemenang dalam kategori kreativitas terbaik mobil hias pada Helaran Seni Budaya dan Pawai Mobil Hias dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) tahun 2018 ke 536, Minggu (12/08/18).

Demikian dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Seni Perfilman dan Kelembagaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Sanusi.

Mendampingi PDAM, sebutnya, RSUD Kota Bogor yang berhak menjadi pemenang sebagai artistik terbaik. Sedangkan untuk kategori inovasi pada mobil hias berhasil diraih Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor.

“Untuk kategori SKPD, penyaji terbaik diraih Dinas Pendidikan (Disdik). Sementara untuk kreativitas terbaik kembali direbut RSUD Kota Bogor. Sedangkan Dinas Kesehatan (Dinkes) berhasil menjadi pemenang inovasi terbaik,” papar Sanusi.

Asisten Manajer Humas PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor R. Poppi Rustanti menerangkan, untuk memberikan display mobil hias yang menarik kepada masyarakat yang menyaksikan acara tersebut, pihaknya mengusung konsep alur sistem produksi dan distribusi dengan menampilkan miniatur SPAM Katulampa, reservoir, dan rumah pelanggan.

“Selain ingin memberikan suguhan yang menarik kepada masyarakat, kami juga sekaligus ingin memberikan edukasi dan informasi meski terbatas agar para pelanggan dan masyarakat luas mengetahui alur sistem produksi dan distribusi air,” jelas Poppi

Di hadapan Wali Kota Bogor Bima Arya, pimpinan Muspida dan tamu VIP, ia juga mengatakan, PDAM Tirta Pakuan menampilkan seni tradisional sunda berupa tari jaipong yang dipentaskan oleh putri-putri karyawan PDAM.

Dalam pawai mobil hias tahun ini, PDAM pun menunjukkan dukungannya untuk atlet-atlet terbaik nasional yang berlaga di kancah Asian Games 2014. Asisten Manajer Jaringan dan Perangkat Keras Djeki Rasna membawa replika obor sebagai bentuk dukungan itu.

Direktur Umum Rino Indira Gusniawan dan Direktur Teknik H. Syaban Maulana juga turut berjalan kaki di rute helaran sejauh 2,5 km dari sekitaran Tugu Kujang hingga Taman Kencana.

“Sekali lagi alhamdulillah kalau akhirnya PDAM Tirta Pakuan bisa menjadi pemenang di kategori mobil hias ini. Persiapan yang sudah dilakukan sejak Rabu (08/08/18), membuah hasil yang memuaskan dan membanggakan. Meskipun menjadi juara bukan tujuan kami,” pungkasnya.

Berikut para pemenang untuk kategori lainnya :

• Kategori Kecamatan
1. Inovasi : Bogor Barat
2. Artistik : Bogor Tengah
3. Penampil terbaik : Bogor Selatan

• Kategori Komunitas
1. Penyaji : P2KJ
2. Inovasi : SMK Kesatuan
3. Artistik : Teater Prabu

• Kategori Sanggar
1. Artistik : Kabupaten Sumedang
2. Penyaji : Kabupaten Subang
3. Inovasi dan kreatifitas : Sanggar Edas