BOGOR ANJANG SEHAT (BAS) “KETIKA PETUGAS KESEHATAN DATANG BERTAMU”

Kota Bogor – Ada dua hal yang perlu ditekankan dalam perbaikan dan peningkatan pelayanan kesehatan, yaitu mutu pelayanan dan akses. Mutu dapat ditingkatkan dengan komitmen, integrasi dan dukungan, sedangkan akses perlu beberapa tindakan yang konkret agar masyarakat dapat menjangkau fasilitas kesehatan serta pelayanan kesehatannya.

Sampai saat ini, keterjangkauan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan boleh dibilang gampang gampang sulit. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap keterjangkauan tersebut seperti letak fasilitas pelayanan kesehatan, transportasi yang digunakan untuk mencapai fasilitas tersebut, hingga kesadaran dan inisiatif masyarakat untuk mau datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Kota Bogor sebenarnya adalah kota yang memiliki akses atau keterjangkauan yang cukup mudah. Sarana transportasi tersedia, hingga semua fasilitas pelayanan kesehatannya dapat dijangkau. Tetapi inisiatif masyarakat untuk mencapai fasilitas kesehatan sering belum maksimal. Setelah banyaknya promosi kesehatan yang dilakukan agar masyarakat sadar dan mau ke fasilitas pelayanan kesehatan gencar dilakukan, maka tindakan berikutnya adalah langsung mendekati masyarakat dalam pelayanan kesehatan.

Dengan berjalannya berbagai program kesehatan, ternyata mampu mengungkapkan data bahwa lebih dari 30% masyarakat Kota Bogor masih dalam kondisi rawan atau kondisi dengan indeks tidak sehat. Program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga (PIS PK) telah memberikan sumbangsih bagaimana kondisi masyarakat di Kota Bogor. Program-program kesehatan yang lain, selain memperlihatkan data, juga memberikan peluang untuk dibuat berbagai inovasi agar kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terpenuhi. Dengan semakin meningkatnya kasus penyakit kronis dan penyakit akibat perilaku yang kurang mempehatikan kesehatan, maka dibutuhkan penanganan yang cepat, dan terintegrasi.

Untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap tenaga kesehatan khususnya dokter di wilayah Kota Bogor, disepakati untuk melaksanakan suatu kegiatan Kunjungan Rumah, yang melibatkan tenaga medis dan tenaga kesehatan di Puskesmas seluruh Kota Bogor. Kesepakatan ini berdasarkan hasil pertemuan penguatan kegiatan puskesmas. Kegiatan ini dinamakan dengan Bogor Anjang Sehat (BAS).

Konsep kegiatan BAS adalah melaksanakan kunjungan ke rumah masyarakat, melakukan pendekatan secara keluarga dan individu, penemuan kasus hingga intervensinya. Lingkup Kegiatan Bogor Anjang Sehat merupakan kunjungan rumah kepada keluarga (home visite) yang dilaksanakan oleh Tim yang terdiri atas tenaga medis (dokter dan dokter gigi), tenaga penunjang medis (perawat dan bidan) serta tenaga kesehatan lainnya (nutrisionist, sanitarian, farmacist dan tenaga kesehatan lainnya), dalam bentuk FGD untuk pelayanan bagi masalah kesehatan, baik penyakit akut, maupun penyakit Kronis.

Tim Dinas Kesehatan Kota Bogor saat melakukan kunjungan ke salah satu rumah warga di Kota Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan BAS dilaksanakan oleh Tim dengan kebutuhan sarana dan prasarana sebagai berikut :

1. Sarana Transportasi
Baik dengan jalan kaki atau menggunakan angkutan khusus berupa kendaraan roda dua untuk menjangkau daerah yang sulit dijangkau, kendaraan roda dua dilengkapi dengan peralatan medis dan kesehatan sesuai kebutuhan dan kendaraan diberi tanda pengenal berupa stiker atau tulisan kegiatan Bogor Anjang Sehat.

2. Sarana Teknis Lapangan
Berupa perlengkapan teknis lapangan yang terdiri atas perlengkapan identitas seperti rompi, topi dan payung serta perlengkapan medis dan kesehatan yang digunakan untuk kegiatan Bogor Anjang Sehat serta ditunjang oleh alat tulis kantor sebagai pelengkap.

Sasaran Bogor Anjang Sehat adalah keluarga dan masyarakat yang mempunyai masalah kesehatan, baik pada kasus yang dini maupun dalam rangka follow up dan diharapkan pada kunjungan selanjutnya menjadi kunjungan sehat untuk promotiv dan preventif terhadap munculnya gangguan kesehatan/penyakit. Data keluarga yang memiliki masalah kesehatan, didapatkan dari hasil Pendataan program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK), berdasarkan pada 12 indikator keluarga sehat.

Tim Bogor Anjang Sehat (BAS) terdiri atas Tim BAS Dinas Kesehatan Kota Bogor, sebagai pembina dan pendamping, terdiri atas Penanggungjawab Kegiatan Kepala Dinas dan dibantu oleh Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang serta Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi. Tim BAS Puskesmas terdiri atas tenaga medis (dokter dan dokter gigi), tenaga penunjang medis (perawat dan bidan) serta tenaga kesehatan lainnya (nutrisionist, sanitarian, farmacist dan tenaga kesehatan lainnya) di 25 Puskesmas se Kota Bogor.

Tim Dinas Kesehatan Kota Bogor saat melakukan kunjungan ke salah satu rumah warga di Kota Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan Kunjungan Rumah Bogor Anjang Sehat (BAS) adalah sebagai berikut :

1. Penemuan kasus baru (deteksi dini).
2. Penemuan  suspek/kasus kontak serumah.
3. Pemantauan keteraturan berobat sesuai program pengobatan.
4. Pelayanan kesehatan dasar langsung (direct care) maupun tidak langsung (indirect care).
5. Upaya pengobatan tindak lanjut (follow up).
6. Upaya pemulihan pasca pengobatan/perawatan.
7. Pemantauan status kesehatan beresiko.
8. Pemantauan status gizi buruk.
9. Penyuluhan/Pendidikan kesehatan pada individu dan keluarganya.
10. Dokumentasi Kegiatan: laporan kegiatan sesuai format kasus + foto kegiatan.

Adapun keluaran yang diharapkan adalah :

1. Meningkatnya pengetahuan, sikap dan perilaku individu, keluarga tentang  kesehatan.
2. Meningkatnya penemuan dini kasus baru.
3. Meningkatnya  pelayanan kesehatan .
4. Meningkatnya penanganan kasus yang memerlukan tindak lanjut pelayanan kesehatan di rumah.
5. Meningkatnya akses keluarga miskin mendapat pelayanan kesehatan.

Bogor Anjang Sehat (BAS) merupakan salah satu inovasi Bidang Kesehatan Kota Bogor dalam menurunkan angka kesakitan dan angka kematian baik bayi, balita, ibu hamil maupun kematian karena penyakit lainnya sehingga dampaknya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya masyarakat Kota Bogor.

Kota Bogor bisa…..  (Adv).

Oleh : dr. Armein Sjuhary Rowi,MKM KepalaSeksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional Dinas Kesehatan Kota Bogor.

Ada Koneksi Pipa Transmisi, Zona II, V Dan VI Terganggu

PEMBERITAHUAN

Pelangan PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR yang kami hormati.

Sehubungan adanya rencana koneksi pipa Transmisi Air Bersih Bantar Kambing CICL diameter 300 mm di Gunung Gadung pada hari Rabu tanggal 13 Februari 2019 pada pukul 10:00 s/d 16:00 WIB , kami sampaikan wilayah di zona II, V dan VI yang berpotensi mengalami gangguan pengaliran sebagai berikut:

Zona II
Kel Genteng, Jl Raya Cipaku dsk, Perumda I dan II, Kompleks PWI, Komples DPRD Cipaku, Kp. Batakal dsk, Bumi Asih dsk, Rangga Mekar dsk, Kompleks Pakuan I dan II, Jl Raya Tajur dsk, Villa Intan Pakuan, Kp Babakan Anyar dsk, Lawang Gintung RW 06 dan 07, Jl SKIP Paspampres dsk.

Zona V
Jl Pamoyanan dsk, Perum Onix, Perum Kebun Raya Pamoyanan, Perum The Fusion BNR, Hotel Aston dan The Jungle BNR, Jl Cibeureum Sunting dsk, Perum Cyber Park.

Zona VI
Jl Mulyaharja dsk, Gg Kosasih dsk, Gg Flamboyan dsk, Gg Pasir dsk, Gg Pangumbahan dsk, Gg Sawargi dsk, Kompleks Telkom.

Pengerjaan koneksi ini merupakan upaya PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggan.
Petugas akan melaksanakan pemulihan (recovery) jaringan setelah pengerjaan selesai, dan membutuhkan waktu hingga pasokan air bersih ke pelanggan benar-benar pulih. Normalisasi pengaliran sangat bergantung pada kontur tanah dan lokasi tempat tinggal pelanggan.
Kami mengimbau pelanggan dapat menampung dan menghemat air pada saat sedang mengalir untuk mengantisipasi gangguan tersebut. Apabila pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi Call Center 24 Jam PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR di nomor (0251) 8324111 dan Whastapp 08111182123.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk menjadi maklum, dan atas perhatian serta pengertian Bapak/Ibu/Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

Bogor, 12 Februari 2019
a.n DIREKTUR UTAMA
PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Ttd
TEGUH SETIADI

Debit Air Berkurang, Pasoka Air Zona III Dan IV Terganggu

IMBAUAN

Pelanggan PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR yang kami hormati.

Sehubungan penurunan debit air baku di Intake Ciherang Pondok yang menyebabkan level Pajajaran tidak pada kondisi semestinya sehingga menyebabkan gangguan pasokan ke wilayah zona III dan IV, kami mengimbau pelanggan di wilayah tersebut untuk berhemat dan menampung air saat masih mengalir.
Adapun daerah-daerah yang mengalami gangguan pelayanan itu antara lain:

Zona III
Sebagian jl. Raya Pajajaran, Jl Sukasari 1, 2, 3 dsk, Jl NV. Sidik dsk, Jl Duku, Jl Nanas Bantar Kemang, Jl Pajajaran Baranangsiang, Jl Pajajaran Indah, Villa Duta, Pajajaran Regency, Jl Ciheuleut, Bogor Lake Side, Griya Soka, Perum Botanica Cimahpar, Perum Haji Cimahpar, Perum Nurul Ichwan, Jl Sukasari, Jl Siliwangi, Jl Lawanggintung, Jl Sekip, Jl Batutulis, Kp. Jaya tunggal dsk, perum. Puri mas dsk, sebagian jl. Bondongan. Gunung Batu, Jalan Sindang Barang, Jl Loji, Griya Melati.

Zona IV

Jl Pajajaran Gn Gede dan sekitarnya, Botani Square, RS PMI, Jl Pangrango, Perum Bogor Baru, Babakan Gn Gede, Jl Lodaya, Jl Sancang, Jl Sudirman, Jl Pabaton, Gg Baru, Gg Sepatu, Jl Sawojajar, Ardio, RD Walikota, Jl Megamendung Jl Mandalawangi Tegal Peuteuy, Jl Ciheuleut Unpak, Jl Malabar, Jl Arzimar 3, Jl Rumah Sakit 1 dan 2, Babakan Fakultas dan Tegal Manggah.

Jl Perikanan Cimanggu, Cimanggu Hejo, Cimanggu Residence, Taman Cimanggu, Cimanggu Permai 1, Jl Majapahit Cimanggu Permai dan sekitarnya, Cijahe, Yasmin Sektor 5, 6, dan 7, Bukit Cimanggu City, Kencana, Kayu Manis, Semplak, Budi Agung, Perum Syailendra, Cimanggu Gg Tijan, Cimanggu Pahlawan, Gg Embah Dalem Sukaresmi
Jl. Cidangiang dsk, Perum. Indraprasta dsk, Perum. Bantatjati dsk, sebagian Tanah Baru dsk, sebagian Cimahpar dsk, Jl. Raya Pajajaran dsk, Kp. Bantarjati atas dsk, Kp. Bantarjati Kaum dsk, Kp. Bantarjati Tonggoh dsk, Jl. Ceremai dsk, Jl. Sudirman dsk, Gg Baru dsk, Jl. MA Salmun dsk, Jl. Merdeka dsk, Jl. Dr. Semeru dsk, Cilendek dsk, Warung Legok dsk, Jl. Begonia dsk, Cimanggu Taman dsk, Jl. Ardio dsk, Gg. Texan dsk, Jl. Ciwaringin dsk, Rumah Sakit PMI, RS. Azra, RS. Salak, RSUD. Karya Bhakti. RS. Marjuki Mahdi.

Petugas kami di lapangan terus melakukan upaya-upaya teknis agar distribusi air bersih ke pelanggan tetap terjaga. Apabila para pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR di nomor (0251) 8324111 dan Whastapp 08111182123.

Demikian imbauan ini kami sampaikan untuk menjadi maklum, dan atas perhatian serta pengertian Bapak/Ibu/Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

a.n DIREKTUR UTAMA
PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR
SEKRETARIS PERUSAHAAN
TEGUH SETIADI

PDAM Kota Bogor Sharing Masalah Kerjasama Dengan Komisi II DPRD Kabupaten Bogor

Kota Bogor – Kunjungan kerja Komisi II DPRD Kabupaten Bogor ke PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor membahas strategi pengelolaan air PDAM terhadap kerjasama dengan pihak perumahan atau pengembang dalam melayani pelanggan, di ruang rapat utama PDAM Kota Bogor, Jumat (8/2/2019).

DPRD Kabupaten Bogor dipimpin Ketua Komisi II Yuyud Wahyudin. Mereka diterima Direktur Teknik PDAM Kota Bogor Syaban Maulana, Direktur Umum Rino Indira Gusniawan, Manager Humas dan Pelayanan Pelanggan Jamalis serta Asisten Manajer Hubungan Langganan Dince Kurniawati.

Bahasan utama pertemuan adalah sharing masalah sengketa pengelolaan air bersih antara Pemkab Bogor, PDAM Kabupaten Bogor dan PT Sentul City serta perubahan status badan hukum PDAM merujuk pada Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di mana di dalamnya membagi BUMD, termasuk PDAM, menjadi dua bentuk, yaitu perusahaan umum daerah atau perseroaan daerah. (adv)

Manajemen PDAM Kota Bogor Tanda Tangani Program Geografic Information System

Kota Bogor – Jajaran direksi, manajer hingga asisten manajer PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menandatangani komitmen bersama dalam mendukung dan melaksanakan program Geografic Information System (GIS), Key Performance Indicator (KPI), serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK 3), Kamis (06/2).

Penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen seluruh pejabat struktural di lingkungan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dalam upaya peningkatan pelayanan air bersih kepada pelanggan dan masyarakat Kota Bogor.

PDAM sendiri dalam waktu dekat akan mengoperasikan teknologi GIS untuk penggambaran, editing, monitoring dan evaluasi jaringan perpipaan dan data pelanggan dengan menggunakan peta digital yang bergeoreferensi dengan sistim komputerisasi.

GIS dilakukan mengingat data-data jaringan perpipaan dan data pelanggan merupakan salah satu “Aset” terbesar PDAM yang berpengaruh besar dalam menunjang kegiatan operasional PDAM serta berkaitan juga dengan kinerja perusahaan.

Penerapan KPI juga sudah mulai diterapkan dalam program pengembangan karir seluruh pegawai. Dengan penerapan pendekatan ini, manajemen dapat memantau dan menilai kinerja pegawai secara objektif dan terukur.

Penetapan KPI yang obyektif dan terukur, dapat membuat proses pembinaan kinerja pegawai dapat dilakukan secara lebih transparan dan sistematis.

Sebagai perusahaan air bersih yang banyak bersentuhan dengan kontruksi dan zat kimia, keselamatan dan kesehatan kerja menjadi prioritas PDAM Kota Bogor.

Sebagian besar pekerjaan secara khusus dirancang dan dilengkapi dengan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang dioperasikan mengikuti ketentuan yang ditetapkan. SMK3 dilaksanakan dalam rangka pengendalian risiko kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Demikian kami sampaikan. Terima kasih.
.
#pdamkotabogor #kpi #gis #smk3 #komitmen #pejabatstruktural #kerjanyata

Dibawah Guyuran Hujan, Bima Lantik Direksi Pasar

Kota Bogor – Ditengah guyuran hujan deras yang melanda wilayah Kota Bogor, Walikota Bogor Bima Arya melantik Direksi Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) periode 2019-2024.

Bertempat dipelataran Plaza Kota Bogor, tiga orang Direksi yakni Direktur Utama (Dirut) Muzakkir, Direktur Operasional (Dirops) Deni Ari Wibowo dan Direktur Umum (Dirum) Jenal Abidin, dengan khidmat dilantik meski dengan pakaian yang kuyup, Senin (4/2).

Dalam amanatnya Walikota Bogor Bima Arya meminta direksi terpilih untuk berani mementingkan kepentingan masyarakat serta membentengi pasar-pasar di Kota Bogor dari hal-hal yang tidak sesuai.

“Jangan sampai Direksi menjadi pintu masuk kelompok-kelompok yang hanya mementingkan kepentingan sendiri atau golongan,” tegasnya saat memberikan arahan di hadapan tiga direksi PDPPJ terpilih.

Selain itu, Bima juga meminta direksi untuk solid dan loyal kepada Dirut. Kemudian direksi juga harus berpatokan pada walikota serta melakukan koordinasi dengan dinas terkait. “Solid, solid dan solid untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak, Muspida dan juga warga untuk memudahkan pedagang dan memberikan fasilitas yang nyaman kepada konsumen,” terangnya.

Sementara itu, Dirut PDPPJ Muzakkir mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal. Sehingga tim terbangun untuk memetakan masalah yang ada. Sehingga bisa diketahui solusi untuk penyelesaian dari 12 pasar yang ada di bawah naungan PDPPJ.

“Intinya kita akan data ulang semuanya, pasar mana yang perlu diremajakan, revitalisasi dan mungkin tahap awal kita lebih dengan dana minim kita akan coba bagaimana masyarakat mau berkunjung dulu ke pasar,” pungkasnya. (boy)

Atas Izin Dokter Disabilitas Mental Bisa Ikut Mencoblos

Kota Bogor – Maraknya informasi orang gila jadi pemilih saat Pemilu yang akan digelar pada tanggal 17 April mendatang, disikapi senyum oleh Samsudin Ketua Komisioner KPU Kota Bogor.

Ketua Komisioner Kota Bogor Samsudin mengatakan disabilitas mental atau orang gila dikatagorikan ada 2, pertama adalah orang gila yang menggelandang dijalan dan kedua adalah orang gila yang memiliki keluarga dan Nomor Induk Kependudukan yang jelas dikota bogor.

“Mereka yang kita data adalah disabilitas mental yang jelas NIK dan memiliki keluarga, sementara yang menggelandang dijalan tidak kami data,” ujarnya,  Selasa (29/01).

Menurutnya pendataan ini penting bagi mereka penderita disabilitas mental selain untuk kebutuhan BPJS merekapun punya hak politik dan hak mereka dijamin oleh konstitusi tapi khusus penderita disabilitas mental harus ada izin Dokter.

“Mereka nyoblos harus ada rekomendasi dokter dan diantar oleh keluarga, jika hasil pemeriksaan sehat, ya diperbolehkan, jadi gak sembarangan ikut mencoblos, !” ungkapnya sambil tersenyum.

Ditegaskannya pada Pemilu 2014 ada 232 penderita disabilitas mental dirumah sakit marzuki mahdi yang terdaftar menjadi pemilih, namun saat hari pencoblosan hanya ada 33 orang direkomendasikan oleh dokter untuk ikut mencoblos.  (boy)

Bima Arya, Pancasila Harga Mati..

Kota Bogor – Kegiatan Haul Gus Dur ke 9 yang digelar dibalaikota bogor cukup berbeda dari tahun sebelumnya, selain dihadiri Anita Wahid, Unsur Muspida Kota Bogor, Perwakilan Lintas Agama dan juga dihadiri ratusan Gusdurian Jabodetabek,  Jumat (25/01).

Dalam sambutannya Walikota Bogor menegaskan bahwa dirinya rindu nilai-nilai perjuangan Gus Dur, dan khusus sebagai warga Kota Bogor Bima Arya mengajak warganya untuk membuktikan bahwa Kota Bogor bukanlah Kota yang Intoleran tapi Kota Bogor adalah Kota yang damai.

Menurut Bima ada empat hal yang tak bisa diganggu gugat dinegara ini, yaitu 4 (empat) Pilar Kebangsaan yaitu NKRI, BHINEKA TUNGGAL IKA, UUD 45 dan Pancasila.

“Empat hal yang tak bisa diganggu gugat yaitu NKRI, Bhineka Tunggal Ika, UUD 45 dan Pancasila, dan 4 Pilar itu adalah harga mati, !” tegas Bima.

Haul Gus Dur dengan thema ‘Yang Lebih Penting dari Politik Adalah Kemanusiaan’ malam ini juga tak kalah menarik, pasalnya lagu hubbul wathon minal iman dinyanyikan oleh Ibu-ibu dari Paduan Suara Katolik Katederal Kota Bogor.

Salah seorang anggota paduan suara Gereja Katederal Rita Marcia Simanjuntak mengatakan dirinya senang bisa menyanyikan Hubbul Wathon bersama group Paduan Suara Gereja Katedral.

Menurut Rita Haul Gus Dur merupakan momentum penting untuk mengingatkan bahwa keteladanan Gus Dur harus terus disuarakan dan diteladani agar bangsa yang penuh keragaman ini terus diberkahi. (gus)

Persiapkan Generasi Muda Kreatif, PSI Gelar Kelas Solidaritas

Kota Bogor – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Kelas Solidaritas di Bogor sebagai upaya nyata pemberdayaan anak muda meningkatkan kemampuannya di bidang keterampilan kreatif. Kelas Solidaritas PSI di Bogor ini adalah kelas penutup untuk Solidarity Tour Jawa Barat.

PSI memilih kelas solidaritas sebagai program kampanyenya, ditujukan agar bisa memberikan manfaat berkelanjutan bagi para anak muda. “PSI memilih kampanye yang berbeda, tidak seperti Parpol lain yang hanya mengadakan konser musik sesaat. Kami justru meggelar kelas kreatif yang bisa dimanfaatkan oleh anak muda untuk mengasah kemampuan kreatifnya,” ucap Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka, Kamis 17 Januari 2019.

Kelas Solidaritas penutup tur Jawa Barat ini diselenggarakan di Hotel Salak Padjadjaran. “Lima kelas solidaritas di Solidarity Tour semuanya diisi oleh sejumlah pakar di bidang kreatif,” kata Bendahara Umum DPP PSI Suci Mayang Sari di tempat yang sama.

Harapannya, anak muda Bogor bisa memanfaatkan kelas solidaritas sehingga tak hanya menerima ilmu tapi nanti juga bisa diterapkan, terlebih lagi bisa membantu untuk membantu menggapai profesi kreatif yang sesuai passion. “Semoga anak muda Bogor bisa memanfaatkan kelas solidaritas ini, ilmunya bisa diterapkan, dan bisa menggunakannya untuk menghasilkan karya,” ucap Suci Mayang yang juga Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat III (Kota Bogor dan Kabupaten Ciaanjur).

Dalam Kelas Solidaritas di Bogor, PSI membuka lima Kelas Solidaritas yang bisa diikuti oleh umum yaitu kelas Digital Marketing, Startup, Make Up, Creative Writing, dan Handphone Photography.

Solidarity Tour PSI Jawa Barat diselenggarakan selama enam hari di Bandung Barat, Cirebon, Garut, Purwakarta, Sukabumi, dan Bogor. (sci)

Ketua MUI Kota Bogor, PSI Harus Jadi Garda Terdepan dalam Perangi Korupsi

Kota Bogor – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diberi pesan oleh Ketua MUI Kota Bogor, KH. Mustofa Abdullah bin Nuh untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi praktik korupsi di Indonesia. Hal ini disampaikan KH Mustofa Abdullah dalam kunjungan PSI ke kediamannya, Kamis 17 Januari 2019.

“Saat ini Indonesia sedang terjangkit dua penyakit, korupsi dan campur tangan asing yang berusaha ingin memecah belah NKRI. Dengan mentalitas PSI yang masih fresh, saya harap PSI dapat menjadi garda terdepan memerangi korupsi,” ucap KH Mustofa Abdullah bin Nuh.

Hal ini sejalan dengan apa yang selalu diperjuangkan PSI, yaitu memerangi korupsi dan intoleransi. Caleg PSI DPR RI dapil Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor, Suci Mayang Sari, mengatakan, “PSI merupakan partai yang memiliki DNA kebajikan dan keberagaman, yang kemudian kami turunkan ke dalam dua perjuangan utama PSI yaitu antikorupsi dan antiintoleransi.”

Sebagai bentuk komitmen PSI dalam memerangi korupsi khususnya dalam tubuh DPR, PSI berencana untuk membuat sebuah aplikasi yang nantinya akan berfungsi untuk mengawasi kinerja caleg PSI.

“Jika kami diberi kesempatan masuk parlemen, nantinya kami akan membuat aplikasi yanng berfungsi untuk mengontrol kinerja caleg PSI terpilih. Kami berharap ini akan menjaga kinerja mereka dan mencegah mereka dari praktik korupsi karena rakyat yang akan menjadi pengawas secara langsung,” tambah Suci Mayang Sari yang juga menjadi Bendahara Umum DPP PSI.

Melalui aplikasi ini, konstituen juga dapat memberikan penilaian terhadap caleg di daerah pemilihan mereka. Dengan ini PSI berharap aplikasi ini nantinya dapat menjadi penghubung caleg terpilih dengan konstituen mereka sekaligus memacu mereka untuk meningkatkan kinerja.

Kunjungan ke kediaman KH. Mustofa Abdullah bin Nuh adalah salah satu rangkaian dari Solidarity Tour Jawa Barat yang sudah digelar sejak 12 Januari. Solidarity Tour sudah mengunjungi beberapa kota dan kabupaten di Jawa Barat seperti Bandung Barat, Cirebon, Garut, Purwakarta, dan mengakhiri perjalanan di Bogor pada tanggal 17 Januari 2019. Solidarity Tour bertujuan memperkenalkan PSI kepada masyarakat luas sekaligus untuk menangkal hoax dan fitnah yang ditujukan kepada Joko Widodo. (sci)