BBRP ZONA 7 SIAP BANTU BANGUN RUTILAHU UNTUK UJANG PENYANDANG TUNA DAKSA


Bogor – Potret kemiskinan diwilayah Kabupaten Bogor masih belum tuntas, program rumah tidak layak huni yang dibangun melalui dana APBD ternyata belumlah cukup, buktinya masih ada warga yang tinggal digubug rewot hingga belasan tahun.

Begitupun yang dialami oleh Keluarga Ujang, pria tuna daksa yang tinggal bersama istri dan empat orang anaknya hidup berdampingan dengan hewan peliharaan kambing disebelahnya.

Ujang yang tinggal di Desa Pasir Jaya Rt 02/04 Kecamatan Cigombong Kebupaten Bogor ini sudah hampir 6tahun tinggal digubuk bekas warung tak terpakai yang berukuran 3×3 tanpa MCK dan fasilitas lainnya.

Meski beruntung sudah mendapatkan bantuan PKH dari Pemerintah namun hal itu belumlah cukup, pasalnya sebagai kepala keluarga Ujang harus menfkahi istri dan 4 orang anaknya. Untuk mencukupi kebutuhan tersebut meskipun memiliki keterbatasan tubuhnya Ujang tetap mencari nafkah dengan cara bertani dan memilihara ternak kambing tetangga yang hasilnya dibagi 2.

Kamis pagi, gubuk rewot yang nyaris ambruk dipinggir jalan ini kedatangan tamu dari Ketua dan anggota Ormas BBRP Zona 7, Haji Agus Mulyadi dengan membawa bantuan sembako.

Menurut Agus Mulyadi, dirinya cukup prihatin dengan kondisi Ujang dan Keluarga. Bahkan setelah mendengar laporan dari anggotanya diwilayah, sebagai Ketua Zona 7 BBRP menugaskan anggotanya untuk menghimpun dana agar bisa membantu membangun rumah layak huni untuk Ujang dan keluarga.

“BBRP ZONA 7 siap bergotong royong bersama anggota dan pihak lain untuk membantu agar Ujang dan keluarga bisa memiliki rumah yang layak berikut tanahnya,” kata Haji Agus Mulyadi, Kamis (28/05).

Mendengar hal ini, Ujang beserta istri mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Ormas BBRP, dirinya berharap semua upaya dan perjuangan Haji Agus dan kawan-kawan dimudahkan.

“Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih, Insya Allah semua bantuan yang diberikan ini mendapat balasan keberkahan dari Allah SWT, ” ujar Ujang dengan air mata yang menetes.

Sementara saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler Pihak Kepala Desa setempat mengatakan pihak akan membantu agar lahan yang ditempati Ujang bisa dihibahkan, dan jika sudah oke pihak desa akan membantu dengan program Rutilahu. (boy)

__Posted on
May 28, 2020
__Categories
Featured, Info Warga, Sosial