Sejarah Hari Kesehatan Nasional

Kota Bogor – Sejarah lahirnya Hari Kesehatan Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 November berawal dari upaya pemberantasan penyakit Malaria di Indonesia. Di era 50-an, penyakit Malaria mewabah di Indonesia. Penyakit ini menjangkiti hampir semua masyarakat di seluruh negeri. Terdapat ratusan ribu orang yang tewas akibat wabah Malaria tersebut. Akibat banyaknya korban yang jatuh, pemerintah kemudian segera mengambil tindakan dengan melakukan beragam upaya untuk membasmi Malaria.

Upaya pembasmian penyakit Malaria dimulai tepatnya pada tahun 1959 dengan dibentuknya Dinas Pembasmian Malaria oleh pemerintah. Empat tahun kemudian, yaitu pada tahun 1963, namanya kemudian diganti menjadi Komando Operasi Pembasmian Malaria yang disingkat menjadi KOPEM. Upaya pembasmian ini dilakukan oleh pemerintah dengan dibantu organisasi kesehatan dunia WHO dan USAID.

Dengan dilakukan upaya pemberantasan Malaria tersebut, pemerintah berharap Malaria bisa benar-benar diberantas. Bentuk upaya pemberantasan penyakit Malaria sendiri dilakukan dengan menggunakan obat jenis DDT. Penyemprotan obat ini dilakukan secara massal ke rumah-rumah penduduk yang ada di pulau Jawa, Bali dan Lampung.

Presiden Soekarno yang menjabat sebagai Presiden RI kala itu, melakukan penyemprotan pertama secara simbolis pada tanggal 12 November 1959, bertempat di desa Kalasan, Yogyakarta. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) untuk diperingati setiap tahunnya.

Tema perayaan HKN setiap tahunnya berbeda-beda. Namun, tentu saja dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia sekaligus pemahaman mereka akan pentingnya hidup sehat. Biasanya, akan ada beragam kegiatan yang dilakukan guna meramaikan acara yang diawali oleh pembukaan dari Menteri Kesehatan ini.

Terlepas dari bentuk acara dan jenis kegiatan yang ada di dalamnya, perayaan HKN sendiri tidak akan berjalan dengan mulus tanpa dukungan semua pihak. Diperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dengan kepala daerah, dunia usaha, sampai dengan organisasi kemasyarakatan agar persiapan acara bisa dilakukan dengan baik. Dukungan masyarakat juga diperlukan dengan berpartisipasi langsung selama acara, baik dengan mengikuti lomba atau hanya sekadar hadir untuk mendengarkan talk show tentang kesehatan yang biasanya diberikan.

Menyongsong perayaan Hari Kesehatan Nasional yang ke-54 pada tanggal 12 November 2018 mendatang, marilah kita mengkaji kembali apa yang sudah berhasil dicapai dengan adanya perayaan tersebut. Saat ini masyarakat sudah semakin mudah untuk mengakses fasilitas kesehatan. Terbukti dengan adanya peningkatan pelayanan kesehatan di berbagai daerah, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.

Selain peningkatan pelayanan kesehatan, infrastruktur fasilitas kesehatan pun sudah semakin memadai, tersedia jaminan kesehatan nasional (JKN) dengan sistem gotong royong. Untuk daerah-daerah terpencil, bahkan pemerintah sudah menyediakan flying doctor dan rumah sakit bergerak, sehingga pelayanan kesehatan juga bisa menjangkau daerah-daerah tersebut.

Momentum Hari Kesehatan Nasional ke-54 Tahun 2018 menjadi pengingat publik bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila semua komponen bangsa; masyarakat, organisasi kemasyarakatan, swasta berperan serta dalam upaya kesehatan, dengan lebih memprioritaskan promotif-preventif dan semakin menggalakkan serta melembagakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), tanpa mengabaikan kuratif-rehabilitatif.

Pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan praktisi turut ambil bagian dalam peringatan HKN untuk mendukung pembangunan kesehatan Masyarakat semakin mengerti arti penting perilaku dan lingkungan sehat, serta melakukan gerakan hidup sehat, baik di keluarga, tempat kerja, tempat-tempat umum dan fasilitas lainnya.

Dengan mengacu pada Buku Panduan HKN Ke-54 tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Kementria Kesehatan RI, bahwa tema HKN Ke-54 Tahun 2018 adalah “Aku Cinta Sehat”, dengan sub tema “Ayo Hidup Sehat…Mulai Dari Kita” dan pesan-pesan pendukung sebagai berikut :

  • SALAM SEHAT, SEHAT INDONESIA
  • Keluarga Sehat, Indonesia Kuat
  • Wujudkan Indonesia Sehat dengan promotif dan preventif
  • Sehatkan diri dan sekitar, mulai dari kita
  • INTEGRITAS: “Sehat Tanpa Korupsi”. Jaga Diri, Jaga Teman, Jaga Kementerian Kesehatan
  • Etos Kerja : “Sehat Melayani.” Cepat (No Delay), Tepat (No Error), Bersahabat (No Complaint)
  • Gotong royong:“Indonesia Sehat”. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat
  • Budaya Kerja Harian :
    1T : Minimal 1 pekerjaan tuntas setiap hari
    2K : Minimal 2 kebaikan setiap hari
    3S : Senyum, Sapa, Salam
    4M : Hadir 4 menit sebelum kegiatan dimulai
    5R : Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin

Peringatan HKN Ke-54 Tahun 2018 Tingkat Kota Bogor dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dan lomba yang melibatkan berbagai institusi kesehatan yang ada di Kota Bogor mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik, Apotik, Laboratorium, Akademisi, SMK Kesehatan,dll.

Berikut rangkaian Kegiatan dan Lomba dalam memperingati HKN Ke-54 Tingkat Kota Bogor Tahun 2018, diantaranya :

  • Lomba-lomba Olah Raga
    – Lomba Bola Volley (Pa/Pi, Tanggal 8 – 10 Oktober 2018, tempat Halaman RS Marzoeki Mahdi)
    – Lomba Tenis Meja Beregu (Pa, Tanggal 11-12 Oktober 2018, tempat Gedung Parkir RS Hermina)
    – Lomba Bulu Tangkis Beregu 9Pa, Tanggal 15-17 Oktober 2018, tempat GOR Taman Yasmin)
    – Lomba Futsal (Pa/Pi, Tanggal 22-24 Oktober 2018, tempat Lap. Futsal Taman Yasmin)
  • Lomba-Lomba Seni
    – Lomba Menyanyi Duet (Tanggal 29 Oktober 2018, tempat Gedung Serbaguna RS Hermina)
    – Lomba Hand Hygiene Dance (Tanggal 30 Oktober 2018, tempat Gedung Serbaguna RS Hermina)
  • Lomba MTQ (Tanggal 1 Nopember 2018, tempat Gedung Serbaguna RS Hermina)
  • Lomba Kantor Pemerintah Bersih dan Sehat (Bulan Juli dan Agustus 2018)
  • Lomba Cipta Inovasi Puskesmas (tanggal 24 Oktober 2018, tempat Aula RS PMI)
  • Pemilihan Duta Muda Sehat Tingkat Kota Bogor Tahun 2018 (awal Nopember 2018)
  • Lomba Vlog #teuhayangngaroko Tingkat Kota Bogor tahun 2018 (akhir Nopember 2018)
  • Upacara Peringatan HKN ke 54 pada hari Senin, 12 November 2018, tempat di Area Depan GOR Pajajaran Kota Bogor diikuti oleh seluruh insan kesehatan dari berbagai institusi kesehatan di Kota Bogor.
  • Acara puncak HKN Ke-54 Tingkat Kota Bogor yang akan dihadiri Bapak Walikota Bogor, diawali dengan carnaval institusi kesehatan, senam sehat bersama, pengumuman dan pemberian hadiah lomba, hiburan,dll.

Nah, sudah siapkah Anda untuk ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun ini? Ingat, partisipasi dan dukungan Anda sangat berharga demi tercapainya masyarakat Kota Bogor dan masyarakat Indonesia yang lebih sehat.

(Advertorial dari Seksi Infokes Dinas Kesehatan Kota Bogor) 

 

 

ANGGOTA DPRD KOTA BOGOR KEBANJIRAN ASPIRASI

Kota Bogor – Kegiatan reses anggota DPRD merupakan bentuk tanggung jawab kepada konstituen dengan tujuan menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi masyarakat yang disampaikan ketika masa reses ini diteruskan untuk menjadi pokok-pokok pikiran DPRD dan selanjutnya menjadi sebuah kebijakan publik yang tercantum dalam APBD.
Kemampuan keuangan pemerintah Kota Bogor  yang terbatas dalam merealisasikan aspirasi masyarakat, mengharuskan pemerintah Kota Bogor mengambil langkah skala prioritas dalam merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, hal tersebut tentunya memerlukan kearifan  semua fihak agar pembangunan dapat berjalan untuk kesejahteraan warga di wilayah Kota Bogor.

Kegiatan reses ini dilakukan anggota DPRD di daerah pemilihan masing-masing, sebagaimana telah diamanatkan oleh undang-undang. Anggota DPRD Kota Bogor telah seselasi meleksanakan reses Ketiga Tahun Sidang 2018 sesuai Rencana Kerja DPRD Kota Bogor Tahun 2018. Reses Ketiga Tahun Sidang 2018 telah dilaksanakan pada tangga 6 Desember sampai dengan 8 Desember 2018 lalu.

Seperti dilaporkan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jajat Sudrajat, pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2019, Rabu,  2 Januari 2019. Menyebutkan bahwa, masa reses anggota DPRD Kota Bogor dipergunakan secara perorangan untuk mengunjungi daerah pemilihannya. Hal itu dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat agar ditingkatkan hubungan sinergis antara wakil rakyat dengan pemilihnya, sehingga tetap terpelihara komunikasi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
Pada kesempatan reses tersebut, dipergunakan juga oleh anggota DPRD untuk mensosialisasikan kinerja DPRD Kota Bogor selama satu masa sidang, baik kinerja dalam Bidang Legislasi, Bidang Anggaran, Pengawasan maupun Bidang kelembagaan, ungkap Jajat Sudrajat.

Laporan Hasil Kegiatan Reses anggota DPRD Kota Bogor setebal 16 halaman tersebut, bersisi uraian aspirasi yang disampaikan warga kepada anggota DPRD Kota Bogor.  Uraian aspirasi terbut adalah untuk Daerah Pemilihan I Kecamatan Bogor Timur dan Bogor Tengah, antra lain usulan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 37 unit tersebar disejumlah wilayah Kelurahan. Usulan Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sebanyak 13 lokasi, Penerangan jalan Umum (PJU) di 22 lokasi, Pembangunan Jalan wilayah Kelurahan tersebar di 30 lokasi, usulan pembangunan saluran air (Drainase) sebanyak 19 unit tersebr di sejumlah wilayah kelurahan.

Sementara itu, Daerah Pemilihan II Kecamatan Bogor Selatan, aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Bogor antara lain usulan  pembangunan/perbaikan jalan di 16 titik lokasi tersebar di beberapa wilayah Kelurahan di Bogor Selatan, usulan Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di 16 lokasi rawan longsor, Pembangunan Drainasi di 5 titik lokasi, dan pembangunan jembatan di 3 titik lokasi. Sedangkan uraian aspirasi Daerah Pemilihan III Kecamatan Bogor Barat, antara lain ; usulan pembangunan jalan wilayah di 7 titik lokasi, Penerangan jalan Umum di 12  titik lokasi, pembangunan TPT di 4 titik lokasi rawan longsor dan pembangunan Drainase sebanyak 2 unit di 2 titik lokasi.

Uraian aspirasi warga dari Daerah Pemilihan IV Kecamatan Tanah Sareal, antara lain pembangunan jalan umum di 8 titik lokasi, Penerangan jalan umum di 10 titik lokasi, pembangunan/renovasi Tempat Ibadah sebanyak  4 unit,  dan perbaikan drainase di beberapa lokasi diwilayah Kecamatan Tanah Sareal. Sedangkan uraian aspirasi warga dari Daerah Pemilihan V Kecamatan Bogor Utara, antara lain usulan pembangunan jalan wilayah di 30 titik lokasi tersebar di beberapa wilayah Kelurahan, Pembangunan Tembok Penahan Tanah di 10 lokasi rawan longsor, pembangunan Drainase di 10 titik lokasi dan Pembangunan Turap di 13 titik lokasi, Penerangan Jalan Umum di 17 lokasi, dan beberapa usulan pembangunan fasilitas umum lainnya.
Selain itu, uraian aspirasi warga kepada anggota DPRD Kota Bogor  berupa permohonan pembangunan fisik, juga berupa masukan umum, antara lain terkait penanganan tawuran pelajar di Kota Bogor, program penuntasan masalah tanah, program pemberian bantuan yang bermasalah di masyarakat seperti program KIP, KIS, PKH, dan RASTA yang sewaktu waktu akan menjadi boomerang bagi pemerintah, penanganan masalah limbah, masalah sampah dan kesemerawutan lalu lintas di Kota Bogor. Selain itu,  kecepatan Dinas terkait dalam menangani berjangkinya demam berdarah dan sejumlah masalah  lainnya terkait peningkatan kesejahteraan warga kota Bogor. ***

KOMPOSISI AKD DPRD KOTA BOGOR ‘DIROMBAK’

Menghadapi Program Prioritas &  Meningkatkan Fungsi

Kota Bogor – Mamasuki Tahun Sidang 2019 serta guna meningkatkan kinerja, DPRD Kota Bogor melakukan perombakan dan menetapkan Komposisi Alat-Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Tahun Sidang  2019. Penetapan Komposisi AKD ini dibacakan pada Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Bogor  Heri Cahyono, S.Hut. MM. Senin 14 Januari 2019.

Penetapan Komposisi AKD tersebut berdasarkan Keputusan DPRD Kota Bogor Nomor : 200-1 Tahun 2019 tentang Penetapan Komposisi Alat-Alat Kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bogor Tahun Sidang 2019 dan Keputusan DPRD Kota Bogor Nomor : 200-2 Tahun 2019 tentang Penetapan Komposisi Badan Musyawarah DPRD Kota Bogor Tahun Sidang 2019.

Menurut Ketua DPRD Kota Bogor, H.Untung W Maryono, SE.AK menyebutkan bahwa perubahan komposisi AKD ini merupakan rotasi biasa dan rutin setiap satu tahun sekali. “Kami memiliki kesepakatan setiap satu tahun sekali dilakukan rotasi, supaya masing-masing anggota DPRD merasakan  tugas  disetiap fungsinya,” ujar  H.Untung W Maryono, SE. AK.
Komposisi AKD ini, sambung Ketua DPRD H.Untung W Maryono, SE. AK. merupakan kesepakatan masing-masing Fraksi, artinya rotasi AKD dilakukan atas kesepakatan bersama, setiap Fraksi menyetujuai penempatan masing-masing anggotyanya. Memasuki Tahun Sidang 2019 ini sejumlah program prioritas menjadi target untuk diselesaikan, baik pada fungsi legiaslasi, pengawasan maupun budgeting, tutur H.Untung W Maryono, SE.AK.

Alat-Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sebagaimana tertuang dalam Keputusan DPRD Kota Bogor Nomor  200-1 Tahun 2019 tentang Penetapan Komposisi Alat-Alat Kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bogor Tahun Sidang 2019, masing-masing 1. Komisi-Komisi terdiri dari a. Komisi I (Bidang Pemerintahan dan Hukum).  b. Komisi II (Bidang Perekonomian dan Keuangan). c. Komisi III (Bidang Pembangunan dan Lingkungan). d. Komisi IV (Bidang Kesejahteraan Rakyat). 2. Badan Pembentukan Perda, 3. Badan Anggaran dan 4. Badan Kehormatan
Komposisi AKD tersebut selengkapnya adalah ; KOMISI I  (Bidang Pemerintahan dan Hukum), Ketua  dijabat  Ahmad Aswandi, SH. (Fraksi Partai Persatuan Pembangunan), Wakil Ketua ; HR.Oyok Sukardi, SE. MM (Fraksi Partai Golkar) dan Sekretaris dijabat  Abuzar, SE. (Fraksi Partai Keadilan Sejahtera) serta 8 orang anggota masing-masing Ujang Sugandi (Fraksi PDI Perjuangan), Christian (Fraksi PDI Perjuangan, Jenal Mutaqin, SH. ( Fraksi Gerakan Indonesia Raya), Riana Puspitasari (Fraksi Partai Persatuan Pembangunan), R.Dodi Setiawan, SH (Fraksi Partai Demokrat), Faisal Alatas, S.Si., Apt (Fraksi Partai Harti Nurani Rakyat), Didin Muchidin, Bc. Hk (Fraksi Amanat Bintang Restorasi Bangsa) dan  Jatirin (Fraksi Amanat Bintang Restorasi Bangsa).

KOMISI II  (Bidang Perekonomian dan Keuangan) Ketua dijabat Eddy Gunawan (Fraksi PDI Per-juangan), Wakil Ketua ; H.Mulyadi, SH (Fraksi Partai Demokrat),  Sekretaris dijabat Edy Darmwansyah, SH  (Fraksi Amanat Bintang Restorasi Bangsa) dan 7 orang anggota masing-masing Hj. R. Laniasari (Fraksi PDI Perjuangan), H.Atmadja, SE(Fraksi Partai Golkar), HM. Idris (Fraksi Gerakan Indonesia Raya), H.Najamudin, M.PD.I (Fraksi Partai Keadilan Sejahtera), H.Andi Surya Wijaya, SH ( Fraksi Partai Persatuan Pembangunan), Eny Indari, SH  (Fraksi Partai Demokrat) dan Ir.Mardinus  Haji Tulis (Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat).

KOMISI III (Bidang Pembangunan dan Lingkungan ) Ketua dijabat oleh Drs.Mahfudi Ismail (Fraksi Gerakan Indonesia Raya) , Wakil Ketua ;  Anita Primasari Mongan, SH. MSi   (Fraksi Partai Demokrat), Sekretaris ;  Eka Wardana, SIP  (Fraksi Partai Golkar) dan 7 orang anggota masing-masing Rusmiati Ningsih, SH  (Fraksi PDI Perjuangan), Ence Setiawan (Fraksi PDI Perjuangan), H.Murtadlo, S.Pdi,S.Sos, MSi (Fraksi Partai Golkar), Teguh Rihananto, S.AP (Fraksi Partai Keadilan Sehtera),  Ardiansyah (Fraksi Partai Persatuan Pembangunan),  Sendy Pratama, SH (Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat) dan  Sofian, SE (Fraksi Amanat Bintang Restorasi Bangsa).

KOMISI IV  (Bidang Kesejahteraan Rakyat) Ketua dijabat oleh  Adityawarman Adil, S.Si (FraksiPartai Keadilan Sejahtera), Wakil Ketua ;  Ahmad Ramdhoni, S.Ag (Fraksi Amanat Bintang Restorasi Bangsa), Sekretaris ; Atty Somadikarya (Fraksi PDI Perjuangan) dan 7 orang anggota masing-masing Yus Ruswandi, SE (Fraksi Partai Golkar), Hj.Ade Askiah, SH (Fraksi Gerakan Indonesia Raya),  HM. Zaenal Abidin (Fraksi Gerakan Indonesia Raya),  Achmad Ubaidillah, S.Hum (Fraksi Persatuan Pembangunan),  Bambang Dwi Wahyono, SH (Fraksi Partai Demokrat),  Sumiati Eneng (Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat) dan  H.TB.Alex Solihin, SH (Fraksi Amanat Bintang Restorasi Bangsa).

Sementara itu, Ketua BADAN PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH (Bapemperda) dipercayakan kepada  Rusmiati Ningsih, SH. sedangkan  Yus Ruswandi, SE dipercaya menjadi Wakil Ketua.  Sedangkan 9 orang lainnya sebagai anggota masing-masing  Eddy Gunawan, Jenal Mutaqin, SH,  Teguh Rihananto, S.Ap., Riana Puspitasari, H.Mulyadi,SH., Sendhy Pratama, SH., Didin Machfudin, Bc. Hk., Edy Darmawansyah, SH. dan Sekretaris DPRD sebagai Sekretaris Bukan Anggota.
BADAN ANGGARAN, Ketua dijabat oleh H.Untung W Maryono, SE.AK,  didamping oleh 3 orang Wakil Ketua masing-masing Heri Cahyono, S.Hut, MM., Sopian, SE. dan Jajat Sudrajat. Sedangkan anggota  Badan Anggaran masing-masing Ujang Sugandi, Hj.R Laniasari, Atty Somadikarya, H.M.Idris, H.M.Zaenal Abidin, H. Atmadja, SE., HR.Oyok Sukardi, SE. MM., Adityawarman Adil, S.Si., H. Najamudin, M.Pd.I., Ahmad Aswandi, SH., H. Andi Surya Wijaya, SH., R. Dodi Setiawan, SH., Bambang Dwi Wahyono, SH., Sumiati Eneng,  Ir. Mardinus Haji Tulis, Ahmad Ramdhoni, S.Ag., H.Tb.Alex Solihin, SH. dan Sekretaris DPRD sebagai Sekrtetaris Bukan Anggota.

BADAN KEHORMATAN Ketua dijabat oleh Faisal Alatas, S.Si, Apt. dan Wakil Ketua dipercayakan kepada Christian, sedangkan anggota Badan Kehormatan masing-masing H. Murtadlo, S.Pdi, S. Sos, MSI., Drs. Mahfudin Ismail, dan Abuzar, SE.

Sedangkan Komposisi BADAN MUSYAWARAH  (Banmus) DPRD Kota Bogor berdasarkan Keputusan  DPRD Kota Bogor Nomor : 200-2 Tahun 2019 tentang Penetapan Komposisi Badan Musyawarah DPRD Kota Bogor Tahun Sidang 2019 adalah sebagai berikut : Ketua dijabat oleh H.Untung W Maryonol, SE. Ak. didampingi  oleh tiga orang Wakil Ketua masin g-masing   Heri Cahyono, S.Hut. MM., Sopian, SE. dan Jajat Sudrajat. Sementara anggota masing-masing Hj. R.Laniasari, Ence Setiawati, Atty  Somadikarya, Drs. Mahfudi Ismail,  Ade Askiah, SH., HR.Oyok Sukardi, SE. MM., Eka Wardana, SIP, Teguh Rihananto, S. AP., Abuzar , SE, Achmad Ubaidillah, S.Hum.,  Ardiansyah. Anita Primasari Mongan, SE, MSi. Eny Indari, SH, Sumiati Enang, Faisal Alatas, S.Si, Apt., Sofian, SE., Jatirinn dan Sekretaris DPRD sebagai Sekretaris bukan anggota. ***

Perbaikan Pipa Bocor, Ini Wilayah Yang Terdampak..

Bogor – Rencana perbaikan pipa bocor jenis PVC 8 inch di depan Sekolah Bogor Raya pada hari Rabu tanggal 20 Februari 2019 pukul 15:30 s/d 19:00 WIB (3,5 jam).
.
Perbaikan tersebut berpotensi mengakibatkan gangguan pengaliran sebagai berikut :
– Perum Bogor Lakeside,
– Blok Paku,
– Jl. Raya Cimahpar,
– Perum De Botanical Cimahpar,
– Perum Griya Soka,
– Perum Bogor Raya Residence
– Perum Viasa Valley,
– Kampung Pasir dsk,
– kampung Sawah RW 6 dan 7 dsk.
.
Pengaliran akan kembali normal secara bertahap setelah petugas melakukan pemulihan (recovery) jaringan.
.
Mimin mengimbau #sobatair dan pelanggan untuk menampung air saat masih mengalir. Bagi pelanggan yang membutuhkan pasokan air melalui tangki dapat menghubungi Call Center 24 jam PDAM di nomor 0251-8324111 atau whatsapp 08111182123.
.
Atas nama manajemen, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pelayanan ini. Terima kasih.

#pdamkotabogor #kotabogor #pelayananpublik #sobatair #welovebogor #bogohkabogor

Gangguan Suplai Air, Ini Penyebabnya..

BOGOR – Sebagai perusahaan penyedia air bersih di Kota Bogor, PDAM Tirta Pakuan memiliki kewajiban dan komitmen untuk dapat mendistribusikan air kepada pelanggan. Namun di waktu-waktu tertentu aliran air bersih ke pelanggan kurang lancar, sehingga aktivitas sehari-hari sedikit terganggu.

Penyebab:
1. Jam puncak pemakaian

Kondisi jam puncak pemakaian air ini biasanya terjadi pada jam-jam tertentu, saat banyak pelanggan menggunakan air pada waktu yang bersamaan, yakni pukul pukul 05:00 s/d 08:00 dan 16:00 s/d 20:00 WIB. Aliran air yang biasanya mengalir deras akan mengecil, bahkan terkadang terhenti total selama beberapa saat.
Jam puncak pemakaian juga di pengaruhi oleh wilayah pelanggan. Apalagi bila pelanggan tinggal di wilayah dengan lokasi yang lebih tinggi, pengaruh dari jam puncak pemakaian air akan terasa.

2. Kebocoran Pipa

Kebocoran pipa dapat menyebabkan gangguan suplai air bersih ke pelanggan. Petugas harus menghentikan suplai air sementara kepada pelanggan, agar perbaikan kebocoran dapat segera dilakukan. Dalam memperbaiki pipa yang bocor, terkadang petugas harus menunggu air surut terlebih dahulu agar perbaikan dapat dilakukan secara maksimal.

3. Pekerjaan Proyek

Terkadang saat akan menyambungkan pipa atau pekerjaan lain yang sejenis, petugas PDAM juga harus menghentikan suplai air sementara kepada pelanggan, agar pekerjaan tersebut hasilnya lebih optimal.

4. Kekeruhan Air Baku dan Sampah

Kekeruhan Air Baku dan sampah jadi sering menjadi faktor utama gangguan pelayanan PDAM, terutama untuk pelanggan di zona III dan IV. Ketika hujan deras di daerah hulu Sungai Cisadane, air baku mendadak menjadi sangat keruh dan penuh sampah. Ini menjadi kendala bagi sistem pengolahan di instalasi pengolahan air (IPA) Dekeng dan Cipaku, karena bak filter penuh lumpur, dan harus lebih sering dikuras. Akibatnya, pasokan air bersih dari IPA Dekeng dan Cipaku menuju Reservoir Cipaku, Pajajaran dan Merdeka berkurang. Secara langsung, ini berdampak pada gangguan pasokan ke rumah-rumah pelanggan.

“PDAM mengimbau pelanggan untuk selalu menyediakan tampungan air dalam mengatasi kondisi gangguan suplai seperti ini. Fungsi dari tempat penampungan air ini cukup penting dalam menjaga ketersediaan air yang akan digunakan dalam kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Setidaknya pelanggan terbantu saat alami gangguan suplai” R. Poppi Rustanti, Asisten Manajer Humas PDAM Kota Bogor

Khusus untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air, dapat menghubungi melalui Call Center 24 Jam di nomor 0251-8324111.(*)

Hasil Survei IPB Memuaskan, PDAM Akan Tingkatkan Kualitas Layanan

BOGOR – Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) Institut Pertanian Bogor (IPB) melaporkan Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor untuk pelayanan produk sebesar 76 atau masuk kategori pelanggan puas. Demikian juga dengan IKP kinerja pelayanan jasa pada tahun 2018 masuk katgori puas atau verry good dengan nilai 70.

Hasil Survey Kepuasan Pelanggan (SKP) ini dirilis pada jumpa pers di ruang sidang PSP3 IPB, Gedung Utama Kampus IPB Baranangsiang Jalan Pajajaran Kota Bogor, Senin (18/2/2019).

PDAM Kota Bogor berkomitmen setiap tahun menyelenggarakn SKP dengan menggandeng perguruan tinggi di Kota Bogor. Pada 2018, PSP3-LPPM IPB dipercaya kembali oleh PDAM melaksanakan survey tersebut.

“SKP PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor tahun 2018 seacra umum dimaksudkan untuk mendapatkan dasar pertimbangan dan acuan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Evaluasi dan masukan dari pelanggan diharapkan dapat memberikan gambaran akan kebutuhan masyarakat Kota Bogor terhdap pelayanan PDAM Tirta Pakuan,”ujar Kepala PSP3-LPPM IPB, Dr. Sofyan Sjaf kepada wartawan.

IPB mensurvey 2.250 sample dari total 157.270 pelanggan PDAM Kota Bogor dengan teknik Cluster Stratified and Sytemetical Unproporsional Sampling dan Rumus Slovin. Jumlah sampel tersebar di enam zona pelayanan dan golongan tarif.

Anggota Tim Peneliti PSP3-LPPM IPB Dyah Ita Mardiyaningsih menambahkan, SKP PDAM Kota Bogor 2018 melingkupi tujuh unsur penilaian kinerja pelayanan produk, dan sebelas unsur penilaian kinerja pelayanan jasa.

“Metode Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk mengukur IKP dan hubungan antara persepsi pelanggan dan prioritas peningkatan kualitas produk dan jasa yang dikenal sebagai quadrant analysis,” ujar Dyah.

Meski pelanggan menilai puas dengan pelayanan produk dan jasa PDAM, tim peneliti mendorong PDAM untuk terus meningkatkan kinerja. Unsur pelayanan produk yang perlu mendapatkan prioritas utama adalah kualitas pengaliran air pada musim penghujan dan kemarau, kualitas kejernihan air, dan kontinuitas aliran air. Sementara untuk pelayanan jasa yang harus menjadi prioritas peningkatan kinerja adalah memberikan informasi lebih awal ketika terjadi gangguan pengaliran, meningkatkan sosialisasi program ke pelanggan dan meningkatan pemberian kompensasi.

“Peningkatan kinerja pelayanan menjadi penting bagi PDAM Kota Bogor untuk meningkatan kepuasan pelanggan, sehingga menjadi semakin loyal terhadap perusahaan,” tutup Dyah.

Sementara itu Asisten Manajer Humas PDAM Kota Bogor R. Poppi Rustanti mengucapkan terima kasih kepada PSP3-LPPM IPB yang telah melaksanakan SKP 2018. PDAM pun akan menindaklanjuti rekomendasi-rekomendasi hasil survei tersebut untuk untuk perbaikan pelayanan air bersih kepada para pelanggan.

“PDAM Kota Bogor sudah memiliki program-program penambahan kapasitas produksi dan perbaikan sistem pengaliran. SPAM Katulampa untuk pelayanan wilayah Bogor Utara tidak lama lagi segera beroperasi, pompa inline booster untuk zona III sedang dipasang. Reservoir Jabaru dan mata air di Kabandungan juga sedang dalam proses,” ujar Poppi.

PDAM pun sudah memasang local reservoir di beberapa perumahan untuk mengatasi gangguan pengaliran pada pagi hari. Tangki air dan Terminal Air Hydran Umum (TAHU) pun sudah disiapkan saat terjadi gangguan. (*)

Air Baku Dekeng Keruh Pasokan Air Zona III dan IV Terganggu

HIMBAUAN

Selamat sore #sobatair yang budiman.

Mimin informasikan tingkat kekeruhan air baku di IPA Dekeng dan Cipaku hingga Sabtu (16/2/2019) pukul 15:00 WIB terpantau sangat tinggi.

Operator harus menguras filter (bakcwash) air bersih lebih sering dari kondisi normal, sehingga debit air bersih ke Reservoir Cipaku, Pajajaran dan Merdeka tidak pada level semestinya.

Kondisi ini menyebabkan gangguan air bersih di wilayah zona III dan IV, terutama dengan sudut elevasi tinggi seperti sebagian wilayah Kecamatan Bogor Utara.

Operator Intake Ciherang Pondok sedang berupaya menangani sampah yang terus bertambah. Petugas IPA Dekeng dan Cipaku juga berupaya menjaga kualitas air baku agar dapat diolah sesuai peraturan Permenkes.

Tim Pengaliran dan Jaringan sudah siaga mengatur sistem pengaliran, terutama menjaga ketinggian level tiga reservoir.

Mimin berharap kondisi air baku kembali normal, agar pengolahan air bersih dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Untuk informasi lebih lanjut atau pemesanan air melalui tangki, silakan hubungi Call Center 24 jam PDAM di nomor 0251-8324111 atau WA 08111182123.
.
Demikian, terima kasih.

PDAM Kabupaten Sukabumi Berguru Ke Kota Bogor

Kota Bogor – Direksi dan manajemen PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menerima kunjungan studi banding PDAM Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi, Jumat (15/2).

Pertemuan membahas penerapan Perencanaan Sumber Daya Perusahaan (Enterprise Resource Planning/ERP System), rencana kegiatan reklasifikasi pelanggan, Survei Kepuasan Pelanggan (SKP) dan Kontrak Pelanggan.

Rombongan dari Kabupaten Sukabumi terdiri dari Direktur Umum PDAM Jaya Mandiri Budiarkah, sejumlah kepala bagian dan kepala sub bagian.

Mereka diterima Direktur Umum PDAM Kota Bogor Rino Indira Gusniawan, Direktur Teknik Syaban Maulana, Manajer Humas dan Pelayanan Pelanggan Jamalis, Manajer Perencanaan dan Pengawasan Teknik Ardani Yusuf, Asisten Manajer Hubungan Langganan Dince Kurniawati, dan Asisten Manajer Humas R. Popi Rustanti.

Demikian, terima kasih.
.
#pdamkotabogor #pdamkabupatensukabumi #kunjungankerja #kunker #erpsystem #klasifikasitarif #surveikepuasanpelanggan

Tingkatkan Pelayanan, PDAM Kota Bogor Koneksi Pipa Transmisi

Selamat sore #sobatair.

Kegiatan koneksi pipa Transmisi Air Bersih Bantar Kambing CICL diameter 300 mm di Gunung Gadung tuntas pada pukul 15:30 WIB.

Petugas langsung melakukan mekanisme pemulihan (revovery) jaringan setelah membuka distribusi air bersih dari sumber air Bantar Kambing.

Kemudian pasokan air bersih ke pelanggan di wilayah zona II, V, dan VI akan pulih secara bertahap.

Pengerjaan koneksi ini merupakan upaya PDAM untuk meningkatkan pelayanan air bersih di sebagian wilayah Kecamatan Bogor Selatan yang sempat mengalami gangguan, terutama di RW 7 dan 10 Kelurahan Genteng.

Pengerjaan disaksikan langsung oleh Bapak Direktur Teknik PDAM Syaban Maulana dan tim Humas yang memberikan suport kepada para petugas dan pekerja.

Mimin ucapkan terima kasih atas kerja keras teman-teman yang bekerja di lapangan. Mudah-mudahan hasilnya bisa maksimal.
.
Demikian. Terima kasih.
.
#pdamkotabogor #koneksipipa #perbaikanpengaliran #airbersih #zonaII #zonaV #zonaVI #gununggadung #kecbosel #bogorselatan #kotabogor

Ada Koneksi Pipa Transmisi, Zona II, V Dan VI Terganggu

PEMBERITAHUAN

Pelangan PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR yang kami hormati.

Sehubungan adanya rencana koneksi pipa Transmisi Air Bersih Bantar Kambing CICL diameter 300 mm di Gunung Gadung pada hari Rabu tanggal 13 Februari 2019 pada pukul 10:00 s/d 16:00 WIB , kami sampaikan wilayah di zona II, V dan VI yang berpotensi mengalami gangguan pengaliran sebagai berikut:

Zona II
Kel Genteng, Jl Raya Cipaku dsk, Perumda I dan II, Kompleks PWI, Komples DPRD Cipaku, Kp. Batakal dsk, Bumi Asih dsk, Rangga Mekar dsk, Kompleks Pakuan I dan II, Jl Raya Tajur dsk, Villa Intan Pakuan, Kp Babakan Anyar dsk, Lawang Gintung RW 06 dan 07, Jl SKIP Paspampres dsk.

Zona V
Jl Pamoyanan dsk, Perum Onix, Perum Kebun Raya Pamoyanan, Perum The Fusion BNR, Hotel Aston dan The Jungle BNR, Jl Cibeureum Sunting dsk, Perum Cyber Park.

Zona VI
Jl Mulyaharja dsk, Gg Kosasih dsk, Gg Flamboyan dsk, Gg Pasir dsk, Gg Pangumbahan dsk, Gg Sawargi dsk, Kompleks Telkom.

Pengerjaan koneksi ini merupakan upaya PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggan.
Petugas akan melaksanakan pemulihan (recovery) jaringan setelah pengerjaan selesai, dan membutuhkan waktu hingga pasokan air bersih ke pelanggan benar-benar pulih. Normalisasi pengaliran sangat bergantung pada kontur tanah dan lokasi tempat tinggal pelanggan.
Kami mengimbau pelanggan dapat menampung dan menghemat air pada saat sedang mengalir untuk mengantisipasi gangguan tersebut. Apabila pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi Call Center 24 Jam PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR di nomor (0251) 8324111 dan Whastapp 08111182123.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk menjadi maklum, dan atas perhatian serta pengertian Bapak/Ibu/Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

Bogor, 12 Februari 2019
a.n DIREKTUR UTAMA
PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Ttd
TEGUH SETIADI