Abah Adung, Salah Satu Potret Kemiskinan di Kabupaten Sukabumi

Sukabumi – Adalah abah Adung (80thn) warga Kampung Sawah lega RT 01 RW 01 Desa Sasagaran Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi. Kondisinya sangat memprihatinkan, selain hidupnya sebatang kara, bapak renta ini harus tinggal di tempat yang tidak layak huni, digubug reyodnya bersama Kandang Kambing tanpa ada penerangan lampu, juga jauh dari pemukiman warga.

Dari keterangan Wakil Ketua DPC LSM Kompak Cibereum, Madang saat di temui reporter engingengnews.com Abah Adung sudah Satu ( 1 ) Tahun ini tinggal di gubug reyod milik Bapak Yayan dan untuk makan pun di bantu oleh warga sekitar secara sukarela.

“Sebelum tinggal di gubug reyod, Abah Adung memang pernah tinggal di salah satu rumah warga. Dan sebenarnya Abah Adung memiliki Tiga ( 3 ) orang anak, namun anak – anaknya tersebut tidak ada perhatiannya terkesan membiarkanya,” Tutur Madang Ketua LSM Kompak, Rabu (12/06).

Menurutnya, sebagai elemen masyarakat yang peduli sudah seringkali berkoordinasi ke pihak Pemerintahan Desa Sasagaran agar bisa menyampaikan kepada Pemkab Sukabumi, khususnya kepada dinas terkait agar Abah Adung di berikan bantuan rumah layak huni. Namun sampai saat sekarang ini belum ada realisasinya.

“Harapan kami kepada Pemerintah Desa agar tanggap dalam menanggulangi permasalahan yang ada di masyarakat dan segera melakukan upaya kepada dinas terkait supaya ada uluran tangan atau bantuan seperti Program Bansos dan RTLH.”

Sementara itu dari pemantauan di lokasi, Abah adung hanya bisa pasrah dengan keadaan kondisi gubung reyod yang mulai keropos tersebut. Karena menurutnya tidak ada biaya untuk memperbaikinya. “Jangangkan untuk memperbaiki, buat makan sehari – hari dan mengobati sakit saja harus menunggu belas kasihan tetangga.” Ucap Abah Adung. (JJ)